Sony bin Haji Chasan bin Teu Teurak dikadek!
   
  Tengkyu untuk klaimnya (tapi eweuh recehan yeuh, Son..kumaha??hihiiih)
   
  Puguh heuheuh.. Alhamdulillah, Son... setelah saya memasuki dunia hiburan, 
saya sukses jadi selebritis. Digosipin sana-sini, ada yang miring, ada 
mencong...hehehe Kamari oge saya talkshow di TV jeung Mak Lampir dan Nyi 
Blorong.. sekarang saya akan membintangi film layar lebar: "Kembalilah Engkau 
Wewe Gombel" akan diputar di bisokop mulai tanggal 27 Suro.
   
  Berminat jadi bintangna, Son? Asana mah aya keneh peran jadi anakna pocong, 
sugan wae ente cocok dicasting...huehuehuehue...
   
  tring....leungit deui,
   
  Bonnie

sony harseno <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
          wah bung, dikau sukses jadi selebritis yah, sering
kali digosipin. manusia ahli sejarah (klaim saya)
ditakdirkan memikul sejarahnya sendiri, enak betul kau
punya hidup..hehehehe

saya juga mau klarifikasi bung, saya bukan sony bin
ugm, tapi saya sony bin haji chasan, jawara tea!!!

salam

--- "Daday Rahmat Hidayat S, SE" <[EMAIL PROTECTED]>
wrote:

> 
> Terima kasih n hatur nuhun Kang Bonnie atas
> klarifikasinya. Begitulah cara 
> seorang sejarahwan menjelaskannnya. Semoga saja
> bermanfaat.
> Sesuai usul saya, bagaimana kalau bikin fiksi
> sejarah, yang settingnya tatar 
> Banten dan sekitarnya. Kalau di Jawa tengah ada
> "apai di Bukit Menoreh" , 
> mungkin kalau di Banten judulnya, "Mendung di Gunung
> Karang". Isinya bisa 
> saja kenyataan zaman sekarang dengan setting zaman
> dulu kala. Saya juga 
> teringat sorang penulis, yang karangannya sering
> dimuat di Majalah "STOP" 
> dan "SENANG" namanya Hino Minggo. Kalau bikin cerita
> settingnya kota Serang 
> dan sekitarnya.
> Terima kasih
> Wassalam.
> DRH
> ----- Original Message ----- 
> From: "Boni Triyana" <[EMAIL PROTECTED]>
> !
> 
> 
> >
> > Kawan,
> > Maaf baru saya balas.
> >
> > Pro: Kang Daday, saya tidak pernah menyebut diri
> saya ahli sejarah. Kalau 
> > dulu saya kuliah sejarah, iya. Kalo setelah lulus
> kuliah saya jadi 
> > sejarawan, itu benar. Tapi kalo jadi ahli sejarah,
> saya tak pernah 
> > mengklaim itu.
> >
> > Bung Firman, saya mengenal Anda sebagai penulis
> berbakat. Saya membaca 
> > karya Anda, "Sayap-sayap Ababil." Bagus, amat
> bagus karya Anda. Teruskan!
> > Saya tahu Anda adik kelas saya, tapi kita tak
> terlalu saling mengenal.
> >
> > Yang paling membuat saya kaget: Anda mengatakan
> saya pernah bekerja 
> > sebagai asisten pengajar di FIB-UI??? Dan
> pernyataan itu dikemukakan oleh 
> > Anda seolah saya yang mengatakan itu: JADI ASISTEN
> PENGAJAR DI UI. Mungkin 
> > Anda terlambat masuk milis, dan lebih percaya
> "ceunah" daripada 
> > membuktikan sendiri.
> >
> > Tidak pernah sekalipun saya mengaku2 sebagai
> ASISTEN PENGAJAR DI UI. 
> > Harap diketahui, saya alumnus Undip, mana mungkin
> bisa jadi asisten 
> > pengajar di UI. Itu ngaco! Jelas saja Endang,
> kawan Anda itu, tak kenal 
> > saya. Karena toh memang saya tak pernah ngajar di
> sana.
> >
> > Kalau saya pernah bekerja sebagai asisten
> peneliti (untuk Asvi Warman 
> > Adam) di LIPI itu benar. Silahkan saja Anda tanya
> ke LIPI, Lantai 11, 
> > Pusat Penelitian Politik, Jl. Gatot Subroto Kav.
> 11 -12. Kalo dari 
> > tanabang, Anda pake metromini 604. Turun di depan
> Planet Holywood atau 
> > Hotel Kartika Chandra. Nyebrang, lantas jalan ke
> kiri. Nah ada gedung 
> > bundar di sana. Masuk saja, naik lift ke lt. 11.
> Tanya saja kepada 
> > Dhurorudin Mashad (Kordinator pnelitian, Kabid
> Tata Operasional), apakah 
> > yang namanya Bonnie Triyana yang orang
> Rangkasbitung itu pernah kerja di 
> > LIPI sebagai asisten peneliti? Jangan tanya sama
> Endang, kalaupun ada nama 
> > Endang, itu Endang Turmudi. Dia di Lantai enam,
> peneliti PMB-LIPI. Pasti 
> > dia juga tak kenal aku, dan kalau jawabannya
> negatif, bisa runyam 
> > urusannya. Kini kontrak saya sudah habis, setelah
> bekerja selama 1 tahun 
> > di sana.
> >
> > Nah, supaya gak simpang siur lagi tentang di mana
> saya beraktivitas, saya 
> > akan tambah lagi: sekarang saya bekerja di Harian
> Jurnal Nasional 
> > (Jurnas) sebagai asisten redaktur (reporter
> senior). Kalau masih gak 
> > percaya silahkan tanya saja, jangan ke Endang
> lagi! Endang mah pasti gak 
> > tahu, kasihan dia kalau disuruh mencari tahu saya
> terus.Apalagi sampai 
> > bikin "Oning Watch," hihihihihi.... Nanti akan
> timbul fitnah lagi. Koran 
> > ini Pemrednya Ramadhan Pohan, dulu koresponden
> Jawa Pos di Washington. 
> > Juga ada Taufik Rahzen di sini. Kalau masih
> simpang siur, main saja ke 
> > kantor Jurnas. Dari Tanabang, naik bus ke
> Rawamangun. Alamatnya jl. Pemuda 
> > No. 34, sebelah kiri kalo dari Pramuka, sebelah
> kanan kalo dari Pulo 
> > Gadung. Paling 100 meter dari perempatan Arion
> Mal.
> >
> > Kalau Anda mau nulis, silahkan kirimkan saja
> cerpennya ke sini, siapa 
> > tahu saya bisa bantu, juga untuk yang lain (bageur
> pan aing!).. kirim saja 
> > ke [EMAIL PROTECTED] atau
> [EMAIL PROTECTED] Lumayan honornya, 
> > beneran neh..
> >
> > Kemudian, Asal Bung Firman tahu, saya tidak
> pernah menyatakan keluar dari 
> > Tim Penulisan sejarah Rangkas!!! Masuk saja tidak,
> bagaimana mau disebut 
> > keluar???? Kalo sebagai konseptor ya! Sebagai
> peneliti yang masuk Tim, 
> > wah.. gak tuh. Mungkin lebih lengkap tanyakan Pak
> Amir (Asda 2), dia 
> > mungkin lebih tahu. Apalagi karena urusan gak
> kebagian jatah??? 
> > Wah..wah...wah... Anda kemakan omongan gak bener
> neh... Lagipula ada 
> > hikmahnya pekerjaan itu tak saya pegang: pertama,
> akan mengganggu 
> > pekerjaan saya di Jakarta, kedua, banyak omongan
> gak bener yang akan 
> > melayang kepada saya. Seratus-dua ratus juta mah
> kecil, bung.. (saya 
> > bicara dari sudut pandang Soeharto).
> >
> > Tanya saja Bung Tebe tentang hal ini. Dia juga
> tahu asal-usulnya. Dan 
> > keterangannya dijamin bukan ceunah!!!
> >
> > Anda harus menyesuaikan dengan iklim diskusi di
> milis ini. Tanya Bung 
> > Saprudin atau Bung Sony bin UGM atau malah Kang GG
> sendiri (anu sok 
> > pundungan..hihiihi soryy coy..), sehebat apa debat
> dan pertentangan kita 
> > di milis ini, toh tak sampai menghujam domain
> private orang. Bung, Anda 
> > masih muda, demikian saya. Orang Belanda bilang:
> "Met het warm hart, en 
> > een koel hofdt," hati boleh panas, kepala harus
> tetap dingin. Kalo sekedar 
> > celetak-celetuk humor iseng mah jangan sampai
> membuat Anda jadi reaksioner 
> > begitu... biasa ajaaaa lageeeeeeeee....
> >
> > Beginilah yang membuat saya kapok "berbakti" di
> kampung sendiri. Belum 
> > lagi layar terkembang, gelombang hinaan datang
> mengguncang.... hihihiih 
> > asoy geboy ah...
> >
> > Tabik,
> >
> > Bonnie,
> > Orang Lembur Rangkas di Batavia, bukan asisten
> pengajar UI, bukan anak 
> > Tryana Syam'un, gak pernah nerima uang 280
> jutaaaaa...(masih ada lagi yang 
> > perlu diklarfikasi??), gak begitu mendalami
> filsafat (dua rius ieu mah..)
> >
> > "Daday Rahmat Hidayat S, SE" <[EMAIL PROTECTED]>
> wrote:
> >
> > Saya setuju dengan ungkapan Kang Saprudin, tapi
> saya juga agak penasaran,
> > maka untuk menghindari ghibah, tidak ada salahnya
> Kang Boni diberi
> > kesempatan hak jawab, sebagai klarifikasi. Tapi
> ulah panas kitu, ieu mah
> > sakadar, ngabuktikan siapa gerangan Kang Boni anu
> piawai dalam hal 
> > sajarah.
> > ....sok Kang Boni silakan mungkin bisa memuaskan
> rekan Firman yang sesama
> > alumni dan sealmamater... .
> > OOT, , saya memimpikan ada -pengarang atau
> siapapun dari Banten yang bisa
> > membuat cerita Fiksi yang berdasarkan sejarah...
> sepertinya perlu 
> > kolaborasi
> > antara sejarahwan yang ngerti babad Banten, terus
> dirangkaikan cerita yang
> > settingnya Banten, pada zaman dulu, tapi
> atmospherenya zaman kiwari...
> 
=== message truncated ===

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 


         

 Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

[Non-text portions of this message have been removed]



Tetap Semangat Mencintai Banten! 
Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
    http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
    [EMAIL PROTECTED]

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
    http://docs.yahoo.com/info/terms/
 



Kirim email ke