------------LIUER---------------- --- dian agusdiana <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
> walahhh ada yang pundung. > Mas SP, kl buat saya ketika ada orang yang bilang > kita > rendahan. ada baiknya kita terangkan lebih detail > dan > menggunakan kata2 yang sederhana supaya apa yang > kita > maksud atau kehendaki dapat dimengerti oleh lawan > bicara kita, tidak lagi kita melukis lukis > permukaannya. mari kita bahas isinya. > > mengenai polemik RUU APP, pendapat saya: > islam memang mengatur tentang aurat. tapi masalahnya > ini adalah bukan negara islam. walaupun mayoritasnya > adalah islam. sehingga tidaklah sederhana ketika > kita > menerapkan undang-undang dengan semangat islam pada > negara yang bukan islam. apalagi jika undang-undang > tersebut lebih banyak mengatur tentang perempuan, > ketimbang laki-laki. padahal kejahatan tidak > bersumber > pada perempuan. kriminal tidak mengenal jenis > kelamin. > jika dilihat dari asas hukum pidana, ada 2 asas yang > hendak diterobos oleh RUU APP. pertama, tidak dapat > dijadikian suatu perbuatan yang sudah dianggap > lumrah > oleh suatu masyarakat. kelihatan paha, dan sebagian > dada sudah dianggap lumrah dalam budaya kita, saya > tidak melihatnya dari mana asal penerimaan tersebut, > krn di desa pun kebaya memperlihatkan lekuk tubuh > perempuan, dan itu dianggap lumrah. jika dikota, > model > pakaian perempuan kantoran banyak yang > memperlihatkan > sebagian paha dan dada. artinya sebagian masyarakat > tidak memandang hal tersebut sebagai perbuatan jahat > atau sebagai pelanggaran. jika itu kemudian > dikriminalisasi (perbuatan itu kemudian dilebel oleh > negara sebagai kejahatan) maka akan susah > penerapannya, sehingga tidak efektif. akan > dibutuhkan > Lapas (lembaga pemasyarakatan) yang banyak jika > negara > memaksanakan kehendaknya. kan lucu jika sebagian > perempuan dipenjara. > yang kedua, jika tujuan dari penerapan RUU APP > adalah > untuk melindungi perempuan dari kejahatan susila > semacam perkosaan, maka tidak dapat > mengkriminalisasi > suatu perbuatan yang tidak berkaitan langsung dengan > kejahatan tersebut. analogi tidak dapat dijadikan > dasar untuk kriminalisasi. jika cara berpikir ini > terus dilanjutkan secara ekstreem maka akan > diperoleh > sumber dari segala sumner adalah Tuhan. kan jadi > lucu > jika kita juga mengkriminalisasi Tuhan. "niat jahat" > tidak dapat dipertanggung jawabkan pada pihak lain > yang tidak berbuat. > bagaimana bung SP. > mari kita pelan2 membahasnya. > piss ah. > > --- SP Saprudin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > saya tidak mau basa basi, ringkas cerita, Islam > > memang selalu dijadikan sasaran ejekan, dan siapa > > saja melontarkan berbagai macam persepsi tentang > > Islam itu "sah-sah saja". Hal ini hanya > membuktikan > > betapa telah amat kental pengetahuannya yang > parsial > > terhadap Islam tsb. > > Walau demikian ada dua katagori besar tentang > > image Islam dimata orang-orang macam itu, yakni : > > pertama memang buta terhadap apa sesungguhnya > > (tentang) Islam sehingga komentar-komentar > > sehari-hari tentang Islam yang mereka terima : > > lihat, dengar ditengah masyarakat hanya > memperkental > > gambaran kelam tentang Islam itu.Kelompok ini > > menjadi jumlah terbesar. Mereka benar-benar buta > > terhadap : apa, siapa, mengapa dan bagaimana yang > > sebenarnya tentang Islam. Walau orang macam ini > > sudah mencapai tingkat pendidikan tinggi, > katakanlah > > sebagai doktor, intelektual besar dan ternama dari > > sebuah universitas bergengsi, tapi tetap saja > orang > > macam ini hakitnya termasuk kelompok yang tidak > > memahami apa sesungguhnya tentang Islam secara > > objektif. Ketika kepada orang macam ini dijelaskan > > secara gamblang apa sesungguhnya tentang Islam > > sampai detail, rata-rata orang macam ini akan > > terkejut. Katagori kedua adalah orang-orang yang > > sedikit jumlahnya, yakni terdiri dari orang-orang > > yang persis > > tahu apa, siapa, mengapa dan bagaimana Islam, > namun > > orang macam ini justru membenci Islam secara > > sengaja. > > > > Komentar-komentar orang macam ini tidak jauh > > dengan perkataan : Hey, shut up, will you !! There > > in no God ! He does not exist ! Ask you God, if He > > exist, to come here, to solve all the problem we > > have now ! Ask Him to Ask Him !! You will go to > hell > > !! > > > > Ok Ucu, don't judge any faith by what the > > followers are doing, but by what the faith teaches > > them do". > > > > Thank you. > > > > > > > > ucu jauhar <[EMAIL PROTECTED]> menulis: > > Ah, ternyata Islam Saprudin seperti iklan kredit > > di TV > > dan media cetak. Mudah dan ringan. > > > > Makanya tak salah kalau saya katakan bahwa si > Snouck > > itu di Indonesia banyak penggemarnya. Dan itu > > terbukti. > > > > --- SP Saprudin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > > > > Bismillahirrahmanirrahim > > > Assalamualaikum wr. wb. > > > Maaf saudara-saudaraku, banyak sebab kenapa > > orang > > > mudah terserang alergi. Orang mudah terkena > > alergi, > > > bisa disebabkan karena pengaruh dari makanan > atau > > > pengaruh cuaca dingin bahkan mungkin alergi > kepada > > > cuaca panas. Bisa juga alergi terhadap > > > nasihat-nasihat orang lain yang berisi kebaikan. > > > Bisa juga alergi karena disebabkan sudah > > > terkontaminasi oleh penyakit hipokrit akibat > > terlau > > > sering menghirup udara materialisme, sekulerisme > > dan > > > udara-udara lainnya yang dianggap sejalan dan > > > senapas dengan nafsunya. > > > > > > Sekali lagi maaf saudara-saudaraku, pada > > > kesempatan ini menghadapi libur tiga hari, saya > > > ingin bicara tentang Islam sebagai agama yang > > mampu > > > kita laksanakan. Kenapa hal ini perlu saya > > bicarakan > > > dalam tulisan ini ? (sebagai salah satu > penangkal > > > alergi...he.he...he..Islam lagi Islam lagi). > > > Sebab, tidak sedikit manusia yang mengaku > ummat > > > Islam yang terbuai oleh nafsu dan dugaan yang > > keliru > > > yang berpandangan bahwa Islam adalah agama yg > > berat, > > > agama yg aturan-aturannya sulit dilaksanakan. > > Kenapa > > > pandangan yang keliru itu bisa terjadi ? > > Penyebabnya > > > boleh jadi karena kurangnya pemahaman dan > > > penghayatan terhadap Islam, atau boleh jadi > karena > > > keliru membandingkan Islam dengan agama-agama > lain > > > dengan perbandingan parsial (sepotong-sepotong) > > yang > > > tidak utuh. > > > bertolak dari pemahaman dan penelitian kita > > > terhadap seluruh aspek ajaran Islam kita dapat > > > katakan Islam adalah agama yang mudah dan tidak > > > banyak beban. Mudah, berarti agama yg kita anut > > dan > > > yakini ini tidak sulit untuk dipahami dan tidak > > > sulit pula untuk diamalkan. tidak banyak beban, > > > berarti semua beban tugas yg dipikulkan Allah > > kepada > > > kita masing-masing adalah beban yang tidak > banyak, > > > beban tugas yg berada dalam kada kemampuan itu > > untuk > > > melaksanakannya. kalau ada pendapat yg > mengatakan > > > Islam adalah agama yang sulit, maka pendapat itu > > > hanyalah pandangan yang mempersulit diri sendiri > > > akan hal yang sebenarnya tidak sulit. artinya, > ada > > > semacam trauma pada sebagian orang yang selalu > > > menilai sulit terhadap hal-hal yang mudah, suatu > > > penyakit kejiwaan yang perlu dikikis habis dari > === message truncated === __________________________________________________ Do You Yahoo!? Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around http://mail.yahoo.com Tetap Semangat Mencintai Banten! Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/ <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
