Pada hakekatnya usaha Australia dengan memberikan visa bagi 42 orang warga
Papua merupakan bentuk provokasi terhadap kedaulatan NKRI.
Pepatah Arab mengatakan : "Jika musuh berbuat jahat kepadamu, maka berdoalah
kepada Allah, agar didalamnya ada kebaikan untukmu".
Gelombang kebangkitan yang akan mengarah kepada kemajuan pemikiran, bila
setiap hati, cita-cita dan lidah berdo'a mohon kebaikan dan kemajuan, tetapi
kekalahan dialami, sebaliknya kemenangan kaum agressor telah melampaui batas,
maka kita selalu ketakutan setiap waktu. (takut investor tidak datang, takut
embargo ekonomi, takut itu, takut ini dll).
Indonesia sebagai mayoritas penduduknya muslim mengalami kekalahan karena
kita bertumpu kepada akal terbatas, kita tinggalkan gudang ilmu dan hikmah (Al
Qur'an dan Al Hadits).
Kita berteman, bermusyawarah dengan kaum non muslim, itulah yang akan
menambah problema dan kesulitan kita, karena mau menerima pemikiran kaum
sekuler dan non muslim. kita tidak mencari cahaya syariat (peraturan yang benar
tetapi menerima pemikiran kaum sekuler dan non muslim.
Ummat Islam yang memegang teguh dan berpedoman kepada Al Qur'an dan Al
Hadits, Insya Allah akan mendapatkan keselamatan serta mendapatkan petunjuk
dari Allah sebagaimana firman-Nya dalam Al Qur'an surat Al Isra : 9 yang
artinya : "Sesungguhnya Al Qur'an akan menunjuki ke jalan yang lebih mantap".
Bersamaan dengan adanya masalah (tantangan) sebagai pribadi maupun sebagai
anggota masyarakat, sesungguhnya ajaran Al Qur'an dan Hadits akan lebih
berfaedah, dan setiap orang yang kembali kepada petunjuk Al Qur'an dan Hadits,
tidak akan merugi dalam upaya mencapai cita-cita.
"Siapa saja yang mengikuti petunjuk-Ku, maka tidak akan sesat dan tidak akan
celaka" (Thaha : 123).
Kita merasa sedih melihat negara kita yang selalu didera oleh bermacam
persoalan, mulai dari krisis ekonomi, kemerosotan moral, musibah bencana alam,
tsunami dan pemberontakan separatis serta adanya intervensi pihak luar.
Meskipun jumlah ummatnya mayoritas muslim, sumber daya alam melimpah, tatapi
wajiblah bagi kita untuk berpikir tentang sebab2 penyakit dan cara
mengobatinya, untuk merubah situasi kondisi yang menimbulkan negara Indonesia
yang mayoritas muslim mengalami banyak penderitaan,
Pada hakekatnya orang-orang kafir telah bersatu, dari Australia, Jepang,
Amerika hingga daratan Eropah mereka memusuhi Islam dengan beberapa tuduhan
dand tudingan.
Hal ini telah diisyaratkan oleh Rasulallah dalam sabdanya : "Hampir seluruh
bangsa-bangsa non Muslim memperebutkan kamu, bagaikan berebutnya rayap pada
piring makanan; Salah seorang sahabat bertanya : Apakah karena kami minoritas
(sedikit) di waktu itu ya Rasulallah ? Beliau menjawab : Bahkan kamu waktu itu
mayoritas (banyak). Tetapi kamu bagaikan buih air banjir, dan Allah telah
mencabut rasa ketakutan dari hati musuh-musuh kamu dan melemparkan Al-Wahn
kedalam hati kamu; Mereka bertanya : Apakah Al Wahn itu ya Rasulallah ? Beliau
menjawab : Cinta kepada dunia dan takut kepada kematian". (HR. Sunnan Abu Dawud
dan Abdullah Ibnu Umar).
Dalam kehidupan dan kenyataan, secara fakta sikap orang-orang non muslim
selalu bersikap dan bertindak zalim kepada Ummat Islam, meskipun pengakuan
orang-orang kafir, mereka adalah orang-orang yang memiliki peradaban, tetapi
mereka sebetulnya lebih jahat.
"Sesungguhnya sejahat-jahat yang melata disisi Allah adalah mereka yang
kafir, mereka tak beriman; Mereka berjanji diantara mereka, kemudian mereka
melanggar janji mereka disetipa waktu; sedang mereka itu tidak bertaqwa; Jika
kamu menjumpai mereka di dalam peperangan, maka tumpaslah mereka dengan
sehabat-hebatnya, hingga orang dibelakang mereka lari tunggang langgang;
Mudah-mudahan mereka yang dibelakang itu mengambil peringatan; Dan jika engkau
takut penghianatan dari suatu kaum, maka tolaklah janji itu kepada mereka
dengan jalan yang baik; Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang
berkhianat" (Al Anfal : 55-58).
"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil teman setia dari
orang-orang yang lain (yaitu non Muslim atau kafir) dari kamu; Mereka tak akan
berhenti memberi kemudaratan (kesukaran dan penderitaan) kepadamu; Mereka
menginginkan kesengsaraan bagi kamu; Sesungguhnya telah nampak kebencian dan
mulut-mulut mereka, dan apa yang tersembunyi di dalam dada mereka lebih besar
lagi. Sesungguhnya telah kami nyatakan kepada ayat-ayat Kami, jika kamu
orang-orang berakal" (Ali Imran : 118).
Peledakan bom nuklir adalah hak setiap ummat manusia untuk membela diri
termasuk negara Indonesia, tidak ada jalan lain selain mempersiapkan diri untuk
bertahan membela diri dari rongrongan pihak luar terutama menghadapi arogansi
barat. Firman Allah : "Dan siapkanlah olehmu apa yang kamu sanggupi, dari alat
kekuatan senjata dan kuda-kuda yang ditambatkan untuk menghadang musuh".
Yang dimaksud dengan kekuatan dalam Firman Allah tsb di atas adalah apa saja
yang dapat dipergunakan untuk mengalahkan musuh, seperti rudal penjelajah antar
benua, bom nuklir. Karena itu setiap negara Islam termasuk INdonesia yang
mayoritas muslim wajib dan boleh mempunyai kekuatan nuklir, jika ummat Islam
tidak mempersiapkannya, maka sesungguhnya hal itu bertolak belakang dengan
kewajiban berikhtiar membela dan mempertahankan diri.
Kepemilikan bomb nuklir akan membuat rasa takut musuh-musuh Allah dan
musuh-musuh kaum muslimin. Allah mengetahui perbuatan-perbuatan musuh-musuh Nya
dan musuh2 kamu, dan setiap apa yang kamu infaqkan (sumbangkan) dari sesuatu di
jalan Allah (fii sabililah), maka kamu akan mendapatkan kebaikan dan kamu tidak
akan dianiaya.
Manfaat apabila INdonesia memiliki bom nuklir :
1. Menakut-nakuti aliansi barat (Australia) agar tidak melakukan maksud dan
niat jahatnya menyerang dan mengobok-obok keutuhan NKRI.
2. Musuh akan sangat mungkin melakukan kejahatan, karena lemahnya Indonesia.
Dengan demikian kaum non Muslim aliansi barat (Australia) tidak akan mungkin
mengintervensi Indonesia, jika Indonesia memiliki kekuatan senjata nuklir.
3. Ajaran berinfaq dijalan Allah tidak akan hilang dan sia-sia, dan tidak
akan merugikan kaum muslimin yang berinfaq, bahkan akan mendapatkan balasan
dari Allah Swt di dunia dan di akhirat.
"Jika mereka memerangi kamu, maka perangilah mereka, begitulah balasan untuk
orang-orang kafir" (Al Baqarah : 191).
"Dan perangilah mereka, hingga tak ada lagi fitnah (menyebarkan syirik atau
usaha menyesatkan manusia), dan supaya agama itu semata-mata bagi Allah;Jika
mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah senantiasa melihat
apa yang mereka kerjakan; Dan jika mereka berpaling, maka ketahuilah olehmu.
Allah adalah penolong. Dialah sebaik-baik pengendali urusan dan sebaik-baik
penolong" (QS. Al Anfal : 39-40).
Jkt 7/4/06
Saprudin
---------------------------------
Apakah Anda Yahoo!?
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
[Non-text portions of this message have been removed]
Tetap Semangat Mencintai Banten!
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/