JAKARTA, TRIBUN - Foto syur anggota DPR RI kembali beredar luas di internet. 
Kali ini menimpa Max Moein, Wakil Ketua Komisi XI bidang Keuangan dan 
Perbankan. 
Wajah anggota DPR asal Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (FPDIP) itu 
nongol di internet dalam pose mesra bersama seorang perempuan cantik. 

Dalam foto itu, Max yang rambutnya sudah memutih, tampak bertelanjang dada 
sambil tangan kirinya mendekap erat perempuan muda yang tampaknya juga tidak 
mengenakan pakaian. Lengan kananya terlihat setengah terangkat. Diduga Max 
sendiri yang menjepret pelukan mesranya dengan perempuan itu. 

Foto tersebut tampaknya diambil di dalam sebuah kamar. Latar belakangnya 
terlihat tempat tidur bersprei putih dan ada selimut berwarna hijau muda di 
atasnya. 


Namun Max yang dimintai konfirmasi membantah telah melakukan tindakan asusila 
bersama perempuan muda itu. Max menegaskan bahwa sepanjang hidupnya, dirinya 
tidak pernah merasa berfoto tanpa mengenakan busana. 


Ia mengaku kaget dengan kemunculan fotonya di internet. Ia juga meminta jangan 
menyamakan fotonya itu dengan video mesum Yahya Zaini dan pedangdut Maria Eva 
yang menghebohkan Indonesia dua tahun silam. 


"Jangan samakan dengan kejadian (kasus Yahya Zaini) yang dulu. Ini kan hanya 
foto biasa. Tidak perlu dipermasalahkan lha. Saya juga tidak tahu mengapa 
tiba-tiba ada foto seperti itu di internet. Tapi yang jelas, saya tidak pernah 
melakukan tindakan asusila seperti itu," ujar Max Moein saat dihubungi Surya 
(grup Tribun), di Jakarta, Kamis (22/5) sore. 


Max merasa perlu mengklarifikasi bahwa foto dirinya menggandeng perempuan itu 
sama sekali tidak mengindikasikan dirinya sedang berbuat mesum. Ia menekankan 
agar orang jangan salah penafsiran karena foto dirinya hanya ditampilkan 
sebatas dada telanjang ke atas. 


"Jadi kenapa kok ditafsirkan tidak berbusana. Apalagi ditafsirkan foto mesra. 
Anda lihat saja, apa wajah saya tampak mesra di situ, yang ada malah tegang," 
ujarnya.


Lantas, bagaimana foto tersebut bisa ada? Max mengaku bahwa foto itu adalah 
hasil jepretan seorang temannya ketika dirinya akan berenang di sebuah kolam 
renang di kawasan Jakarta. Namun, pria yang pernah menjadi Ketua Komisi IX DPR 
RI periode 1999-2004, ini mengaku tidak ingat kapan persisnya foto itu 
diabadikan. 


"Saya pikir foto itulah yang dipajang. Saya tidak ingat kapan foto itu diambil 
karena itu memang sudah sangat lama. Mungkin sekitar tujuh atau delapan tahun 
silam. Tapi yang pasti, itu foto saya bersama teman saya di ruang ganti pakaian 
sebelum kami berenang. Yang ngambil foto itu teman saya yang lain," jelas Max.


Lalu, bagaimana foto tersebut bisa beredar di internet? Max mengaku selama ini 
tidak punya musuh, karena dirinya bersikap baik kepada semua orang. Meski, kata 
dia, tidak menutup kemungkinan ada orang yang antipati kepada dirinya. Baik itu 
statusnya sebagai pribadi, anggota partai, dan juga anggota DPR. Dan orang yang 
antipati itulah lanjut dia, yang kemudian melakukan segala cara untuk melakukan 
pembunuhan karakternya. 


"Saya tidak tahu apa tujuannya. Tapi saya pikir ada pihak yang tengah berupaya 
menjatuhkan citra saya, partai, dan juga DPR. Tidak menutup kemungkinan seperti 
itu," sambung dia. 


Dikatakan Max, banyak sekali sekarang ini upaya perusakan citra terhadap DPR. 
Yang paling gampang, kata dia, adalah dari kabar yang diterima masyarakat 
seolah hanya mengabarkan buruknya saja. Ia mengatakan, sisi yang diangkat 
adalah ketika kursi-kursi DPR yang kosong saat sidang. "Atau juga ke luar 
negeri demi kepentingan negara, tetapi kemudian disebut sebagai nglencer dan 
menghabiskan uang negara," ujarnya.


Yang jelas, pasca kemunculan foto itu, Max harus lebih sering menjawab 
pertanyaan rekan-rekan sesama anggota Dewan yang sering mencecar dirinya dengan 
pertanyaan seputar foto tersebut. Namun, Max mengaku tidak merasa tertekan 
karena tidak merasa telah melakukan tindakan asusila. Ia juga menyebut bahwa 
sejauh ini, keluarganya tidak terlalu terganggu. "Saya pikir hampir semua orang 
punya foto seperti itu. Maksud saya, foto close up dengan telanjang dada. Tapi 
karena saya anggota DPR akhirnya ramai," lanjut dia.


Lebih jauh, Max juga mengaku tidak gentar jika polemik soal foto dirinya di 
internet itu kemudian bergulir bak bola salju. Akan terus membesar yang 
berujung dirinya bakal dimintai keterangan oleh Badan Kehormatan (BK) DPR. 

"Kalaupun akan seperti itu saya siap saja. Saya siap menjelaskan duduk 
perkaranya, bahwa saya memang tidak merasa telah melakukan tindakan asusila. 
Jangan samakan dengan foto yang dulu-dulu," ujarnya.


Namun, Max mengaku tidak bisa berbuat banyak karena foto-foto itu kini sudah 
tersebar dan masyarakat luas bisa melihatnya. "Ya, bagaimana menempuh 
upaya-upaya, lha wong saya tidak tahu orangnya. Siapa yang melakukan ini? Kita 
kan tidak tahu wujudnya bagaimana,"sambung anggota Dewan yang sempat bersilang 
pendapat dengan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono soal calon Gubernur Bank 
Indonesia ini.


Dua tahun lalu, anggota DPR yang juga Ketua Bidang Kerohanian DPP Partai 
Golkar, Yahya Zaini, ketahuan 'main' dengan pedangdut Maria Eva. Video mesum 
pasangan selingkuh itu beredar luas di internet dan ponsel masyarakat. Bahkan 
sampai saat ini video syur tersebut masih terpampang di situs You Tube dan 
situs lainnya. Akibatnya perbuatannya, Yahya Zaini diberhentikan dari 
DPR.(persdanetwork/had)




note: speechlees dech...
Sumber: http://jieaipassa.multiply.com/journal/item/50/LagiFoto_Syur_Anggota_DPR


<<attachment: max_moein_mesum.jpg>>

Kirim email ke