Tapi barusan liat di tipi.....
telor2 yg diisuin dr cina dan dijuwal di kareta api....
dan harganya cuman 2ooo Rp./3 telooor..
setelah dicek di aquarium.. eh laboratorium......
ternyata merupakan teror yg guagal netes.....

kalo dipikir..pikir....
apa indonesia boleh impor teror ya...?
(siapa yg kerja di perdagangan boleh cek donk...)
apa mereka bikin teror palsu di indonesia ya...?

he..he....
piss....
salam damai buat wm



  ----- Original Message ----- 
  From: Heri Supriadi 







------------------------------------------------------------------------------
  From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf Of Wicaksono Malik
  Sent: 12 Mei 2008 8:36
  To: [EMAIL PROTECTED]
  Subject: [mikrokontroler_atmel] Fwd: [hi_itb] OOT: Beware - Telur Palsu dari 
Cina sudah merambah di JABODETABEK




  ---------- Forwarded message ----------
  From: Lufty Abdillah <[EMAIL PROTECTED]>
  Date: May 10, 2008 3:46 PM
  Subject: Fwd: [hi_itb] Fwd: Fw: Beware - Telur Palsu dari Cina sudah merambah 
di JABODETABEK
  To: [EMAIL PROTECTED]



  Note: forwarded message attached.

  /**
  * Lufty Abdillah @ Dagelan Enterprise
  * e-Mail : [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED]
  * Y!Messenger : [EMAIL PROTECTED] 
  * Blog : http://luftix.wordpress.com 
  */ 



------------------------------------------------------------------------------
  Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it 
now. 



  ---------- Forwarded message ----------
  From: Muhammad Fachry <[EMAIL PROTECTED]>
  To: [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], falatehan siregar <[EMAIL 
PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], Graha Perbawa <[EMAIL 
PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], nunung 
nurhayati <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL 
PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], Rini <[EMAIL PROTECTED]>, [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], [EMAIL PROTECTED], 
[EMAIL PROTECTED]
  Date: Wed, 7 May 2008 19:21:21 -0700 (PDT)
  Subject: [hi_itb] Fwd: Fw: Beware - Telur Palsu dari Cina sudah merambah di 
JABODETABEK



  Note: forwarded message attached.



------------------------------------------------------------------------------
  Be a better friend, newshound, and know-it-all with Yahoo! Mobile. Try it 
now. 




  ---------- Forwarded message ----------
  From: MUHAMMAD FACHRY <[EMAIL PROTECTED]>
  To: [EMAIL PROTECTED]
  Date: Wed, 7 May 2008 11:15:04 +0700
  Subject: Fw: Beware - Telur Palsu dari Cina sudah merambah di JABODETABEK ?


  ----- Forwarded by MUHAMMAD FACHRY/BEI on 07/05/2008 11:14 AM -----

              SUSILO WIBOWO/BEI

              07/05/2008 10:51                                           To
              AM                        FURQON ALI/[EMAIL PROTECTED], JOGI
                                        ARDANA/[EMAIL PROTECTED], BUDI HASTUTI
                                        SETYORINI/[EMAIL PROTECTED], SALOMI
                                        ADRIANA/[EMAIL PROTECTED], MUHAMMAD
                                        FACHRY/[EMAIL PROTECTED], BUDI
                                        HARTONO/[EMAIL PROTECTED], CITRA D
                                        ANGGRAELY/[EMAIL PROTECTED],
                                        SUSILAWATI/[EMAIL PROTECTED], 
WIDODO/[EMAIL PROTECTED],
                                        PRITA TRIDIANA/[EMAIL PROTECTED], ROEDI
                                        SOEDJOKO/[EMAIL PROTECTED]
                                                                         cc

                                                                    Subject
                                        Fw: Beware - Telur Palsu dari Cina
                                        sudah merambah di JABODETABEK ?












  Kalau benar terjadi di Indonesia,


  Ihhhh ngeriiiiii bgt yaaa,


  tp dari sisi teknologi cina sudah maju sekali bisa membuat cangkang
  telur...


        TELUR PALSU DI KERETA API JABODETABEK

       Pengalaman pribadi nih, kejadiannya baru tadi malam, Kamis 17 April
       2008 Semalem gw naek kereta jabodetabek, dikereta ekonomi, ada yang
       jual telor rebus masih hanget....harganya itu lho yang ga nyangka..
       Murrah banget satu butir telur rebus ditengah inflasi kayak begini
       cuma 500 perak
       aja...., padahal telur mentah aja di pasar, udah sekitar 1000 perak
       sontak gw inget, artikel setahun lalu, bahwa di China, sudah pernah
       heboh soal industri rumah tangga mbikin telur palsu... (pls see
       attached
       email)

       Penasaran, gw beli 2000 perak, gw dapet 4 butir, bapak2 sebelah gw
       beli 5000 perak, dapet 10 butir telur rebus , katanya buat anak2nya
       dirumah Mas-mas disebelahnya beli juga sekitar 3 ribu, dia langsung
       kupas dan makan satu buah, katanya enak kok, rasanya ga busuk...dia
       tadi khawatir itu telur busuk( hmm dasar orang lapar semua juga
       dibilang enak)

       Walaupun gw masih agak ragu, tapi gw cicip juga sedikit, untuk
       sekedar
       membuktikan bahwa itu bener2 telur palsu, ternyata rasa dan aromanya
       mirip sekali, walaupun buat orang yang 'Ahli Telur' seperti gw, jelas
       sekali
       terasa berbeda.. putih telurnya itu lebih keras seperti Jelly Nata
       Decoco, kuning telurnya tidak bulat, cuma sekilas mirip seperti
       adonan kue,
       walaupun aromanya mirip telur....dan semua telur yang gw kupas,
       posisi
       kuning telurnya itu sama semua, dan tidak ada yang bulat, alias
       seperti cetakan. (pls see picture attached )

       Menurut artikel dibawah ini, telur palsu di China dibuat dari unsur
       Tawas, yang sangat berbahaya bila dikonsumsi dalam waktu yang
       lama....
       Barangkali teman2 ada yang punya akses ke YLKI mungkin bisa
       dilaporkan
       segera, apakah ini bener-bener telur Asli ataukah Telur Palsu,
        mengingat yang mengkonsumsi telur murah ini adalah para pekerja
       kelas
       bawah atau masyarakat awam yang tidak tahu apa dampaknya dalam jangka
       panjang...


       Wallahua'alam

       Note: berikut sample foto dari 2 butir telur yang sudah dikupas...
       btw...tapi kalo ternyata telur ini ga bahaya, wahh kayaknya boleh
       juga
       tuh jadi alternatif makanan murah, bisa pesen lewat gw secara gw naek
       kereta tiap hari tuh hehe (ini logika orang lapar nih).

       Hary

       Forwarded by Hary Mulia Rachman/ID/FAS/ PwC on 18/04/2008 10:12 Am


       WELEH.. WELEH.. WELEH...!


       Makanan Palsu China Menjadi Sorotan di Korea. Anda sulit membedakan
       keasliannya!
       Seorang pekerja tidur di atas krat-krat telur di sebuah pasar
       grosiran di Beijing China . Beberapa media utama di Korea telah
       memberitakan proses pembuatan telur-telur tiruan di China , yang mana
       telah menggemparkan dan menyebabkan kekhawatiran besar di antara
       penduduk Korea . ( China Photos/Getty Images)


       (Erabaru.or. id) - Baru-baru ini, produk-produk tiruan China telah
       menjadi sorotan di Korea . Beberapa media arus utama Korea telah
       memberitakan proses pembuatan telur-telur tiruan di China , yang
       telah menggemparkan dan menyebabkan kekhawatiran besar di antara
       penduduk Korea ..
       Pada 1-2 September lalu, Munhwa Broadcasting Corporation (MBC)
       menayangkan sebuah dokumenter berjudul, "Hidup tanpa produk-produk
       buatan China ." Acara tersebut menelusuri kehidupan tiga keluarga di
       Korea Selatan , AS , dan Jepang yang menolak menggunakan
       produk-produk buatan China . Tayangan ini juga berbicara mengenai
       telur-telur buatan yang merajalela di China , acara ini telah menarik
       perhatian publik Korea .


       Menyusul acara tersebut, koran nomor satu Korea, Chosun Ilbo, telah
       menerbitkan sebuah artikel berjudul "MBC Special mengekspos
       telur-telur tiruan buatan China," melaporkan secara rinci bagaimana
       telur-telur tiruan itu dibuat.
       Dong-A Ilbo, koran Korea lainnya, pada 14 Agustus 2007 juga telah
       menerbitkan sebuah laporan berjudul "Telur-telur buatan dari China
       dibuat dari bahan-bahan kimia telah muncul di pasaran".
       Sepersepuluh Harga Menurut laporan dari Chosun Ilbo, karena
       peningkatan tajam harga-harga makanan di China, telur-telur buatan,
       yang dibuat hanya dari bahan kimia tanpa bahan alami, telah muncul di
       Kota Zhengzhou, Provinsi Henan.
       Mr. Wang, yang menjalankan sebuah perusahaan yang membuat bahan
       tambahan makanan, menjelaskan bagaimana telur-telur tiruan itu
       dibuat. "'Putih telur' dibuat dengan melarutkan sodium alginate dalam
       air. Larutan tersebut akan terlihat seperti cairan bening yang kental
       dan sulit membedakannya dengan putih telur yang sebenarnya.
       "'Kuning telur' dibuat dengan menyekop suatu carian dengan pigmen
       kuning dan memadatkan serokan cairan tersebut ke dalam larutan
       kalsium klorida.
       Akhirnya, 'putih telur' dan 'kuning telur' dibungkus ke dalam 'kulit
       telur'
       yang dibuat dari kalsium karbonat.
       "Jika ditambahkan tepung kanji atau bubuk kuning telur pada 'kuning
       telur' tersebut, tekstur dari sebuah telur buatan setelah dimasak
       hampir identik dengan telur yang sebenarnya.


       Wang mengatakan hanya menghabiskan 0,55 yuan (0,07 dolar AS) untuk
       membuat lebih dari 2 butir telur, kurang dari sepersepuluh harga
       telur yang
       sebenarnya di pasaran (0,8 dolar AS.)
       Bahan utama dalam telur-telur buatan tersebut adalah bahan tambahan
       makanan, getah damar, kanji, pengeras, dan pigmen-pigmen. Konsumsi
       yang berlebihan atas bahan-bahan tersebut akan merusak perut dan
       menyebabkan gejala-gejala seperti kehilangan ingatan dan
       keterlambatan mental, dll.


       Korea Dikecewakan Dokumenter khusus dan laporan berita tersebut telah
       menuai perhatian dan kegemparan di tengah penduduk Korea . Banyak
       orang Korea menyatakan bahwa meskipun produk-produk buatan China
       seperti pakaian, elektronik, dan lain-lainnya terbilang murah dan
       telah membawa kenyamanan bagi hidup mereka, kualitas dan keamanannya
       sungguh mengkhawatirkan.


       Belum lama ini, berbagai mainan buatan China telah ditarik dari
       rak-rak
       supermarket karena cat pada mainan tersebut mengandung sejumlah logam
       berat yang sangat tinggi dan dapat mengancam keselamatan anak-anak.
       Kursus Membuat Telur Buatan Diiklankan Secara Online di China
       Fakta telur buatan bukanlah hal baru di China.


       Kursus-kursus latihan untuk "membuat telur buatan" tersebar luas di
       Beijing, Provinsi Henan, Shandong , Hebei dan Guangdong . Seorang
       wartawan Epoch Times telah melakukan pencarian di Internet dan
       menemukan banyak iklan seperti itu. Kelas-kelas dilakukan dari satu
       sampai dua hari dan biayanya berkisar antara 300 sampai 800 yuan
       (40-100 dolar AS).
       Sebuah pusat latihan tertentu di Kota Shangqiu mengajarkan teknik
       pembuatan telur buatan dan memberikan cetakan gratis dalam kursus
       tersebut. Pusat latihan tersebut menjamin bahwa "Anda sulit dapat
       membedakan bentuk dan rasa antara produk kami dengan telur yang
       sebenarnya."


       Baca liputan tentang Kursus Membuat Telur ini di sini:
       http://www.erabaru.
       or.id/k_23_ art_76.html


       Apa Makanan Asli di China?
       Sebuah pusat riset yang bermarkas di Fengtai, Beijing , menyatakan
       bahwa "Perusahaan kami telah menyebarkan teknologi pembuatan telur
       buatan.
       Kami telah melatih lebih dari 70 ribu siswa di lebih dari 20 provinsi
       di dalam negeri. Kami juga menyediakan teknologi untuk membuat
       "anggur buatan," daging ayam dan daging sapi buatan," dan "membuat
       permen beraroma hawthorn (sejenis buah  berry berwarna merah) tanpa
       menggunakan buah hawthorn."
       Menyusul membanjirnya laporan tentang kualitas produk-produk buatan
       China baru-baru ini, beberapa warga Korea berseru, "Lalu apa yang
       dapat
       kalian makan di China? Sungguh industri makanan di China dibanjiri
       oleh kebohongan dan penipuan, karenanya membuat kepanikan di tengah
       konsumen."


       Oleh Cui Yingshu, The Epoch Times, 11 Sep 2007 http://en.epochtime
       s.com/news/
       7-9-11/59598. html


       Bagaimana Membuat Telur Dari Guangzhou

       Untuk membuat telur putih, beberapa jenis bahan, termasuk semacam
       bubuk dan tawas, dicampurkan - EAST WEEK


       'Kuning telur' dibentuk pada cetakan.  'Air ajaib' mengandung kalsium
       khlorida juga digunakan - EAST WEEK


       Selaput keras dibentuk dengan menuangkan parafin dan sejenis cairan
       pada telur lalu didiamkan untuk kering - EAST WEEK

       (Erabaru.or. id) - Penggerebekan baru-baru ini di sebuah pusat grosir
       kota Guangzhou, ibu kota provinsi Guangdong, ditemukan sejumlah besar
       telur palsu.  Harga grosir telur palsu adalah 0,15 yuan (0,03 Dollar
       Singapura) per butir  setengah harga dari telur asli.


       Konsumen sangat sulit membedakan telur asli dan telur palsu. Ini
       adalah berita bagus bagi para pengusaha nakal yang bahkan
       mengeluarkan tidak kurang 150 dolar Singapura untuk mengikuti kursus
       tiga hari cara memproduksi telur buatan.


       Seorang wartawan dari Majalah East Week dari Hong Kong mengikuti
       salah satu kursus tersebut.
       Untuk menciptakan telur putih, instruktor - seorang wanita berusia 20
       tahunan menggunakan sejenis ramuan seperti agar-agar, bubuk yang
       tidak
       diketahui jenisnya, asam benzoid, bahan pengentalan dan bahkan tawas
       yang biasa digunakan untuk pengolah industri.
       Untuk menciptakan kuning telur, bubuk berwarna kuning jeruk dicampur
       ke dalam air dan diaduk. Cairan itu kemudian dituangkan ke dalam
       cetakan plastik yang berbentuk bulat dan dicampur dengan apa yang
       disebut 'air ajaib,' yang mengandung kalsium khlorida.
       Ini akan membuat selaput tipis di luar 'kuning telur,' yang akan
       mengikatnya dengan kuat. Lalu telur tersebut dibentuk dengan sebuah
       cetakan. Tidak lupa kulit telur juga dibuat. Parafin dan sejenis
       cairan putih yang tidak ketahui jenisnya dituang ke dalam telur palsu
       itu, lalu didiamkan untuk kering.
       Telur buatan ini dapat dijemur dengan sinar matahari atau dikukus.
       Meskipun muncul gelembung-gelumbung dari telur putih, orang yang
       mencicipi mengatakan bahwa rasa telur palsu ini sangat mirip dengan
       telur asli. Tetapi para ahli memperingatkan akan bahaya mengkonsumsi
       telur palsu ini.
       Tidak hanya telur-telur palsu itu tidak mengandung nutrisi apapun,
       seorang profesor Universitas China Hong Kong memperingatkan bahwa
       mengkonsumsi tawas dalam waktu lama dapat mengakibatkan penyakit
       dementia (penyakit mental yang serius yang dapat mempengaruhi
       kemampuan berpikir, mengingat dan bertingkah laku normal).


       (Embedded image moved to file: pic15724.gif)




   The information transmitted is intended only for the person or the entity
   to which it is addressed and may contain confidential and/or privileged
   material. If you have received it by mistake please notify the sender by
   return e-mail and delete this message including any of its attachments
   from your system. Any use, review, reliance or dissemination of this
   message in whole or in part is strictly prohibited. Please note that
   e-mails are susceptible to change. The views expressed herein do not
   necessarily represent those of PT Astra International Tbk and should not
   be construed as the views, offers or acceptances of PT Astra International
   Tbk.





   (See attached file: telur palsu 15.JPG)(See attached file: telur
  palsu 02.JPG)(See attached file: telur palsu 03.JPG)(See attached file:
  telur palsu 04.JPG)(See attached file: telur palsu 05.JPG)(See attached
  file: telur palsu 07.JPG)(See attached file: telur palsu 08.JPG)(See
  attached file: telur palsu 09.JPG)(See attached file: telur palsu 11.JPG)
  (See attached file: telur palsu 14.JPG)
  DISCLAIMER:
  "This e-mail (including any attachments) is intended solely for use of the
  individual or entity whom it addressed and others authorized to receive it.
  It may contain confidential or legally privileged information. If you are
  not the intended recipient you are hereby notified that any disclosure,
  copying, distribution or taking any action in reliance on the contents of
  this information is strictly prohibited and may be unlawful. Unless
  otherwise specifically stated by sender, any documents or views presented
  are solely those of the sender and do not constitute official documents or
  views of PT Bank Ekspor Indonesia (Persero). If you have received this
  communication error, please notify us immediately by responding to
  [EMAIL PROTECTED] and then delete the original message from your
  system. PT Bank Ekspor Indonesia (Persero) is neither liable for the proper
  and complete transmission of this e-mail (including any attachments) nor
  for any delay in its receipt. Although this e-mail has been checked for
  computer viruses, PT Bank Ekspor Indonesia (Persero) accepts no liability
  for any damage caused by any viruses and any malicious code transmitted by
  the e-mail. Therefore the recipient should check again for the risk of
  viruses, malicious codes, etc as a result of e-mail transmission through
  Internet."




   

Kirim email ke