_____  

From: [EMAIL PROTECTED] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On
Behalf Of Nuri Mayang Sari
Sent: 17 Juni 2008 9:07
To: [EMAIL PROTECTED]; ratih; leny Darsojo; novie ardhiyani;
epul; fiqhi pramana; Vindi Eriawan; pane
Subject: [KEBD-JKT] Fw: [JFC] fwd : Pencurian Kendaraan Bermotor




 

  _____  

Nuri Mayang Sari - HRD Department - PT. Bank KEB Indonesia   Wisma GKBI,
20th, Fl - JL. Jend. Sudirman No. 28 - Jakarta   

  _____  

 



----- Forwarded Message ----
From: adhilistya hapssara <[EMAIL PROTECTED]>
To: [EMAIL PROTECTED]
Sent: Monday, June 16, 2008 5:36:41 PM
Subject: [JFC] fwd : Pencurian Kendaraan Bermotor





Pencurian Kendaraan Bermotor berada pada tingkat yang sangat
memprihatinkan
khususnya di Jakarta dalam kurun waktu sebulan bisa puluhan kendaraan
bermotor baik beroda 4 dan roda 2 hilang dicuri.. Pada suatu saat saya
pernah menangkap seorang tersangka Curanmor, karena didorong rasa ingin
tahu
yang tinggi tentang sepak terjang mereka, saya mencoba untuk mengorek
caranya untuk melakukan Curanmor. ternyata dengan cara persuasif saya
bisa
mengorek keterangan darinya, ada hal yang menarik setelah
 saya korek dari
dia, Ia menjelaskan secara gamblang cara ia dan kawanannya beroperasi
(tentunya bila ia sampai mau jujur .. harus melalui cara
khusus/persuasif,
karena biasanya kalau mereka sampai tertangkap biasanya tutup mulut...)

Dari beberapa pertemuan saya dapat menyimpulkan metode dan cara ia
melakukan
curanmor, dan inilah apa yang saya dapat :  
Kelompoknya dikenal dengan nama "Kelompok Indramayu" karena sebagian
besar
mereka berasal dari daerah Indra mayu dan sekitarnya Cirebon/Kuningan)
..,
memang kelompok ini bukan satu - satunya yang ada masih ada beberapa
kelompok lainnya yang pelakunya berasal dari Indra mayu. Kelompok mereka
rata - rata berjumlah 5 sampai 8 orang, dengan pembagian tugas masing -
masing. 
Memilih sasaran :
Sasaran mereka adalah mobil yang di parkir di dalam rumah, mereka justru
tidak pernah melakukan Curanmor dengan mobil yang di parkir di tempat
umum.
Target mereka hanya
 mobil Toyota jenis Kijang Kapsul LGX, LSX maupun jenis
yang paling baru Kijang Innova, alasannya karena jenis mobil ini gampang
untuk jual kembali dan memang paling gampang dibongkar, memang ia tidak
pernah mencuri selain jenis Totota Kijang. Biasanya mereka dalam
beroperasi
mencari sasaran menggunakan mobil rental, dengan mobil tersebut mereka
berkeliling mencari sasaran mobil - mobil yang diparkir di dalam rumah,
tentunya mereka mencari sasaran pada saat pemilik sudah memarkirkan
kendaraannya pada malam hari. 
Sasaran harus mempunyai syarat: 

Mudah mencapai akses jalan besar, tidak melewati keramaian/ tidak berada
di
kawasan yang padat.

Waktu: Waktu beroperasi mereka adalah waktu yang mereka anggap dimana
orang
paling lengah yaitu : Menjelang Subuh atau menjelang Magrib.

Alat: Perlalatan Wajib mereka adalah Gunting Gembok/rantai, obeng, tang,
kabel dan bor portable.

Cara: Mereka masuk ke
 dalam rumah dengan menggunting gembok pagar depan.
Setelah masuk ke rumah/garasi yang terdapat mobil pertama-tama mereka
mengecek apakah alarm mobil aktif atau tidak, kalau masih aktif mereka
meng-deaktifkan alarm dengan memotong kabel alarm di bawah mesin. Kunci
Depan mereka buka dengan memakai penggaris melalui kaca depan agar kunci
pintu tidak rusak, kalau tidak sempat mereka menggunakan kunci"T".
Stir yang
terkunci dibuka dengan membor menggunakan alat bor portable, caranya :
rumah
kunci di bor dari bawah, bor tersebut akan memotong pengait besi yang
mengunci stir di dalam rumah kunci, setelah terpotong maka stir akan
bebas
kembali. Demikian juga satu rangkaian rumah kuncinya. Dengan demikian
dapat
di stater dengan lubang kunci yang terbuka dengan menggunakan obeng.
Namun
kendaraan tersebut tidak langsung di stater, karena akan membangunkan
pemilik rumah, mereka mendorong dulu kendaraan sampai ke luar pagar,
 lalu
stater dan go ... bye bye. Biasanya mereka dalam beroperasi mencari
sasaran
menggunakan mobil rental, dengan mobil tersebut mereka berkeliling
mencari
sasaran mobil - mobil yang diparkir di dalam rumah, tentunya mereka
mencari
sasaran pada saat pemilik sudah memarkirkan kendaraannya pada malam
hari.
Pembagian tugas/ hasil : Mereka melakukukan aksinya mereka paling
sedikit 5
orang, sebagian mengawasi di jalan kalau ada yang melihat ia segera
memberi
tahu rekannya di dalam dan apabila orang yang melihat membahayakan
mereka
harus melumpuhkannya, satu orang stand by di mobil rental mereka kalau
ketahuan mereka segera kabur, tentunya mereka telah survey juga jalan
yang
paling cepat untuk escape. Hasil setelah dipotong ongkos operasional
dibagi
rata sesama mereka. Safe House : Setelah mobil bisa dikendarai mereka
meluncur ke Save House yang biasanya terletak di lingkungan mereka,
karena
sekitar lingungan mereka
 sudah terbina dan maklum akan pekerjaan mereka.
Biasanya mereka mengeluarkan mobil setelah ada pemesan. Cerita - cerita
pada
saat melakukan aksi : Pernah kelompok mereka melakukan curanmor dalam
satu
hari sampai 5 (lima) mobil. Rata - rata dalam sebulan mereka mengambil
10
(sepuluh) buah mobil, maksimal mereka pernah mengambil sampai 23 (dua
puluh
tiga) mobil dalam sebulan. Pembeli mobil mereka ia tidak pernah tahu,
namun
ia jelaskan ada seseorang yang mengambil mobil mereka sampai 50
(limapuluh)
mobil, biasanya bertransaksi di jalan tol. Harga mobil dijual 20 (dua
puluh)
juta rupiah untuk jenis kijang kapsul dan 30 (tiga puluh) juta rupiah
untuk
jenis Innova. 
Pernah suatu saat pada saat mencuri mobil mereka mendapati uang sejumlah
20
juta milik pemilik mobil yang di taruh di dalam laci mobil (waaah dapet
dobel yaaa boss..) Istilah yang lazim dipakai mereka : 
Pemetik = Pencuri,
Asbak = Penadah,
Selendang =
 Surat- surat kendaraan Palsu, KTP = Plat Mobil.

Sekedar tambahan pengetahuan bagaimana kelompok curanmor melakukan
aksinya,
saya pernah bertanya juga bagaimana supaya aman mobil kita dari aksi
Curanmmor ? Ia berkata : Semua cara pengaman dengan menggunakan alarm,
kunci
rahasia, kunci stang setir dapat di tembus.. jadi percuma saja... hah !
tapi
ada sasaran yang tidak pernah mereka dekati... yaitu Rumah yang memiliki
Anjing. karena buat rombongan mereka terlalu beresiko untuk dimasuki,
bukan
karena takut namun gongongan anjing bisa membangunkan pemilik rumah. Nah
rekan rekan ada baiknya kalau mau aman mobil kita, peliharalah seekor
anjing...!!! catatan : meskipun beberapa orang anggota kelompok ini
sudah
tertangkap namun kelompok ini masih eksis sampai sekarang. Beware !



 

Kirim email ke