KEPADA SEORANG LELAKI
Lawangbagja
Tembok sedingin es. Masihkah aku bermimpi? Aku tak tahu berapa lama aku
tergeletak diatas tembok dingin ini.Kubuka mataku perlahan-lahan. Satu-persatu
kurasakan inderaku. Tembok dingin mengecup pipi dan sekujur tubuh. Lapat-lapat
kudengar 2 lelaki yang berbicara dalam bahasa asing. Mungkin Hindi atau Bangla.
Hidungku...!! Ada cairan yang menetes perlahan dari hidungku. Kucoba
mengingat-ingat, apakah karena dinginnya tembok ini aku terkena pilek?.
Biasanya aku memang mudah terkena pilek terutama saat pagi hari. Tapi cairan
ini sepertinya agak encer. Kucoba gerakkan tangan untuk mengusap cairan yang
perlahan menetes ke lantai. Grrrk
.rantai besi ini masih melingkar di
tanganku!. Kucoba gerakkan kedua kaki perlahan, Grrrk
terdengar rantai besi
berderit. Kususut cairan di hidung dengan lengan baju. Merah darah!!
klik:
www.rumahduniadubai.wordpress.com
---------------------------------
Got a little couch potato?
Check out fun summer activities for kids.