Surat Imam Samudra dari Nusakambangan di sensor Petugas ah Tahanan ...
Ibunya Imam Samudra menulis surat ke anaknya yang ada di penjara Nusa
Kambangan karena terbukti sebagai teroris yang di hukum mati
Bunyinya: "Sam, Ibumu ini sudah tua, sekarang musim hujan sudah tiba juga
sedang musimtanam jagung, dan kamu ditahan di penjara pula, siapa yang mau
bantu
Ibu mencangkul kebun jagung kita?"
Imam Samudra membalas surat itu beberapa hari kemudian. " Ibu..! , jangan
cangkul itu kebun !!!!! ,
sayatanam bom yang belum sempat saya pakai, dan mohon jangan bilang
kesiapapun.. !" kata si anak dalam surat itu.
Rupanya surat itu disensor pihak ah
tahanan, maka keesokanharinya setelah
si Ibunya terima surat , datang satu peleton tentara
Tanpa banyak bicara mereka segera ke kebun jagung dan sibuk seharian
mencangkul tanah di kebun tersebut. Setelah itu mereka pergi, kembali
si Ibunya tulis surat ke anaknya.
"Anakku Sam, setelah Ibu terima suratmu, datang satu peleton
tentara mencari bom di kebun jagung kita, namun tanpa hasil. Apayang
harus Ibu lakukan sekarang?" Si anak kembali membalas surat
tersebut,
" Ibu... Maafin Sam ya Bu..!, ini surat yang terkhir dan hanya itu yang
terahir pula dapat bantu Ibu,
Sekarang Ibu mulai tanam jagung aja, kan udah dicangkul sama tentara,
dan jangan lupa ngucapin terima kasih sama mereka."
Pihak ah tahanan yang menyensor surat ini BeTe Bangeeetttt. ..!!!