MAJALAH HIDAYAH DAN TABLOID porno POP,TERNYATA SAUDARA KANDUNG
Saya sangat khawatir dengan perkembangan "Islam Belatung" yang cukup pesat
sekarang ini. Yang saya maksud dengan "Islam Belatung" adala h Islam yang
digambarkan melalui cerita teror-horor seperti "belatung keluar dari perut
si fulan karena melakukan dosa anu" atau "kuburan tak mau menerima jasad
si fulan karena dosa anu" dan cerita2 semacamnya. Maaf jika istilah saya
untuk menggambarkan 'Islam' yang disampaikan dengan cara itu cukup kasar,
sebab saya kira cerita2 demikian sesungguhnya dusta dan hanya menodai
kesucian dan kemurnian Islam yang "sejati". Cerita2 itu sekadar sampah,
yang karena ketidaktahuan umat Islam, kemudian menjadi seolah-olah kisah
agung yang wajib diketahui semua muslim yang saleh..
Sekitar dua-tiga tahun lalu, saya masih ingat persis seorang teman yang
juga alumni HMI Bogor pernah bercerita kepada saya. Dia waktu itu reporter
majalah Gatra dan sedang dit ugaskan untuk menginvestigasi majalah
Hidayah-Intisari Islam, sebab majalah tsb dianggap fenomenal. Dalam arti,
oplag-nya besar meskipun usianya relatif baru beberapa tahun. Ketika datang
ke kantor majalah Hidayah, ia sempat kebingungan karena tempat yang
didatangi ternyata kantor tabloid Pop, tabloid porno. Hampir balik lagi
karena menyangka salah alamat, ia tanya orang2 di tempat itu.
Ealah... ternyata kantor Hidayah letaknya juga di tempat yang sama. Ia
penasaran, mengapa tabloid dari 'aliran' berbeda bisa menempati kantor yang
sama? Selidik punya selidik, ternyata penerbit keduanya sama, yaitu PT
Varia Pop Nusantara.
Setelah mendengar cerita dia, saya cek dengan melihat nama penerbit pada
majalah dan tabloid tsb. Astagh firullah, ternyata sama... PT Varia Pop
Nusantara.. Silakan teman2 juga cek langsung.
Teman saya juga sempat bertanya kepada pimred Hidayah waktu itu, apakah
cerita yang ditampilkan dalam Hidayah benar adanya. Dijawab, bahwa cerita2
tsb diperoleh reporter Hidayah dari masyarakat.
Benar tidaknya wallahu a'lam!
Kesimpulan saya:
1. Karena penerbitnya sama, sebenarnya tujuan Hidayah dan Pop juga sama,
yakni, mencari untung sebesar2nya. Bedanya, Pop mem bidik pasar pria2
mesum, sedangkan Hidayah mentargetkan pasar kaum muslim kebanyakan. Saya
tidak tahu seberapa besar jumlah pria mesum yang suka Pop. Tetapi, jumlah
kaum muslim yang bisa dipikat dengan cerita2 horor yang ditampilkan
Hidayah, saya yakin sangat banyak. Terbukti, Hidayah dibeli banyak orang.
2. Strategi yang digunakan penerbit tsb adalah "mengalalkan segala cara".
Porno atau 'Islami', selama itu menguntungkan, sikat teruss...
3. Ada kemungkinan, keuntungan dari Hidayah digunakan untuk mensubsidi Pop.
(Pop butuh subsidi karena kalah bersaing dengan media porno sejenis,
menurut info seorang teman yang lain). Jadi kalau kita beli Hidayah, sama
saja mensupport Pop.
4.Asumsi saya, siapapun di balik majal ah Pop adalah manusia bejat moral.
Tidak logis jika manusia semacam itu, melalui majalah Hidayah-nya, punya
niat baik untuk mendakwahkan Islam yang benar.
5.Majalah Hidayah adalah majalah tipu2 dan menyesatkan umat Islam. Demikian
pula majalah sejenis yang akhir2 ini bermunculan. Saya bertanya-tanya,
apakah kyai2 kita tidak tahu hal ini? Dalam rubrik konsultasi majalah
Hidayah, salah satu pengisinya adalah Kyai Ali Yafie, kyai sepuh yang tak
diragukan lagi kualitas keilmuannya terutama dalam bidang ilmu fiqih.
(Dalam versi Hidayah sekarang, juga ada Ust Arifin Ilham ulama2 lain yang
cukup terkenal). Saya tidak pernah mendengar Nabi mengajarkan Islam dengan
cerita2 horor. Kalaupun ada dalam Quran hanyalah cerita2 tentang neraka,
tak lebih dari itu. Islam yang disampaikan Nabi adalah Islam yang penuh
hikmah dan mauidzah.
Best Regard,
<http://www.lge.com/images/top_pic_lglogo.gif>
http://www.lge.com/images/top_pic_lglogo.gif
Agus Syarif M.
Six Sigma Black Belt
PT. LG Electronics Indonesia
Jln. H. Tabri No.1 Cirarab Tangerang 15820
Phone +62215978320 Ext. 356
+62215979639 (Direct)
Mobile +6281317822308
Mail <mailto:[EMAIL PROTECTED]> [EMAIL PROTECTED]
Hotmail agus.sm
[Non-text portions of this message have been removed]
Tetap Semangat Mencintai Banten!
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:[EMAIL PROTECTED]
mailto:[EMAIL PROTECTED]
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
[EMAIL PROTECTED]
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/