Buat yang suka aja deh yg ga suka delete aja yah,hehehe...........

KHALIL GIBRAN adalah sibijak membara.Pemikiran-pemikiran bijaknya senantiasa 
jauh melampaui masa dan terus membara sampai entah kapan.Ia lahir di 
Beshari,Lebanon(1883),sepuluh tahun kemudian hijrah ke Amerika,dan menghabiskan 
masa remajanya di Boston.Sempat belajar di Paris dan kemudian tinggal di New 
York. Banyak hal bermanfaat yang bisa dipetik dari untaian kata-katanya. 
Bacalah dalam sunyi, renungkan dalam diam, resapi dalam hening, dan Anda akan 
dapat memetik sesuatu yang entah apa, seperti nyala api yang membakar dan terus 
membara dalam rasa.(RSP). 


"Jika engkau benar-benar membuka matamu dan melihat,

 engkau akan menyaksikan bayanganmu dalam semua bayangan. 

Dan bukalah telingamu, lalu dengarlah, 

maka engkau akan mendengar suaramu sendiri dalam semua suara." 



"Sebagian kita seperti tinta dan sebagian lagi seperti kertas. 

Dan jika bukan karena hitamnya sebagian kita, sebagian kita akan bisu. 

Dan jika bukan karena putihnya sebagian kita, sebagian kita akan buta." 



"Pikiran kita bagai spons; hati kita sungai. 

Bukankah aneh kebanyakan dari kita lebih senang mengisap bukannya mengalir?" 



"Jika seseorang menertawaimu, kamu bisa mengasihinya; 

tetapi jika kamu menertawainya kamu mungkin tidak akan bisa memaafkan dirimu. 
Jika seseorang menyakitimu, kamu bisa melupakan sakitnya; 

tetapi jika kamu menyakiti dia, kamu akan selalu ingat. 

Sebab, sesungguhnya orang lain itu bagian diri kamu yang paling sensitif dalam 
tubuh lain."



 "Ketika kamu sampai pada akhir dari apa yang kamu mesti ketahui, 

kamu akan berada pada awal dari apa yang kamu mesti rasakan." 



"Seandainya kamu hanya melihat apa yang ditampakkan oleh cahaya dan hanya 
mendengar apa yang dibunyikan oleh suara, 

maka sebenarnya kamu tidak melihat dan mendengar apapun." 



"Kita boleh saja berubah menurut musim, tetapi musim tidak akan mengubah kita."



 "Dia yang memandang pada bayangan-bayangan yang kecil dan Jauh akan memperoleh 
kesulitan untuk melihat dan membedakan bayangan-bayangan yang besar dan dekat."



"Kemajuan bukanlah karena memperbaiki apa yang telah kau lakukan,

tapi mencapai apa yang belum kau lakukan. "



 "Seorang optimis memandang pada bunga mawar saja, bukan pada durinya.

 Seorang pesimis merenungi duri, acuh tak acuh pada bunganya. " 



"Nilai manusia terletak pada apa yang diciptakannya, 

bukan pada jumlah milik yang dikumpulkannya. " 



"Seandainya aku mengisi diriku sendiri dengan semua yang kamu ketahui, 

ruang apa yang harus aku miliki untuk menampung semua yang tidak kamu ketahui? "



 "Kita memilih kegembiraan-kegembiraan kita dan kesedihan-kesedihan kita 

lama sebelum kita mengalaminya. " 



"Jika kamu membuka rahasia-rahasiamu kepada angin, kamu tidak boleh menyalahkan 
angin karena membuka rahasiamu kepada pohon-pohon. " 



"Persahabatan tidak mungkin terjalin jika kita hanya memberikan sebagian dari 
diri kita,sebab setiap jiwa berbeda dengan jiwa yang lain.

 Dalam persahabatan dan cinta,dua tangan terangkat berdampingan bersama untuk 
menemukan apa yang tidak dapat dicapai sendirian. "



 "Kebanyakan orang yang berperasaan halus dengan cepat menyakiti hatimu

agar kamu tidak mendahului mereka dengan menyakiti hati mereka. " 



"Manusia mana yang mampu meninggalkan sebuah istana besar yang telah ia bangun 
sepanjang hidupnya walaupun istana itu adalah penjaranya sendiri?

Sungguh sulit untuk meninggalkannya walau hanya sehari." 



"Sungguh malang apabila aku mengulurkan sebuah tangan kosong kepada orang-orang 
dan tidak menerima apa-apa, 

tetapi sungguh sengsara andai kata aku mengulurkan tangan yang berisi dan tidak 
seorang pun yang mau menerimanya. " 



"Di dalam hasrat manusia, ada kekuatan kerinduan yang mengubah kabut dalam diri 
kita menjadi matahari. " 



"Kepercayaanmu kepada orang-orang dan kesangsianmu mengenai mereka dekat 
hubungannya dengan kepercayaan dirimu dan kesangsian dirimu. "



"Akal dan belajar itu seperti raga dan jiwa. 

Tanpa raga, jiwa hanyalah udara hampa. 

Tanpa jiwa, raga adalah kerangka tanpa makna. "



 "Kamu maju bukan dengan memperbaiki apa yang sudah terjadi

 melainkan menggapai ke arah apa yang terjadi. "



 "Didalam hutan belantara tidak ada kepercayaan ataupun ketidakpercayaan yang 
mengerikan. 



Kicauan burung-burung tidak pernah jelas sebagai pertanda Kebenaran, 
Kebahagiaan, ataupun Kesedihan. " 



"Manusia yang belum pernah mengalami penderitaan tidak akan pernah mengalami 
kebahagiaan. " 



"Apabila telah kau pecahkan segala rahasia kehidupan, kau akan merindukan maut 
juga, sebab dia tak lain dari rahasia kehidupan juga. Kelahiran dan kehidupan 
adalah dua ungkapan termulia keberanian. " 



"Apabila cinta memanggilmu, ikutilah dia, walau jalannya terjal berliku - liku.

Dan apabila sayapnya merangkuhmu, pasrah dan menyerahlah kepadanya 

walau pedang yang tersembunyi di sayap itu melukaimu. 

Dan jika dia bicara kepadamu, Percayalah, 

walau ucapannya membuyarkan mimpimu, bagai angin utara mengobrak - abrik 
pertamanan." 



"Sahabatmu adalah kebutuhan jiwamu yang terpenuhi.

 Dialah ladang hatimu, Yang dengan kasih kautaburi dan kaupungut buahnya penuh 
rasa terimakasih. 

Kau menghampirinya di kala hati gersang kelaparan, dan mencarinya dikala jiwa 
membutuhkan kedamaian. 

Janganlah ada tujuan lain dari Persahabatan kecuali saling memperkaya jiwa." 



"Air mata laki - laki tua lebih kuat daripada air mata seorang pemuda, karena 
air mata itu merupakan endapan sisa - sisa kehidupan dalam tubuhnya yang renta. 

Air mata seorang pemuda laksana setetes embun pada daun bunga mawar, 

sementara air mata orang tua laksana sehelai daun kuning jatuh bersama angin 
menjelang musim dingin." 






Kirim email ke