bagai macan yang dikurung lama dalam sangkar, Refleksinya, ia berusaha menikmati kebebasannya semaksimal mungkin sekaligus mewujudkan sejumlah obsesi kebebasannya.
Itulah pemandangan kebermunculan milis-milis baru (seperti saya ini) yang menafaskan diri dalam bendera fanatisme daerah. Hampura be kuring euy.
 
secara totalitas masyarakat sekarang telah maju dibidang material, namun di bidang spritual mengalami kemelut yang bekepanjangan. Hasil kebudayaan saat ini disamping membawa efek yang positif, disisi lain juga lahirlah dekadensi moral dan berbagai bentuk pelanggaran norma sosial dan religi. dalam situasi yang demikian, Islam diharapkan mampu mentransformasikan nilai dan membimbing dunia dari malapetaka kehancuran. Sebab dua konsepsi yang bersifat materialistis telah gagal, yakni konsep Kapitalis dan Komunis dalam percaturan dunia, bahkan dunia diantarkan kepada perang dingin yang berkepanjangan.
 
konsep Islam merupakan konsepsi alternatif, dimana konsep itu tersimpul dalam kodifikasi yang bersifat absolut yaitu Al Qur'an dan Assunah sebagai interpretasi dalam kehidupan. Realisasi Islam ini menumbuhkan masyarakat dan kebudayaan yang bercorak Islami sebagaimana yang telah dicontohkan oleh Nabi Saw.
praktek kehidupan masyarakat Islam yang pertama
 
 


machsus thamrin <[EMAIL PROTECTED]> menulis:

Kang safrudin, Kang Boni Yth

Saya sukja dengan diskusi ttg sejarah banten dan berbagai
problematika yang ada di miling list ini, dari forum ini juga kita
semua mengapresisasi perkembangan di Banten dan sekaligus mengkritisi
berbagai  kebijakan dan sikap pemimpin kita.

Namun belakangan perdebatan seputar, "gundik Mataram" atau "Anda
tidak tahu sejarah" terlihat melampau kepatutan dalam sebuah forum
diskusi.

Bisakah kita bisa lebih santun? Kita tak perlu saling mengklaim siapa
lebih tahu siapa?


Tak perlu juga menyalahkan penggunaan bahasa Banten di forum ini,
kita memang tak punya wahana untuk mengembangkan bahasa kita, Media
cetak kita tak punya yang memberi ruang bahasa banten, apalagi media
elektronik, jadi biarlah berbagai dialek, gaya bayah, gaya menes
hingga gaya Warunggunung mewarnai perdebatan di forum ini.



Sepakat kan kalau kita bisa lebih sdantun, namun tetap egaliter,
seperti ciri khas orang Banten, darimanapun mereka berasal. Mun Urang
sadaya sibuk gelut, saya deui nu tiasa mengritisi banten


salam

Salam






Saprudin

__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com

Tetap Semangat Mencintai Banten!



YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke