Dulu kalau namanya gubernur ninjau daerah, ibaratnya
digelar karpet merah. Sekarang nyebar 3 milyar
perkecamatan masih adem ayem aja.

Kalau ada berita begini biasanya udah pada kasbon dulu
di koperasi. baik koperasi beneran maupun "koperasi"
siluman.

Yang jelas gak bakal nyampai sasaran. Karena mendadak
kerabat camat banyak yang miskin. Tapi apa bukan uang
balas jasa? diglobalkan biar samar-samar.

yang jelas EDAN, uang sebegitu besar diawur-awur.

Mau hapus kemiskinan kok dengan uang. Uang, sekarang
diberikan, besok ludes. Kismin lagi, Program lagi,
Kismin lagi,....



--- SP Saprudin <[EMAIL PROTECTED]> wrote:

> PEMPROV BANTEN ALOKASIKAN DANA 3 MILYAR PER-
> KECAMATAN UNTUK PROGRAM PENANGGULANGAN KEMISKINAN
> 
> 
> 
> (Jum'at, 15 Juni 2007)
> 
> SERANG, (www.bantenprov.go.id) - Program Nasional
> Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) Mandiri, telah
> dicanangkan oleh Gubernur Banten dihadiri oleh Prof.
> DR. Sujana Ruhyat, Deputi Koordinasi Penanggulangan
> Kemiskinan, wakil dari kementrian Menko Kesra RI;
> Ady Surya Dharma, Ketua DPRD Provinsi Banten; H.M.
> Masduki, Wakil Gubernur Banten; Ir. H.A.
> Nitiamidjaja, MM, Sekda Prov.Banten; unsur muspida,
> bupati dan walikota se-provinsi Banten dan unsur
> Pimpinan SKPD se-Provinsi Banten.
>      
> Prorgam yang bertema "membangun komitmen untuk
> bersinergi menanggulangi kemiskinan,"  ini merupakan
> Hembusan angin segar yang diterima oleh masyarakat
> Banten adalah berupa bantuan alokasi dana bagi
> penanggulangan kemiskinan di Provinsi Banten berasal
> dari APBD provinsi Banten yang di alokasikan sebesar
> ± 120 Milyar kepada 76 desa dan 150 Kecamatan
> se-Provinsi Banten dengan harapan mampu mengatasi
> kesenjangan kemiskinan yang terjadi sebesar 80%.
> ungkap Prof.DR. Sujana Ruhyat dalam sambutannya
> “bantuan yang dikucurkan adalah ± 3 milyar untuk
> per-kecamatan,” tambahnya.
> 
> “Bagaimana mungkin kebijakan Gubernur dapat
> dilaksanakan dengan baik, kalau tidak adanya
> koordinasi dari Bupati dan Walikotanya ke
> masing-masing Kabupaten/ kota?” ungkap ketidakpuasan
> Ady Surya Dharma karena pada saat itu bupati dan
> walikota ataupun yang mewakili tampak tidak hadir 
> “walaupun Provinsi Banten adalah Provinsi yang
> tercepat memiliki Program Penanggulangan Kemiskinan 
> tapi tak ada koordinasi dengan kab/kota ‘percuma’,
> bupatinya saja banyak yang tidak hadir, mana mungkin
> persoalan ini bisa ditanggulangi dengan baik! ” 
> Protesnya “ tapi tetap Alokasikan dana yang ada ke
> 76 desa dan 150 kecamatan tiap kab/kota!” ucapnya
> lagi.
>  
> Gubernur Banten membenarkan pernyataan Ketua DPRD
> Banten bahwa dengan kebersamaan dalam “koordinasi
> penanggulangan kemiskinan ini, bukan hanya
> tanggungjawab sektoril,” tapi merupakan
> tanggungjawab bersama secara lintas sektoril, stake
> holders dan pemerintah pusat dalam mengemban amanah
> pelayanan kepada seluruh lapisan Masyarakat Banten
> “dan bila kebersamaan dapat diciptakan, maka kita
> dapat mengatasi segala bentuk masalah yang terjadi,
> jadi tolong perhatikan masalah undangan” ungkapnya.
> “Kami akan meningkatkan kualitas optimalisasi
> pelayanan dalam koordinasi guna melengkapi
> usulan-usulan Gubernur kepada Menko Kesra dalam
> alokasi dana penanggulangan kemiskinan “ tambahnya.
> 
> (Biro Humas Setda Provinsi Banten, Release 20070614)
> 
> ================
> Ngucurin duit untuk tiap kecamatan Rp. 3 milyar ?
> Duitnya diperuntukkan siapa ?
> 
> Members milis yang garing, dipersilahkan untuk
> memberikan komentar
> 
> 
> 
> 
>       
>               
>
________________________________________________________
> 
> Sekarang dengan penyimpanan 1GB 
> http://id.mail.yahoo.com/



      
____________________________________________________________________________________
Park yourself in front of a world of choices in alternative vehicles. Visit the 
Yahoo! Auto Green Center.
http://autos.yahoo.com/green_center/ 

Kirim email ke