Dear Pak Widodo, Tidak ada yang terlambat kok, aturan main untuk kantong plastik cukup flexibel, mengingat dari RW subsidi plastik mungkin baru diusahakan minggu-minggu depan, ada baiknya warga bisa memanfaatkan sementara plastik PUTIH (utk organik) dan HITAM (utk yang non organik). Thanks banget kontribusi usulannnya Pak. Kami minta maaf bila subsidi plastik distrbusinya agak terlambat karena mungkin Pengurus RW lagi sibuk ngurusin masalah Jalan dulu, jadi kita harus mengsupport prioritas yang utama.
Untuk Pak Toto, Kemungkinan untuk free (nggak bayar) itu ada jangankan untuk BLOK E atau yang ngantarin sendiri, bisa kami sampaikan (maaf ini tidak dengan maksud mendahului) pada seluruh mail lister ada kemungkinan bisa free iuran kalo saja warga mendukung program ini, seperti membeli hasil pupuk organik dan pembibitan langsung ke pengelola. Bila nantinya lebih banyak pembelian hasil pupuk dan pembibitan kita record di buku pembelian. Dan mendapatkan keuntungan yang lumayan, maka bagi yang turut banyak berkontribusi, bisa saja di usulkan untuk Free (tidak bayar iuran), tapi ini untuk long term. Untuk short term sebaiknya warga tetap membayar Rp 10.000/bulan untuk biaya operasi sampai semuanya lancar. Illustrasi kompensasi (discount) Seorang Warga A membeli pupuk senilai Rp 50.000 dan bibit tanaman senilai Rp 50.000, maka tidak ada ruginya memberikan kompensasi kepada warga A sebesar Rp 10.000 (10%) dari Rp 100.000,- yang telah dikontribusikan Gimana Pak Toto, make sense kan, jadi semua tergantung warga bila sukses kemungkinan untuk hal itu bisa saja terjadi, dan tergantung managementnya. Oke segitu dulu ya Cheers/wynd (ZWC) --- "Toto Rahayu (JA/EID)" <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > Pak wynd, > Pertanyaan nih...., untuk tempat pegolahan sampah > kan deket ke rumah > (deket pintu masuk yg kearah blok E), seandainya > suatu saat nanti ada > warga yg mau mengantar sendiri sampahnya ke tempat > pengolahan sampah > pagimana? bisa gak? > Kalau bisa apakah warga tersebut masih harus juga > iuran sampah? > > Terima kasih > > ________________________________ > > From: [email protected] > [mailto:[EMAIL PROTECTED] On > Behalf Of widodo tri admojo > Sent: Thursday, August 31, 2006 4:27 PM > To: Wismamas pondokcabe > Subject: [Wismamas] Tentang Sampah Lagi Nih.... > > > Pak Wynd, > Aku baru kepikiran masalah rencana kita (pengelolaan > sampah mandiri) > yaitu; > Tentang Plastik yang akan digunakan untuk membedakan > (kalo gak salah > MERAH dan HITAM). > (kalo belum terlambat) bagaimana kalo warna > plastiknya dirubah menjadi > PUTIH dan HITAM. > kenapa warna PUTIH: > 1. kalo kita belanja di supermarket (Carefour, > giant, indomaret, > alfamart, dll) kebanyakan mereka pakai plastik warna > putih walaupun ada > tulisannya, tapi kita anggap (dominan) warna putih. > 2. tidak perlu tambahan anggaran beli plastik putih > lagi (memanfaatkan > yg ada). > 3. kalaupun harus beli lebih mudah mencari warna > (Hitam & putih) > ketimbang warna MERAH. > 4. kalau kita lihat (kebanyakan) saat ini bungkus > sampah dgn plastik > warna putih (ya ngak sih...??) > Terima kasih sebelumnya.. > maaf kalo usulanya TELAT....!! > salam - WTA. > > __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Gabung, Keluar, Mode Pengiriman: [EMAIL PROTECTED] Database Warga Wismamas: http://www.wismamas.tk Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/wismamas/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
