Sungguh mengagetkan, ketika saya membaca berita di majalah Tempo edisi 2-8 Januari 2006 seorang pejabat di Sekretariat Wakil Presiden tertangkap basah membawa shabu-shabu. Astaghfirullah............
Makin merebaknya penggunaan shabu-shabu, ecstacy dewasa ini cukup memprihatinkan. Para pengguna bukan hanya melanda kalangan anak-anak muda saja, bahkan sudah merambah kepada orang2 dewasa, anggota DPR, Pejabat, Pengusaha.
Bisnis shabu2 atau ecstacy yang merupakan pil syetan atau barang haram dan dapat merusak saraf jiwa ini rupanya sangat menggiurkan bagi para penjualnya. Dari keberhasilan aparat penegak hukum menggerebk pabrik ecstasy di Serang Banten dan dibeberapa tempat lainnya, pengguna juga tempat-tempat transaksinya seperti kafe-kafe dan tempat hiburan lainnya, telah ditemukan jutaan butir ecstacy. Dari hasil operasi penegak hukum menjadi jelas, shabu-shabu, ecstacy atau bahan terlarang lainnya masuk ke Indonesia tidak lagi sekedar transit, tetapi sudah menjadi negara tujuan pasa obat-obat terlarang.
Menurut Dr. Dadang Hawari, psikiater dan pemerhati masalah ini menyatakan, bahwa Narkotika, Alkohol dan Zat Adiktif lainnya merupakan penyakit endemik dalam masyarakat modern dan industri. Suatu penyakit kronis yang berulang kali kambuh, dan merupakan penyakit perilaku atau gaya hidup manusia modern.
Shabu2, ecstacy adalah zat/bahan tidak termasuk narkotika atau alkohol, melainkan melainkan termasuk zat adiktif. Artinya zat yang dapat mengakibatkan adiksi (kecanduan/ketagihan dan ketergantungan), dan pengaruhnya terhadap otak sama dengan narkotika dan alkohol. Shabu2, ecstacy juga bukan nama obat yang dikenal di dunia kedokteran, melainkan nama yang dipakai di pasar gelap. Sama dengan nama lainnya semisal Inex, Speed dan lain sebagainya. Zat aktif yang dikandung dalam Shabu2, Ecstacy adalah amphetamine, yakni suatu zat tergolong stimulansia (perangsang). Dalam dunia kedokteran digunakan untuk mengobati penyakit hyperkinesia, depresi ringan, dan narkolepsi.
 
Wah gawat ya, Presiden dan Wakil Presiden kan masih waras. Coba bayangin oleh anda semua kalau Presiden dan Wakil Presiden gak waras, kayak apa jadinya Indonesia. Waras saja para pemimpin Indonesia udah ancur-ancuran.
 
Mari kita mawas diri dan jaga diri !
 


Saprudin

__________________________________________________
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com

Tetap Semangat Mencintai Banten!



SPONSORED LINKS
Indonesia visa Indonesia phone card Indonesia calling card
Indonesia travel Bali indonesia Indonesia


YAHOO! GROUPS LINKS




Kirim email ke