Tiga Ruas Tol untuk Bandara Pondok Cabe
[TANGERANG] Meski izin dari Pertamina belum final untuk membangun Lapangan 
Terbang Pondok Cabe menjadi bandara komersial, namun persiapan ke arah itu 
terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Tangerang. Salah satunya, Pemkab akan 
menyediakan akses jalan yang memadai untuk menuju Bandara Pondok Cabe. 

"Kami upayakan nantinya Bandara Pondok Cabe bisa diakses dari segala penjuru," 
ujar Bupati Tangerang Ismet Iskandar akhir pekan lalu. 

Kemudahan akses menuju Bandara Pondok Cabe, kata Ismet, antara lain 
menyambungkan tiga ruas Jalan Tol Sedyatmo, Tol Pondok Indah, dan Tol Cinangka, 
Depok. Tiga ruas tol ini akan saling berhubungan dan akan memaksimalkan jalan 
menuju Bandara Pondok Cabe. 

Dijelaskan, persiapan penggabungan tol itu sudah disampaikan Kepala Dinas Tata 
Ruang dan Pertanahan Kabupaten Tangerang Didi Samsudin. Nantinya akan dilakukan 
pula pelebaran jalan-jalan di kawasan Pondok Cabe, khususnya jalan menuju 
bandara. "Pelebaran jalan mutlak dilakukan," ujarnya. 

Meskipun demikian, kenyamanan dan keamanan warga sekitar bandara, kata Ismet, 
akan tetap diprioritaskan. Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal) harus 
dikaji lebih awal meliputi aspek fisik, kimia, ekologi, sosial budaya, ekonomi, 
keamanan, dan keselamatan. 

Menurut dia, keselamatan warga sekitar dan kelayakan pembangunan bandara itu 
dapat diukur melalui Amdal tersebut. Dia juga memastikan tidak akan ada 
pembebasan lahan warga untuk pembangunan bandara itu karena seluruh lahan milik 
Pertamina mencukupi. Soal ada atau tidaknya kompensasi untuk warga sekitar 
bandara, Ismet mengaku belum tahu. Sebab itu tanggungjawab pengembang. 

DPRD Kabupaten Tangerang menyatakan rencana perubahan Lapangan Terbang Pondok 
Cabe menjadi bandara komersial harus diimbangi kontribusi yang didapat 
pemerintah daerah setempat dan warga sekitar bandara. 

"Kontribusi ini harus jelas. Mulai dari PBB hingga pemasukan lain, seperti 
airport tax (pajak bandara, Red). Begitu pun dengan warga yang dipastikan kena 
imbas kebisingan bandara itu," ujar Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tangerang Arif 
Wahyudi. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Aviation Agencies Australia Pty Ltd, perusahaan 
dari Australia dan Malaysia yang bergerak di bidang pengembangan bandara siap 
menginvestasikan dananya sebesar US$ 100 juta. Konsep pengembangan bandara ini 
adalah boutique airport, yang nantinya akan terdapat sejumlah fasilitas seperti 
mal dan hotel. Saat ini pihak investor telah membuat perencanaan bangunan dan 
studi kelayakan. Rencananya, Lapangan Terbang Pondok Cabe akan dikembangkan 
dari 116 hektare (ha) menjadi 160 ha. 

Kirim email ke