hehehe DPRD keparat....(hehehe gw gak
ikutan!!!)....alhamdulillah gw gak makan nasi
"aking",...tapi gak tau degh kalo nasinya
"akang"!hehehe...memang benar sich,fenomenanya di
daerah Serang,sejauh penglihatan saya,setiap saya
berjalan jalan,atau setiap pulang kampung dari
menuntut ilmu di "kota orang".daerah "main way" kota
serang,perempatan "traffic light" Kebon Jahe,Pisang
Mas,selalu ada beberapa pengemis yang berdiri di
"trotoar",sambil memperlihatkan wajah memelasnya dan
dengan tangan menadah meminta minta,dan anehnya,mereka
merupakan anak anak yang masih sekolah (aktif).setiap
saya pulang,dan melewati daerah tersebut,saya
menanyakan kepada mereka,"kenapa mereka tidak
sekolah?" mereka menjawab,"kami sudah sekolah tadi
pagi,namun sekarang waktunya mencari uang untuk
makan".HERAN!!!! kemana orang tuanya?"ngapain" aja
kerjaan orang tuanya?kemana dana bantuan pemerintah
untuk rakyat miskin?!padahal,yang saya tahu,BANTEN itu
DAERAH yang KAYA akan segala galanya (termasuk
KKN!)Bener juga apa kata lagunya "yang kaya makin kaya
yang miskin makin miskin"hehehehe....kaya lagunya
siapa tuh?!(kelalen!)Mendingan Uang Makan Pejabat DPRD
Sebagian Untuk Beli Beras,trus Di Bagi Bagikan Untuk
Orang Orang Miskin,Supaya Mereka Juga Bisa Makan Enak
Seperti Mereka Yang Berada Di DPRD....('gak mungkin
banget!!kecuali mereka di "bugilin" dulu)
wakakakakaka! ( gw gak ikutan lageee!!!)
--- ana satriana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> OMG!! bayangkan dengan RAPBD banten yang
> menganggarkan bermilyar2 rupiah hanya untuk biaya
> makan pejabat dan anggota dprd keparat
>
> Pedje <[EMAIL PROTECTED]> wrote: BERAS TAK TERBELI,
> RATUSAN WARGA SERANG KEMBALI MAKAN
> NASI BEKAS
>
>
> Serang (ANTARA News) - Ratusan keluarga (KK) di
> sepanjang pantai utara
> Kabupaten Serang, Banten, kembali mengkonsumsi nasi
> bekas (sekul aking) yang
> semula untuk makanan bebek dan ayam karena mereka
> tidak mampu membeli beras
> yang harganya kini lebih Rp 5.500, per kilogram.
>
> "Beras yang berharga Rp3.000 saja kami tidak kuat
> beli, apalagi sekarang
> Rp5.000, per kg," kata Samsuri (53), warga Desa
> Sawahluhur, Kecamatan
> Kasemen, Kabupaten Serang, kepada ANTARA, Jumat.
>
> Hasil pantauan menunjukkan, kebanyakan warga membeli
> sekul aking dengan
> harga Rp1.000, per liter dari pedagang keliling.
>
> Sekul aking merupakan nasi bekas yang dikeringkan,
> kemudian dimasak kembali
> seperti menanak beras untuk dijadikan nasi.
>
> Sebelum dimasak menjadi nasi, sekul aking itu harus
> dicuci 3-4 kali agar
> kandungan racunnya hanyut terbawa air hingga air
> bekas
> cucian `sekul aking`
> berwarna cokelat dan bercampur berbagai kotoran.
>
> Sementara sekul aking itu sendiri sudah kehilangan
> sari patinya dan hanya
> tinggal ampas semata hingga tampak sudah layu.
>
> Sekul aking tersebut mulai dikonsumsi sejumlah warga
> yang tinggal di
> sepanjang sisi Utara dan Timur Kota Serang mulai
> dari
> Karanghantu, Pontang,
> Tirtayasa dan sebagian Tanara.
>
> Sebagian besar warga pengkonsumsi sekul aking
> tersebut
> berprofesi sebagai
> nelayan dan buruh tani yang tergolong dibawah garis
> kemiskinan dengan
> penghasilan yang tidak menentu.
>
> Bagi nelayan, sebagian besar mereka tidak mampu lagi
> melaut sejak Bahan
> Bakar Minyak (BBM) dinaikkan pemerintah hingga 120
> persen hingga
> mengakibatkan ongkos melaut yang semula Rp800.000
> per
> kapal kini Rp2 juta
> per kapal, sementara harga jual ikan tidak mengalami
> kenaikan secara
> berarti.
>
> Untuk bisa mempertahankan hidup sebagian nelayan
> beralih profesi menjadi
> tukang becak, kuli angkut di pasar dan buruh
> bangunan.(*)
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam
> protection around
> http://mail.yahoo.com
>
>
> Tetap Semangat Mencintai Banten!
>
>
>
> SPONSORED LINKS
> Indonesia visa Indonesia phone card
> Indonesia calling card Indonesia travel Bali
> indonesia Indonesia
>
> ---------------------------------
> YAHOO! GROUPS LINKS
>
>
> Visit your group "wongbanten" on the web.
>
> To unsubscribe from this group, send an email
> to:
> [EMAIL PROTECTED]
>
> Your use of Yahoo! Groups is subject to the
> Yahoo! Terms of Service.
>
>
> ---------------------------------
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Yahoo! Autos. Looking for a sweet ride? Get
> pricing, reviews, & more on new and used cars.
__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
http://mail.yahoo.com
Tetap Semangat Mencintai Banten!
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/