Pak Wynd....
 
Cara melamar jadi investor gimana Pak..??
Kriterianya musti gimana??
Apa sudah ditunjuk oleh masing2 RT.??

wynd rizaldy <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Dear Pak Heri dan all mail lister ,

Matur Nuwun banget atas supportnya.
Saya minta maaf kalo attachment dari Pak Walikota
Depok belum bisa saya kirimkan sesuai janji saya,
karena speed computer saya lelet.

Tapi Bapak-bapak Mail Lister yang saya hormati , bisa
mengakses atau ngebrowse ke :
http://kompas.com/kompas-cetak/0606/07/metro/2709424.htm
secara detail Pak Walikota telah menegaskan, kami
warga biasa saya cuma bisa mengsikronisasikan arahan
beliau lewat pengurus RW , ya namanya juga sudah
kepilih jadi pemimpin kita, ya sedikitnya kita
support.

Harapan kami bila ada bantuan secara moril dan
material dari calon investor (warga yang berminat),
semoga dibalas dan dicatat sebagai amal oleh Sang Maha
Kuasa. Kalo dapat deviden atau bagi keuntungan
hitung-hitung aja sebagai bonus dari amalan kita.
Cheers/wynd (ZWC).

--- Heri Supriadi <heri.supriadi@ag-it.com> wrote:

> Pak Wynd,
>
> Good luck! semoga niat baiknya mendapat dukungan
> dari seluruh warga
> wisma mas...baik moril maupun materiil...
>
>
>
> Regards,
>
> Heri Supriadi
>
> _____
>
> From: [EMAIL PROTECTED]s.com
> [mailto:[EMAIL PROTECTED]s.com] On
> Behalf Of wynd rizaldy
> Sent: 22 Agustus 2006 16:05
> To: [EMAIL PROTECTED]s.com
> Subject: Re: [Wismamas] Merdeka Sudah, Bersih...?
>
>
>
> Dear Pak Widodo & Pak TIS,
> Saya akan menjawab sekaligus pertanyaan Bapak-bapak
> 1. Untuk Sampah Non Organiknya akan diambil pemulung
> di lokasi (kita berkoordinasi dengan mereka) dan
> mereka harus ikut ngebantu dilokasi bersih-bersih.
> Bilamana sampah non organik tersebut tidak dapat
> diambil oleh mereka (pemulung) , si penarik sampah
> akan membantu membersihkan (tentu dengan sedikit
> uang
> tip) atau kerjasama bagi hasil, Bilamana penarik
> sampah tidak membersihkan non organik secara tuntas,
> dilokasi TPS (Tempat pengolahan sementara)akan
> dipersiapkan mini incenator dengan cerobong dan
> filter
> kecil agar hasil pembakaran asap tidak mencemari
> lingkungan sekitarnya (gambar incenator dan lahan
> lihat diarea olah yang kami lampirkan nanti). atau
> bilamana semua tidak dapat diupayakan masih ada
> langkah terakhir untuk sanitary hill (ditumpuk
> secara
> rapi) di lahan yang masih bebas atau perlu tumpukan,
> seperti area bekas longsor, atau yang paling
> terakhir
> kita terpaksa mengirim sisa non organik ini ke TPS
> yang masih berminat menampung(tentu dengan
> pembayaran
> sewa yang seminimal mungkin dibanding sebelum non
> organik ini dipisahkan dengan jadwal 2 minggu
> sekali)
> tetapi ini yang paling kami hindari karena
> prinsipnya
> adalah Zero waste atau semua bahan termasuk non
> organik dapat dimanfaatkan atau dijadikan nilai
> tambah.
> 2. Untuk Organik ini rencana terakhir akan
> dikonsentrasikan disudut fasum blok D masih dalam
> wismamas dengan luas hanya 50 m persegi khusus untuk
> pengolahan langsung (sistim datang langsung olah)
> dan
> masuk mesin , dan selanjutnya menggunakan
> bioaktivator
> untuk menghilangkan bau dan dicampur dengan sisa
> daun-daun atau potongan rumput disekitarnya agar
> lebih
> segar. Bila berdampak bau setelah 1 minggu operasi
> awal jaminannya tidak akan dilanjutkan (berarti
> pengelola gagal). Bila mau melihat mesin dan area
> yang
> sudah berhasil mengelola bisa berkunjung ke komplek
> dosen UI di ciputat. Master plan ke depan disekitar
> area pengolahan akan dibuat taman organik dan hasil
> pembibitan yang dapat dinikmati warga baik
> keasriannya
> maupun hasilnya. TPS (tempat pengolahan sampah
> organik) ini direncanakan akan menjadi tempat
> percontohan oleh karenanya sangat diupayakan dari
> segi
> kebersihan dan keindahan agar bila ada kunjungan
> dari
> tamu luar untuk studi banding , bisa langsung
> melihat
> dan belajar, prinsipnya bau dihindari juga
> penumpukan
> seperti yang dikhawatirkan diatas. Di luar negeri
> lahan TPSO ini dijadikan satu mata pelajaran bagi
> siswa (pelajar) yang mana sekolah Al-azhar juga
> sudah
> menjadikan sebagai bagian praktik daripada
> pengolahan
> tersebut, jadi tentu ada nilai tambahnya bila bisa
> dijaga dan dikelola secara profesional.
> Ngomong-omong
> kita tidak bisa mengharapkan penempatan sampah ini
> di
> tempat lain , karena kita berusaha mengurangi dampak
> resiko biaya tinggi karena sewa TPA dan konsep TPA ,
> sebagaimana terakhir arahan Bapak Walikota depok
> tidak
> menyetujuinya dan menginginkan konsep pengolahan
> sampah berbasis kemasyarakatan yang sekarang kita
> sedang upayakan.(attachment arahan walikota kami
> lampirkan nanti)
>
> Maaf sedikit panjang , biar tidak ada uneg-uneg
> lagi,
> terima kasih banyak atas perhatian dan dukunganny,
> doakan semoga berjalan lancar sesuair rencana
>
> Hormat kami
> Zero Waste Coord
> Wynd
>
> --- widodo tri admojo <[EMAIL PROTECTED]com
> <mailto:widodota%40yahoo.com>
> > wrote:
>
> > kalo saya kok malah kepikiran sampah yang non
> > organik-nya ya...
> > ntar buat apa itu pak (kalo dikit gak masalah.....
> > lha kalo buuanyak,
> > piye pak..?)
> >
> >
> > ----- Original Message ----
> > From: teguh.imam.santoso@exxonmobil.com
> <mailto:teguh.imam.santoso%40exxonmobil.com>
> > To: [EMAIL PROTECTED]s.com
> <mailto:wismamas%40yahoogroups.com>
> > Sent: Tuesday, August 22, 2006 12:44:01 PM
> > Subject: Re: [Wismamas] Merdeka Sudah, Bersih...?
> >
> > Saya sangat mendukung program ini, karena hal ini
> > sudah lama berlangsung di
> > lapangan tempat saya bekerja. Tapi ada beberapa
> > pertanyaan, yaitu
> > mengenai tempat dimana sampah organik nantinya
> akan
> > di kumpulkan, Apakah
> > di Wisma Mas atau di tempat laen, trim's
> >
> > Salam, TIS
> >
> > wynd rizaldy
> > <wynd_rizaldy@
> > yahoo.com> To
> > Sent by: [EMAIL PROTECTED] s.com
> > [EMAIL PROTECTED] cc
> > groups.com
> > Subject
> > [Wismamas] Merdeka Sudah, Bersih...?
> > 08/22/06 05:24
> > AM
> >
> >
> > Please respond
> > to
> > [EMAIL PROTECTED]
> > groups.com
> >
> >
> >
> > Dearest Mail Lister,
> > Kepada Yth Warga Wisma Mas anggota Milis.
> >
> > Perkenalkan saya Wynd Rizaldy anggota ke 99
> > kebetulan diamanahkan sebagai koordinator proyek
> > kebersihan (pengolahan sampah organik 2006) untuk
> > Lingkungan wisma mas oleh Pengurus RW10.
> >
> > Dalam kesempatan yang berbahagia ini dan melalui
> > media
> > yang interaktif, kami ingin menyampaikan proses
> > sosialisasi pemilahan sampah organik dan non
> organik
> > ke tiap warga, Telah kami edarkan lembaran
> > sosialisasi
> > kepada masing-masing ketua RT kemarin tanggal 21
> > Agustus 2006 dan tinggal 1 Rt lagi (RT Pak Nyoto,
> > kalo
> > nggak salah Blok B) yang nantinya akan diperbanyak
> > atau di kopi untuk dibagikan ke masing-masing
> warga.
> >
> > Kebetulan yang biasa buka internet bisa baca
> > langsung
> > di attachment, yang intinya proses pemilahan dari
> > rumah menggunakan 2 kantong plastik merah dan
> hitam
> > ,
> > merah untuk yang organik (yang mengalami
> pembusukan
> > seperti : sisa makanan, sampah dapur)
> > perkembangannya
> > seperti daun-daun berguguran, rumput dan
> alang-alang
> > yang telah dipotong dan hitam untuk non organik
> > (yang
> > tidak mengalami pembusukan seperti kaleng bekas,
>
=== message truncated ===

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com



 Sementara ini gak Mingkem ah


Stay in the know. Pulse on the new Yahoo.com. Check it out. __._,_.___

Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED]
                       
Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk





SPONSORED LINKS
Hotel in jakarta indonesia Jakarta indonesia Jakarta indonesia hotel
Hotel jakarta indonesia Jakarta hotel indonesia


YAHOO! GROUPS LINKS




__,_._,___

Kirim email ke