Asswrwb, Makasih atas info yg menjelaskan klarifikasi tsb, Mungkin langkah yg tepat utk SAYA PRIBADI adalah melakukan check yg lebih detail, Diantara kedua berita itu perlu dicari info tambahan yg lebih fair dan transparan. 1. Apakah penyebaran berita sbg black campaign / penyebaran berita negatif ? 2. Apakah jawab redaksi hanya beladiri saja....................... Nanti akhirnya waktu yg akan membebrkan kebenaran.............syukron
-----Original Message----- From: abdur rahman [mailto:[EMAIL PROTECTED] Sent: Tuesday, September 19, 2006 2:09 PM To: [email protected]; Eddy Nirwana Subject: Balasan: [WongBanten] FW: Majalah HIDAYAH dan TABLOID porno POP Ternyata Saudara Kandung (?) Buat Pak Eddy.Nirwana, Kalau Anda seorang Muslim, menurut saya lebih baik berhati-hati dalam menyebarkan berita2 seperti ini, apalagi ke milis dan sumbernya belum/tidak jelas, siapa saja bisa bikin cerita lalu dikirim ke mana2 seolah-olah berita itu benar. Menurut saya sebaiknya berbaik sangka, cek n recek , apalagi menyangkut nama baik saudara kita. Kecuali kalau memang kita mendapat berita itu dari sumber yang shahih , ok lah kita sebarkan ... Kalau Anda bukan seorang muslim, saya bisa memahami posting-an Anda email dibawah : ----- Original Message ----- From: Nurul Fajri To: Ayya - AE Sent: Monday, September 11, 2006 10:35 AM Subject: Re: ?? Fw: Majalah Hidayah yg Penuh Kebohongan --- syakur halim <mohamma @ pajak.go. id wrote: nama penerbit majalah Hidayah adalah PT. Variapop Group. Bukan PT Varia Pop Nusantara seperti yang Anda maksudkan.ada beberapa majalah yang diterbitkan oleh PT Variapop Grup, yaitu Majalah Hidayah, Muslimah, Paras,Anggun, Variasari, Didik, Chef.tidak ada tabloid Pop,tabloid porno, seperti yang Anda sebarluaskan dalam tulisan Anda. apa yang telah Anda sebarkan dalam tulisan Anda, bahwa majalah Hidayah saudara kandung dengan tabloid Pop,tabloid porno, adalah sangat mengada-ada. dengan kata lain,itu fitnah. ketika Anda telah menfitnah,pertanyaa nnya adalah, siapa sesungguhnya yang menodai kesucian dan kemurnian Islam? saya salut Anda begitu peduli.tapi sayang,kepedulian Anda terlalu gegabah dan emosional.bukankah Islam mengajarkan untuk bersikap santun,tak terkecuali terhadap perbedaan yang ada, karena bukankah Islam sendiri mengatakan bahwa perbedaan itu rahmat?maaf, tidak bijak kalau harus saling menghakimi, karena hanya Allah-lah yang ahkamul hakimin,hakim yang seadil-adilny hakim. saya kira, seandainya Rasulullah masih hidup beliau akan menangis melihat umatnya tidak dewasa seperti Anda. tak salah jika banyak yang mundur dari milis ini...ya...ini contohnya!!! !! karena bukankah "Islam sendiri mengatakan bahwa perbedaan itu rahmat?" Maaf sy tdk ingin berkomentar ttg majalah hidayah, sy hanya ingin menyampaikan bahwa sy alhamdulillah pernah membaca ttg hadits (kalimat yg sy grs bwh) itu derajatnya laa ashla lahu = tdk ada asalnya. Demikian yg dijabarkan oleh ulama ahli hadits. Anda bisa lihat Kitab Silsilah Hadits Dhoif & Maudhu (Syaikh Muhammad Nasiruddin Al-albani rohimahulloh) atau Kitab Hadits-hadits Dhoif & Maudhu (Ust.Abdul Hakim bin Amir Abdat) Wallohu a'lam bish showab Eddy Nirwana <[EMAIL PROTECTED]> menulis: MAJALAH HIDAYAH DAN TABLOID porno POP,TERNYATA SAUDARA KANDUNG Saya sangat khawatir dengan perkembangan "Islam Belatung" yang cukup pesat sekarang ini. Yang saya maksud dengan "Islam Belatung" adala h Islam yang digambarkan melalui cerita teror-horor seperti "belatung keluar dari perut si fulan karena melakukan dosa anu" atau "kuburan tak mau menerima jasad si fulan karena dosa anu" dan cerita2 semacamnya. Maaf jika istilah saya untuk menggambarkan 'Islam' yang disampaikan dengan cara itu cukup kasar, sebab saya kira cerita2 demikian sesungguhnya dusta dan hanya menodai kesucian dan kemurnian Islam yang "sejati". Cerita2 itu sekadar sampah, yang karena ketidaktahuan umat Islam, kemudian menjadi seolah-olah kisah agung yang wajib diketahui semua muslim yang saleh.. Sekitar dua-tiga tahun lalu, saya masih ingat persis seorang teman yang juga alumni HMI Bogor pernah bercerita kepada saya. Dia waktu itu reporter majalah Gatra dan sedang dit ugaskan untuk menginvestigasi majalah Hidayah-Intisari Islam, sebab majalah tsb dianggap fenomenal. Dalam arti, oplag-nya besar meskipun usianya relatif baru beberapa tahun. Ketika datang ke kantor majalah Hidayah, ia sempat kebingungan karena tempat yang didatangi ternyata kantor tabloid Pop, tabloid porno. Hampir balik lagi karena menyangka salah alamat, ia tanya orang2 di tempat itu. Ealah... ternyata kantor Hidayah letaknya juga di tempat yang sama. Ia penasaran, mengapa tabloid dari 'aliran' berbeda bisa menempati kantor yang sama? Selidik punya selidik, ternyata penerbit keduanya sama, yaitu PT Varia Pop Nusantara. Setelah mendengar cerita dia, saya cek dengan melihat nama penerbit pada majalah dan tabloid tsb. Astagh firullah, ternyata sama... PT Varia Pop Nusantara.. Silakan teman2 juga cek langsung. Teman saya juga sempat bertanya kepada pimred Hidayah waktu itu, apakah cerita yang ditampilkan dalam Hidayah benar adanya. Dijawab, bahwa cerita2 tsb diperoleh reporter Hidayah dari masyarakat. Benar tidaknya wallahu a'lam! Kesimpulan saya: 1. Karena penerbitnya sama, sebenarnya tujuan Hidayah dan Pop juga sama, yakni, mencari untung sebesar2nya. Bedanya, Pop mem bidik pasar pria2 mesum, sedangkan Hidayah mentargetkan pasar kaum muslim kebanyakan. Saya tidak tahu seberapa besar jumlah pria mesum yang suka Pop. Tetapi, jumlah kaum muslim yang bisa dipikat dengan cerita2 horor yang ditampilkan Hidayah, saya yakin sangat banyak. Terbukti, Hidayah dibeli banyak orang. 2. Strategi yang digunakan penerbit tsb adalah "mengalalkan segala cara". Porno atau 'Islami', selama itu menguntungkan, sikat teruss... 3. Ada kemungkinan, keuntungan dari Hidayah digunakan untuk mensubsidi Pop. (Pop butuh subsidi karena kalah bersaing dengan media porno sejenis, menurut info seorang teman yang lain). Jadi kalau kita beli Hidayah, sama saja mensupport Pop. 4.Asumsi saya, siapapun di balik majal ah Pop adalah manusia bejat moral. Tidak logis jika manusia semacam itu, melalui majalah Hidayah-nya, punya niat baik untuk mendakwahkan Islam yang benar. 5.Majalah Hidayah adalah majalah tipu2 dan menyesatkan umat Islam. Demikian pula majalah sejenis yang akhir2 ini bermunculan. Saya bertanya-tanya, apakah kyai2 kita tidak tahu hal ini? Dalam rubrik konsultasi majalah Hidayah, salah satu pengisinya adalah Kyai Ali Yafie, kyai sepuh yang tak diragukan lagi kualitas keilmuannya terutama dalam bidang ilmu fiqih. (Dalam versi Hidayah sekarang, juga ada Ust Arifin Ilham ulama2 lain yang cukup terkenal). Saya tidak pernah mendengar Nabi mengajarkan Islam dengan cerita2 horor. Kalaupun ada dalam Quran hanyalah cerita2 tentang neraka, tak lebih dari itu. Islam yang disampaikan Nabi adalah Islam yang penuh hikmah dan mauidzah. Best Regard, http://www.lge.com/images/top_pic_lglogo.gif Agus Syarif M. Six Sigma Black Belt PT. LG Electronics Indonesia Jln. H. Tabri No.1 Cirarab Tangerang 15820 Phone +62215978320 Ext. 356 +62215979639 (Direct) Mobile +6281317822308 Mail [EMAIL PROTECTED] Hotmail agus.sm [Non-text portions of this message have been removed] Tetap Semangat Mencintai Banten! Yahoo! Groups Links _____ Apakah Anda Yahoo!? Kunjungi halaman depan Yahoo! <http://sg.rd.yahoo.com/mail/id/footer/def/*http://id.mail.yahoo.com/> Indonesia yang baru! [Non-text portions of this message have been removed] Tetap Semangat Mencintai Banten! Yahoo! Groups Links <*> To visit your group on the web, go to: http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/ <*> Your email settings: Individual Email | Traditional <*> To change settings online go to: http://groups.yahoo.com/group/wongbanten/join (Yahoo! ID required) <*> To change settings via email: mailto:[EMAIL PROTECTED] mailto:[EMAIL PROTECTED] <*> To unsubscribe from this group, send an email to: [EMAIL PROTECTED] <*> Your use of Yahoo! Groups is subject to: http://docs.yahoo.com/info/terms/
