Kabupaten Muba Bangun Madrasah Bertaraf Internasional Laporan: H. Maspril Aries
Palembang-RoL-- Sukses dengan program pendidikan gratis sejak jenjang pendidikan sekolah dasar (SD) sampai program diploma tiga (D 3), kini Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) Sumatera Selatan (Sumsel) membangun sebuah Madrasah Aliyah (MA) bertaraf internasional. "Naskah MoU (Memorandum of Understanding) antara Pemkab Muba dengan Departemen Agama RI, kemarin telah ditandatangani di Sekayu kemarin," kata Bupati Muba Alex Noerdin, Rabu (2/4). Penandatanganan MoU tersebut dilakukan Bupati Alex Noerdin dengan Muhammad Ali Direktur Jendral Pendidikan Islam Departemen Agama. Penandatangan tersebut dilakukan di kantor Bupati Muba dengan disaksikan Kepala Kantor Wilayah Departemen Agama (Kakanwil Depag) Sumsel Mal'an Abdullah. Dirjen Pendidikan Islam Muhammad Ali dalam sambuatnnya mengatakan Departemen Agama memiliki sejumlah program dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Islami dan salah satunya membangun MA bertaraf internasional di seluruh provinsi di Indonesia. Terpilihanya Kabupaten Muba menurut Muhammad Ali, setiap daerah memiliki hak yang sama mengajukan usulan. "Departemen Agama akan memprioritaskan daerah yang telah lebih dahulu mengajukan usulan tersebut. Pembangunan MA bertaraf internasional di setiap provinsi hanya satu kuotanya, dan Pemkab Muba ini lebih cepat merespon peluang itu dengan mengambil kuota yang tersedia." Biaya pembangunan dan operasional madrasah aliyah dengan standar internasional tersebut mencapai sekitar Rp 50 miliar. Madrasah tersebut nantinya dilengkapi berbagai sarana dan prasarana pendidikan modern. Menurut Muhammad Ali, jika biaya pembangunan madrasah ditanggung Departemen Agama seluruhnya maka anggaran tersebut baru bisa terpenuhi dalam waktu lima tahun anggaran. "Untuk itu dibutuhkan partisipasi pemda setempat untuk ikut menanggung biaya pembangunan dan operasional." Di Indonesia saat ini telah memiliki dua MA bertaraf internasional berada di Provinsi Banten dan Provinsi Gorontalo. Untuk tahun 2008 Departemen Agama telah memulai pembangunan lima MA bertaraf internasional di Provinsi Riau, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Tengah. "Pembangunan MA bertaraf internasional pada setiap daerah membutuhkan minimal tiga tahun anggaran untuk menyelesaikan. Khusus tahun 2009 nanti selain dengan Provinsi Sumatera Selatan dalam hal ini Kabupaten Muba, Departemen Agama juga telah melakukan MoU dengan Pemerintah Kota Batam untuk Provinsi Kepulauan Riau," tambah Muhammad Ali. Bupati Muba Alex Noerdin dalam sambutannya mengatakan, "Pemkab Muba sangat antusias menyambut keputusan Departemen Agama memilih Kabupaten Muba sebagai lokasi pembangunan MA bertaraf internasional. Ini merupakan penghargaan yang sangat besar bagi Kabupaten Muba dan kesempatan baik bagi warga Sumsel, khususnya generasi muda untuk menimba ilmu dengan standar internasional. Alex Noerdin juga mengungkapkan, dengan MoU ini berarti telah melakukan investasi di bidang pengembangan SDM. "Saya setuju dengan pernyataan bahwa investasi pembangunan manusia memiliki keuntungan 10 kali lipat dibanding keuntungan yang bisa didapat dari berinvestasi pada barang," katanya. pur
