10 penyebab Mobil Terbakar 

Inilah malapetaka yang paling ditakuti pemilik mobil. Bayangkan, hanya dalam 10 
menit, kendaraan sudah menjadi kerangka. Kejadiannya bisa kapan saja dan di 
mana saja dan selama semester I tahun ini, di Jakarta terjadi 10 kasus mobil 
terbakar.

Lantas dari mana api berasal? Hengky, workshop manager Simprug Mobil 
mengatakan, "Kebakaran dikarenakan dua faktor. Pertama, adanya pemantik dan 
kedua bersentuhan dengan bahan bakar." Selain itu, tambah Teddy Rev, bos Rev 
Engineering, korsleting pada kabel juga bisa memercik api dengan mudah.

Nah, di bawah ini ada 10 penyulut kebakaran pada kendaraan

1. Kabel terkelupas. Bisa jadi biang pemantik api. Kondisi mobil yang tidak 
stabil membuat kabel yang sudah getas saling bergesekan. Ciri khasnya, ada 
aroma bau sangit. Bila sudah tercium, segera pinggirkan kendaraan.

2. Kabel paralel bertumpuk pada aki. Biasanya kabel paralel pada aki suka tidak 
kencang pengikatannya (baut), sehingga korsleting kerap terjadi. Biar aman, 
soket kabel atau baut pada pada aki acap diperiksa.

3. Besar kabel tidak sesuai. Kabel sangat riskan jika tidak menggunakan tipe 
yang tepat. Karena setrum kabel mempunyai daya yang berbeda. Akibat salah 
mengaplikasi, kabel bisa memuai dan api dapat menjalar ke seluruh bagian mobil.

4. Selang bensin bocor. Terutama untuk mobil yang sudah punya umur. Selang 
bensin cuma bermaterial serat kain, jadi gampang getas atau robek.

5. Karburator. Untuk mobil yang masih menggunakan karburator, jangnan 
menggunakan air filternya yang terbuka. Hawa bensin terkadar tembus melewati 
celah-celah kecil dari boks air filter. Bahayanya, ada kabel yang lecet dan 
bergesekan trus terkena hawa bensin.

6. Pipa knalpot bocor. Terutama yang melewati di bawa tangki bensin. Karena 
terkena hawa panas, bensin ikutan mennguap. Secara nggak langsung bisa juga 
terbakar, walau membutuhkan waktu lama.

7. Oli bocor. Mobil yang telah mengalami upgrade mesin, penggunaan wraping 
(pembungkus antipanas) pada header memang wajib. Tapi teliti apakah ada 
cipratan oli dari blok mesin atau bagian lain yang dekat dengan header atau 
knalpot.

8.Mesin upgrade. Mobil yang mesin sudah dimodifikasi, pakai selang bensin 
berkualitas. Apalagi bahan bakarnya bensol, sebaiknya pakai selang yang 
breanded dengnan serat karbon atau baja.

9. O-Ring injektor. Karet atau selang o-ring injektor harus fleksibel. Jika 
sudah keras, cepat ganti untuk mencegah kebocoran.

10. Setrum kabel busi bocor. Sangat riskan menimbulkan percikan api, jika 
terkena tetesan bensin. Sekali sentuh saja, tangan bisa kesetrum hebat. Apalagi 
ada uap bensin.




SBT 

Kirim email ke