Assalamu'Alaikum...
Sepertinya kang iman rosadi kejadiannya hampir sama dengan Bonny bin Triyana.....
jadi harus sama-sama harus ganti nama...
kudu ngabubur beureum bubur bodas...
nuhun ah....
didin hasanudin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
Ass.wr.wb.Makanya kang Imam Rosadi ati2 kalau nulis nama Jangan I.Rosadi..(satu marga yah beda bapak beda Ibu)bisa-bisa salah sasaran tuhhhh!Lanjut truss kanggg!Salamd.hasanudin
Ahmad Mukhlis Yusuf <[EMAIL PROTECTED]> wrote:Peserta milis wong Banten yg budiman,Iman Rosadi, politikus asal PDI-IP. Imam Rosadi wartawan senior. Dua orang yg beda.Salam,MukhlisStrategy Consulting
"we speak value creation"Timah Building, Suite 201
Jln. Iskandarsyah I/4
Jakarta 10260
Phone +62-21-7247430, Facs +62-21-7245321
email: [EMAIL PROTECTED],
http://www.strategi.co.id/----- Original Message -----From: [EMAIL PROTECTED]Sent: Monday, December 26, 2005 12:45 PMSubject: [WongBanten] Bukan Imam tapi IWAN ROSADI membantu Jayengrana mengusir Marissa Haque dari ruang kerja Marissa -- aneh kan???Bukan Imam tapi IWAN ROSADI membantu Jayengrana mengusir Marissa Haque
dari ruang kerja Marissa -- aneh kan???
> Kawan semua,
>
> Lengkap sudah rasa malu saya sebagai orang Banten. Tadi pagi saya lihat
> dua foto besar tentang keadaan sekolahan di Kabupaten Lebak yang dimuat
> Kompas. Lalu saya membaca lagi berita yang satu ini.
>
> Malu-maluin bener sih.
>
> Pro: Kang Iman, saya gak ngerti dengan paragraf ini: "Tapi setelah jumpa
> pers usai, Jayeng dengan dibantu Iman Rosadi kembali "menyerang"
> Marissa. Maka keributan kembali pecah untuk kedua kalinya dengan
> suasana lebih panas, namun tidak sampai terjadi bentrok fisik menyusul
> datangnya sejumlah polisi yang kemudian mengamankan ruangan Kabid"
>
> Anda kok "membantu" sih? Apakah Iman Rosadi yang dimaksud ini adalah
> Anda?
>
> Tabik,
>
> Bonnie
>
> Ragil Kuning <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> Updated: Kamis, 15 Desember 2005, 01:39
>
> Marissa Haque Cek-cok dengan Ketua DPD PDIP Banten
>
> Serang, Rabu
> Kirim Teman | Print Artikel
>
> http://www.kompas.com/gayahidup/news/0512/15/014038.htm
>
> Anggota Komisi IV DPR RI dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan
> (PDI-P), yang juga mantan artis Marissa Haque, Rabu terlibat cekcok
> adu mulut dengan Ketua DPD PDIP Banten, Jayeng Rana dan jajaran
> pengurus lainnya di Kantor DPD PDIP Banten di Serang.
> Jayeng tampak berang dan tidak senang melihat Marissa menggunakan
> kantor DPD untuk jumpa pers dalam rangka mengekspose kegiatannya
> selaku Wakil Ketua DPD PDIP Banten Bidang Kesra dan Pemberdayaan
> Perempuan.
> Kejadian itu berawal ketika Marissa mengundang wartawan pada pukul
> 09.00 WIB guna memaparkan kegiatannya menangani demam berdarah di
> Banten.
> Saat itu Jayeng yang menampakkan diri di pintu ruangan Bidang Kesra
> dan Pemberdayaan Perempuan langsung mendamprat Marissa seraya
> menudingnya telah menggunakan ruangan tersebut seperti layaknya
> ruangan milik pribadi.
> "Ruangan ini tidak hanya milik Anda, kami akan memasang meja.
> Hentikan kegiatan ini!," ujar Jayeng dengan nada meninggi.
> Marissa tetap menggelar jumpa pers dengan gaya lesehan, seraya
> menjelaskan programnya untuk membentuk satuan tugas (Satgas) tanggap
> darurat guna mengantisipasi berbagai penyakit serta pemberian
> kesempatan sekolah gratis pada anak keluarga miskin.
> Baru beberapa menit acara berlangsung, Jayeng kembali masuk dan
> menuduh Marissa telah membuat tindakan yang menyebabkan perpecahan
> di PDIP, termasuk soal pencalonan kepala daerah untuk Pemilihan
> Kepala Daerah (Pilkada) Banten tahun 2006.
> "Ke mana-mana anda terus menjelek-jelekkan DPD PDIP Banten. Jadi,
> cepat sudahi saja dulu acara ini!," tandasnya.
> Mendapat dampratan seperti itu Marissa tidak kalah sengit, dan
> anggota DPR RI itu langsung melayani Jayeng. "Saya ada di sini
> karena memiliki hak sebagai Wakil Ketua Bidang Kesra dan
> Pemberdayaan Perempuan sesuai dengan SK DPP PDIP. Ini juga rumahku,
> bukan hanya rumah Jayeng," kata Marissa, seraya balik menuding
> Jayeng telah membiarkan perahu PDIP digunakan kader partai lain
> dalam pencalonan Gubernur Banten hanya demi keuntungan pribadi.
> Untuk sementara ketegangan mereda karena Jayeng oleh pengurus lain
> digiring masuk ke ruangannya. Tapi setelah jumpa pers usai, Jayeng
> dengan dibantu Iman Rosadi kembali "menyerang" Marissa.
> Maka keributan kembali pecah untuk kedua kalinya dengan suasana
> lebih panas, namun tidak sampai terjadi bentrok fisik menyusul
> datangnya sejumlah polisi yang kemudian mengamankan ruangan Kabid
> Kesra DPD PDIP Banten.
> Marissa bersama timnya kemudian segera pergi dari tempat itu untuk
> menyerahkan bantuan buku ke perpustakaan "Rumah Dunia" yang
> merupakan perpustakaan milik masyarakat Banten.
>
> Sumber: Ant
> Penulis: Jy
>
> Berita Lain
>
> 15/12/2005, 01:34 wib
> BJ Habibie: Melihat Kebesaran Islam di Masjidil Haram
> 15/12/2005, 00:32 wib
> Andien, Pernah Dimaki Penyanyi Senior
> 14/12/2005, 18:21 wib
> PM Jepang Janji Masak untuk PM Malaysi
>
>
> Tetap Semangat Mencintai Banten!
>
>
>
> ---------------------------------
> YAHOO! GROUPS LINKS
>
>
> Visit your group "wongbanten" on the web.
>
> To unsubscribe from this group, send an email to:
> [EMAIL PROTECTED]
>
> Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
>
>
> ---------------------------------
>
>
>
>
>
> Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
Yahoo! DSL Something to write home about. Just $16.99/mo. or lessSend instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
Tetap Semangat Mencintai Banten!
YAHOO! GROUPS LINKS
- Visit your group "wongbanten" on the web.
- To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
- Your use of Yahoo! Groups is subject to the Yahoo! Terms of Service.
- Re: [WongBanten] Bukan Imam tapi IWAN ROSADI membantu... didin hasanudin
- Re: [WongBanten] Bukan Imam tapi IWAN ROSADI mem... Hendra Leo Munggaran
Kirim email ke
