--- Pada Sel, 23/12/08, asep hikmat <[email protected]> menulis:

Dari: asep hikmat <[email protected]>
Topik: Bulan Pernah Terbelah?
Kepada: "ex FEUP79" <[email protected]>
Tanggal: Selasa, 23 Desember, 2008, 3:28 PM







Benarkah peristiwa menakjubkan 14 abad yabg lalu saat Rasulullah dengan izin 
Allah membelah bulan?. Apapun yang datang dari Allah dan Rasulnya masuk akal 
atau tidak maka tiada pilihan untuk menolaknya. Karena sebuah penolakan adalah 
sbuah jawaban sedekat apa Iman kita pada kebenaran itu?. Untaian Risalah 
berikut smoga bisa menambah keyakinan kita akan sebuah kebenaran,... kebenaran 
yang mutlak dari-Nya.  
Allah berfirman: "Sungguh telah dekat hari qiamat, dan bulan pun telah terbelah 
(Q.S. Al-Qamar: 1)" Apakah kalian akan membenarkan kisah yang dari ayat 
Al-Qur'an ini menyebabkan masuk Islamnya pimpinan Hizb Islami Inggris ??Di 
bawah ini adalah kisahnya: 
Dalam temu wicara di televisi bersama pakar Geologi Muslim, Prof. Dr. Zaghlul 
Al-Najar, salah seorang warga Inggris mengajukan pertanyaan kepadanya, apakah 
ayat dari surat Al-Qamar di atas memiliki kandungan mukjizat secara ilmiah ? 

Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawabnya sebagai berikut: 
Tentang ayat ini, saya akan menceritakan sebuah kisah. Sejak beberapa waktu 
lalu, saya mempresentasikan di Univ. Cardif, Inggris bagian barat, dan para 
peserta yang hadir bermacam-macam, ada yang muslim dan ada juga yang bukan 
muslim. Salah satu tema diskusi waktu itu adalah seputar mukjizat ilmiah dari 
Al-Qur'an. Salah seorang pemuda yang beragama muslim pun berdiri dan bertanya, 
"Wahai Tuan, apakah menurut anda ayat yang berbunyi [Telah dekat hari qiamat 
dan bulan pun telah terbelah] mengandung mukjizat secara ilmiah ? Maka saya 
menjawabnya: Tidak, sebab kehebatan ilmiah diterangkan oleh ilmu pengetahuan, 
sedangkan mukjizat tidak bisa diterangkan ilmu pengetahuan, sebab ia tidak bisa 
menjagkaunya. 

Dan tentang terbelahnya bulan, maka itu adalah mukjizat yang terjadi pada Rasul 
terakhir Muhammad shallallahu 'alaihi wassalam sebagai pembenaran atas kenabian 
dan kerasulannya, sebagaimana nabi-nabi sebelumnya. Dan mukjizat yang 
kelihatan, maka itu disaksikan dan dibenarkan oleh setiap orang yang 
melihatnya. Andai hal itu tidak termaktub di dalam kitab Allah dan 
hadits-hadits Rasulullah, maka tentulah kami para muslimin di zaman ini tidak 
akan mengimani hal itu. Akan tetapi hal itu memang benar termaktub di dalam 
Al-Qur'an dan sunnah-sunnah Rasulullah shallallahu alaihi wassalam. Dan memang 
Allah ta'alaa benar-benar Maha berkuasa atas segala sesuatu. 

Maka Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar pun mengutip sebuah kisah Rasulullah membelah 
bulan. Kisah itu adalah sebelum hijrah dari Mekah Mukarramah ke Madinah. 
Orang-orang musyrik berkata, "Wahai Muhammad, kalau engkau benar Nabi dan 
Rasul, coba tunjukkan kepada kami satu kehebatan yang bisa membuktikan kenabian 
dan kerasulanmu (mengejek dan mengolok-olok)?" Rasulullah bertanya, "Apa yang 
kalian inginkan ? Mereka menjawab: Coba belah bulan, .." 

Maka Rasulullah pun berdiri dan terdiam, lalu berdoa kepada Allah agar 
menolongnya. Maka Allah memberitahu Muhammad agar mengarahkan telunjuknya ke 
bulan. Maka Rasulullah pun mengarahkan telunjuknya ke bulan, dan terbelahlah 
bulat itu dengan sebenar-benarnya. Maka serta-merta orang-orang musyrik pun 
berujar, "Muhammad, engkau benar-benar telah menyihir kami!" Akan tetapi para 
ahli mengatakan bahwa sihir, memang benar bisa saja "menyihir" orang yang ada 
disampingnya akan tetapi tidak bisa menyihir orang yang tidak ada ditempat itu. 
Maka mereka pun pada menunggu orang-orang yang akan pulang dari perjalanan. 
Maka orang-orang Quraisy pun bergegas menuju keluar batas kota Mekkah menanti 
orang yang baru pulang dari perjalanan. Dan ketika datang rombongan yang 
pertama kali dari perjalanan menuju Mekkah, maka orang-orang musyrik pun 
bertanya, "Apakah kalian melihat sesuatu yang aneh dengan bulan?"Mereka 
menjawab, "Ya, benar. Pada suatu malam yang lalu kami
 melihat bulan terbelah menjadi dua dansaling menjauh masing-masingnya kemudian 
bersatu kembali...!!!" 

Maka sebagian mereka pun beriman, dan sebagian lainnya lagi tetap kafir 
(ingkar). Oleh karena itu, Allah menurunkan ayat-Nya: 
Sungguh, telah dekat hari qiamat, dan telah terbelah bulan, dan ketika melihat 
tanda-tanda kebesaran Kami, merekapun ingkar lagi berpaling seraya berkata, 
"Ini adalah sihir yang terus-menerus", dan mereka mendustakannya, bahkan 
mengikuti hawa nafsu mereka. Dan setiap urusan benar-benar telah tetap 
....sampai akhir surat Al-Qamar. 

Ini adalah kisah nyata, demikian kata Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar. Dan setelah 
selesainya Prof. Dr. Zaghlul menyampaikan hadits nabi tersebut, berdiri seorang 
muslim warga Inggris dan memperkenalkan diri seraya berkata, "Aku Daud Musa 
Pitkhok, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris. Wahai tuan, bolehkah aku 
menambahkan??" 

Prof. Dr. Zaghlul Al-Najar menjawab: Dipersilahkan dengan senang hati." 
Daud Musa Pitkhok berkata, "Aku pernah meneliti agama-agama (sebelum menjadi 
muslim), maka salah seorang mahasiswa muslim menunjukiku sebuah terjemah 
makna-makna Al-Qur'an yang mulia. Maka, aku pun berterima kasih kepadanya dan 
aku membawa terjemah itu pulang ke rumah. Dan ketika aku membuka-buka 
terjemahan Al-Qur'an itu di rumah, maka surat yang pertama aku buka ternyata 
Al-Qamar. Dan aku pun membacanya: Telah dekat hari qiamat dan bulan pun telah 
terbelah... 

Maka aku pun bergumam: Apakah kalimat ini masuk akal?? Apakah mungkin bulan 
bisa terbelah kemudian bersatu kembali?? Andai benar, kekuatan macam apa yang 
bisa melakukan hal itu??? Maka, aku pun menghentikan dari membaca ayat-ayat 
selanjutnya dan aku menyibukkan diri dengan urusan kehidupan sehari-hari. Akan 
tetapi Allah Yang Maha Tahu tentang tingkat keikhlasam hamba-Nya dalam 
pencarian kebenaran. Maka aku pun suatu hari duduk di depan televisi Inggris. 
Saat itu ada sebuah diskusi diantara presenter seorang Inggris dan 3 orang 
pakar ruang angkasa AS. 

Ketiga pakar antariksa tersebut pun menceritakan tentang dana yang begitu 
besardalam rangka melakukan perjalanan ke antariksa, padahal saat yang sama 
dunia sedang mengalami masalah kelaparan, kemiskinan, sakit dan perselisihan. 
Presenter pun berkata, " Andai dana itu digunakan untuk memakmurkan bumi, 
tentulah lebih banyak berguna". Ketiga pakar itu pun membela diri dengan proyek 
antariksanya dan berkata, "Proyek antariksa ini akan membawa dampak yang sangat 
positif pada banyak segmen kehidupan manusia, baik segi kedokteran, industri, 
dan pertanian. Jadi pendanaan tersebut bukanlah hal yang sia-sia, akan tetapi 
hal itu dalam rangka pengembangan kehidupan manusia. 

Dan diantara diskusi tersebut adalah tentang turunnya astronot menjejakkan 
kakiknya di bulan, dimana perjalanan antariksa ke bulan tersebut telah 
menghabiskan dana tidak kurang dari 100 juta dollar. Mendengar hal itu, 
presenter terperangah kaget danberkata, "Kebodohan macam apalagi ini, dana 
begitu besar dibuang oleh AS hanya untuk bisa mendarat di bulan?" Mereka pun 
menjawab, "Tidak, ..!!! Tujuannya tidak semata menancapkan ilmu pengetahuan AS 
di bulan, akan tetapi kami mempelajari kandungan yang ada di dalam bulan itu 
sendiri, maka kami pun telah mendapat hakikat tentang bulan itu, yang jika kita 
berikan dana lebih dari 100 juta dollar untuk kesenangan manusia, maka kami 
tidak akan memberikan dana itu kepada siapapun. Maka presenter itu pun 
bertanya, "Hakikat apa yang kalian telah capai sehingga demikian mahal 
taruhannya. Mereka menjawab, 

"Ternyata bulan pernah mengalami pembelahan di suatu hari dahulu kala, kemudian 
menyatu kembali.!!! Presenter pun bertanya, "Bagaimana kalian bisa yakin 
akanhal itu?" Mereka menjawab, "Kami mendapati secara pasti dari batuan-batuan 
yang terpisah terpotong di permukaan bulan sampai di dalam (perut) bulan. Maka 
kami pun meminta para pakar geologi untuk menelitinya, dan mereka mengatakan, 
"Hal ini tidak mungkin telah terjadi kecuali jika memang bulan pernah terbelah 
lalu bersatu kembali". 

Mendengar paparan itu, ketua Al-Hizb Al-Islamy Inggris mengatakan, "Maka aku 
pun turun dari kursi dan berkata, "Mukjizat (kehebatan) benar-benar telah 
terjadi pada diri Muhammad sallallahu alaihi wassallam 1400-an tahun yang lalu. 
Allah benar-benar telah mengolok-olok AS untuk mengeluarkan dana yang begitu 
besar, 100 juta dollar lebih, hanya untuk menetapkan akan kebenaran muslimin 
!!!! Maka, agama Islam ini tidak mungkin salah ... Maka aku pun berguman, 
"Maka, aku pun membuka kembali Mushhaf Al-Qur'an dan aku baca surat Al-Qamar, 
dan ... saat itu adalah awal aku menerima dan masuk Islam. 

Diterjemahkan oleh: Abu Muhammad ibn Shadiq





      Mulai chatting dengan teman di Yahoo! Pingbox baru sekarang!! Membuat 
tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

Kirim email ke