Kang Yusron,
Marissa sekarang bisa kamu cari di teluk Banten...
Dia lagi gencar nolak beras impor. Iya tuh...
Di koran lokal, DPRD Serang bilang (plus marissa), beras selunupan dari 
Thailand (Vietnam?) itu udah bau. Bahkan ada zat pengawet yang 
disemprotkan, karena beras itu sudah berumur 2 tahun. Sedangkan pengawas 
di pelabuhan bilang, beras itu oke banget.

Oy, orang-orang Lebak,
yang ngerti pertanian, coba deh ngasih masukan ke Bulog atau Deptan 
bnten, sebenernya karo naro beras digudang itu, yang baik gimana? supaya 
beras kita nggakbau dan banyak kutunya gitu.
Kalo lihat orang Baduy atau petani tradisional kita, naro  padi di 
lumbung itu 'kan masih dalam bentuk gabah. Iya 'kan. Kenapa stok beras 
kita di gudang-gudangnya dalam bnetuk beras?

Oy, orang Lebak, selamat ulang tahun ya.
Hidupkan lagi itu semangat Multatulli, yang memerangi penguasa lokal 
yang tiran dan korup... Ceuk mazhab Rumah Dunia, perangilah kebatilan 
dengan pena... hahaha..

tetap semangat
happy reading...

Jurnal #156:
PENYAIR PEREMPUAN, DETIK AKHIR DETIK AWAL DAN SITUS
Salam Rumah Dunia – Radar Banten Edisi Kamis, 8 Desember 2005:

Tak terasa tiga bulan berlalu. Di tengah kesibukan merumuskan acara 
akhir tahun, Toto St Radik, selaku penasehat Rumah Dunia dan Presiden 
Sanggar Sastra Serang, mengingatkan kami dengan Proyek 3/3; tiga bulan 
sekali tampil 3 penyair di depan forum.  Perhelatan pertama September 
lalu, memilih Ibnu Ps Megananda (Serang), Andi Birowo (Pandeglang) dan 
Mahdiduri (Tanggerang) sebagai orang yang layak disebut penyair pria 
Banten. 

PUISI
Prpyek 3/3 kami buat untuk menjaring para penyair muda Banten. 
Menumbuhkan minat generasi muda pada puisi. Proyek ini berlangsung tiap 
tiga bulan sekali. Meliputi penyeleksian penyair Banten yang berada 
diwilayah Banten, penerbitan buku puisi oleh Penerbit Rumah Dunia, 
sampai dengan bedah karya.  Pada hajat kedua, rencananya menyeleksi 
penyair perempuan Banten. “Ini semata-mata untuk menumbuhkan dan mencari 
bibit penyair wanita Banten,” kata Toto St Radik, pimpinan proyek 3/3.
Mengenai para penyair yang akan dijadikan nominasi, Toto belum 
memaparkan. Tias Tatanka, nominasi, mengundurkan diri, karena mersa 
belum laak. “Puisi-puisi saya masih sedikit dan baru mejeng di koran 
lokal,’ kata Tias, Ketua Pelaksana Rumah Dunia. “Juga menghindari kesan 
KKN,” tambahnya.........

selengkapnya baca Radar Bantn, Kamis,
atau klik www.rumahdunia.net
nantikan juga edisi khusus setahun situs www.rumahdunia.net



------------------------ Yahoo! Groups Sponsor --------------------~--> 
Get fast access to your favorite Yahoo! Groups. Make Yahoo! your home page
http://us.click.yahoo.com/dpRU5A/wUILAA/yQLSAA/vbOolB/TM
--------------------------------------------------------------------~-> 

Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke