Kang Risyaf, antum domisili di malimping skrg?
ayo, ditungguan dia dak 30 juni di Rumah Dunia.
mawa cau nya! Keur usim naon?
laen dia mantan premannya?
atuh menta bae di pasar, hehehe...
ditungguannya ku saya.
ngarah rame.
bari jeung ngopi.
si boni oge rek datang.
pak doktor, daratangnya.
was
gg
Risyaf Ristiawan <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
De Bayu Sukma yang saya cintai, mari kita ngobrol ibarat obrolan
di warung kapi.
Gak usah pake bahasa yang rumit, kita pake bahasa pasaran saja, namanya juga
ngobrol di warung kopi.
Rasa kecewa, rasa prustasi, muak, apriori dan antipati terhadap berbagai
carut marutnya kondisi dan situasi saat ini, merupakan hal yang wajar. Namun
kalau kita mau secara jujur melihat betapa kompleksnya permasalahan di negeri
kita, maka hal yang tidak bijak jika kita menyudutkan kesalahan kepada salah
satu pemimpin negeri ini dan mengunggulkan pemimpin yang lain.
Jika kita mengunggulkan sosok pemimpin seperti Bung Karno yang kharismatik dan
banyak dicintai oleh rakyat. perlu kita membuka lagi lembaran sejarah masa itu.
Suatu hal yang bisa dipahami jika Bung Karno begitu dicintai rakyat, sebab pada
masa itu rakyat Indonesia berjuang untuk bebas dari belenggu penjajahan.
Konsentrasi seluruh rakyat adalah mendambakan kemerdekaan yang lepas dari
penjajah. Sosok Bung Karno tampil kepermukaan ditunjang dengan kemampuan
leadership dan juga sebagai orator ulung, maka pada saat itu sosok Bung Karno
sangat diperlukan untuk membangkitkan semangat juang rakyat Indonesia dengan
istilah masa REVOLUSI.
Kalau kita simak perkembangan pada masa pemerintahan bung Karno maka penuh
dengan pergulatan politik baik domestik maupun luar negeri. Didalam negeri kita
disibukkan oleh sepak terjang para politisi yang satu sama lain ingin
mendominasi kekuasaan. Ke luar negeri kita mempromosikan kepada dunia luar
tentang eksistensi Indonesia terkait transfer pemahaman Idiologis.
Pada masa Orde Baru dibawah pimpinan Soeharto dan mendominasi kekuasaan
dengan roda politiknya Golongan Karya dengan dukungan militer. Sepak terjang
Soeharto dalam menjalankan roda pemerintahannya ibarat "KUCING MENGHADAPI
PEPESAN IKAN YANG TIDAK MAU DIGANGGU OLEH KUCING LAINNYA". Siapapun orangnya
(lawan politik) yang tidak mau atau tidak setuju dengan kebijakannya, maka satu
persatu diberangus. Dengan semboyan "GEBUK", maka setiap ada aksi-aksi atau
protes baik dari kalangan politisi maupun kalangan rakyat maka digebuklah.
Memang ada perubahan yang dapat dirasakan oleh lapisan rakyat Indonesia
dengan berbagai pembangunan segala bidang. Namun dibalik semua kemajuan yang
terlihat, ternyata menyimpan berbagai penyimpangan, kolusi, korupsi dan
nepotisme seperti buah mangga yang halus mulus luarnya, ternyata didalamnya
busuk.
Sepak terjang Soeharto yang menggunakan kekuatan militer dengan kepemimpinan
otoriter, ibarat bisul yang tumbuh subur di pantat yang akumulasinya tiap bisul
itu meletus dan meledak muncrat kemana-mana dengan lahirnya "REFORMASI".
Nah, setelah Soeharto tumbang, estapet kepimpinan dilanjutkan oleh Habibie,
setelah Habibie dilanjutkan oleh Gus Dur, selanjutnya oleh Megawati, dan
sekarang oleh SBY.
Coba kita menyimak satu persatu sepak terjang pimpinan negeri kita, dari
sekian juta rakyat Indonesia di setiap masa, maka akan kita dapati kata "koq
tambah susah".
Di zaman Soekarno tidak sedikit rakyat yang mengatakan "koq susah",
begitupuan juga zaman Seoharto "koq tambah susah" begitupun juga zaman Habibie,
Gus Dur, Megawati dan sekarang SBY.
De Bayu, kenapa Indonesia rakyatnya dari dulu hingga sekarang banyak yang
tidak sejahtera. Sangat sederhana, yaitu terlalu banyak orang yang ingin jadi
pemimpin di negeri ini, terbukti dengan merebaknya bendera Parpol.
Ok. de Bayu, kopinya diminum dulu, ntar ada lalat hinggap di gelasmu.
He..he...coba de Bayu lihat, lalat aja susah hingga dia mencuri makan dan
minuman kita.
----- Original Message ----
From: bayu sukma <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Wednesday, June 27, 2007 12:05:26 AM
Subject: Re: [WongBanten] [30 Juni] BANTEN BANGKIT
Kalu kita amati sejak berdirinya Propinsi Banten belum ada pemimpin yang
memiliki itikad baik, peduli pada perut rakyat. Mereka hanya gembar-gembor saja
tanpa ada tindakan nyata menyentuh pada nasib rakyat.Tapi kalau menjual nama
rakyat untuk kepentingan politik, paling nomor satu. Secara tidak sadar sampai
sekarang rakyat terus di bodohi dan dibohongi.
Sebenarnya saya sudah bosan sama pemimpin saat ini. Kenapa masih dipilih juga
yach..? sebentar lagi kita akan menghadapi pemilu 2009 pasti nyoblos
maning.Presiden mana yang akan kita pilih..? Semunya hanya membodohi kita saja
200 juta penduduk Indonesia SBY saja sampai sekarang belum mampu buat rakyatnya
bahagia. Malah sekarang sudah mulai di serang oleh partai besar seperti adanya
koalisi Golkar dan PDI-P.Atau berdirinya Partai-Partai baru.Artinya mereka siap
beraksi pada pemilu mendatang.Pada akhirnya rakyat juga yang akan jadi korban
politik adu domba. Siapa sebenarnya pemimpin yang akan kita teladani..?
Pada era Presiden Bung Karno banyak rakyat yang mencintai dirinya. Karena
sangat peduli pada nasib rakyatnya. Walaupun beliau di isukan PKI oleh
Soeharto. Tapi siapa sangka semua orang suka sama Bung Karno.
Di bandingkan sekarang saya merasakan cari uang sulit, buka bisnis bangkrut,
bisnis pertanian harus punya lahan, modal besar, pupuk mahal.Mengajukan
Parkir di Ledian Hotel di ambil orang. Ada yang modalin tempat, buat kios
cindramata di embat orang dalem.Program yang sudah tersusun menjadi sirna.
Untuk menyambung hidup dan jalannya roda organisasi untung masih punya konter
HP hasilnya hanya untuk makan dan transpot karyawan.Terpaksa, meskipun secara
tidak sadar kita dikerjain hanya memperkaya Telkomsel, Indosat dan XL.Yang
punya Kapitalis.Kaum bermodal besar yang selalu mengubah tak tik menindas
rakyat kecil.
Kuis SMS sudah beraneka ragam dari mulai lelucon Gusdur sampai SMS Yeyan
Bisik-Bisik di TPI. Bisnis Indeks dan pencucian uang semakin merbak oleh para
kroni Soeharto.
Bagaimana generasi kita ini dapat diselamatkan. .? Yusuf Kalla hanya
mementingkan bisnisnya saja.SBY pusing mikirin LAPINDO Sidoharjo.
Bagaimana mau mikirin bangsa ini, apa lagi mikirin kita. Sekarang kita mau cari
pemimpin model apa lagi...? Jangan sampai 2009 ini rakyat terulang dengan lagu
lama yang mereka buat para pemimpin yang selau mencari Kapal Keruk untuk
mencuri S D A.
Banten Bangkit...!!
Setahu saya semboyan ini di gunakan oleh adik Kiyai Kharismatik (Alm)K.H.Abuya
Dimyati, sebelum Pilkada berlangsung. Deklarsi mendukung Mukhtar Mandala Calon
Gubernur Banten, dikediaman KH.Abuya Mohtadi Cidahu pandeglang.Karena pada saat
itu saya hadir disana.
Salam,
Bayu Sukma
............ ......
Wong Asli Banten
Tinggal di Banten
Mengabdi untuk Banten.
Selalu mencintai Banten.
Dedi juanda <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: Mohon Maaf Kang GG, saya baru
buka dan baca e-mail,
karena perjalanan yang teramat jauh tanpa kata dan
batas, yang ada hanya "kesendirian" dan "lapar
dahaga", Alhamdulillah semua sudah dilewati dengan
selamat.
Insya Allah saya datang, dan seperti biasa
oleh-olehnya waktu saya datang...Sukses buat Kang GG
(Ghong Ghuan)
Wassalam
/dedidj atawa don juan.
--- Rumah Dunia <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:
> BANTEN BANGKIT
>
> Untuk teman-teman yang berdomisili di Banten atau
> yang peduli pada nasib Banten, atau juga orang
> Banten yang berdomisili di luar Banten, ayo, kita
> mulai merembukan gagasan untuk BANTEN BANGKIT menuju
> nagari rahayu jaya santika.
>
> Setelah MENUJU MASYARAKAT PEMBELAJAR dengan
> pembicara Dr. Akhmad Yusuf Mukhlis pada 26 Mei lalu,
> kini temen-temen relawan Rumah Dunia menggelar acara
> spektakuler:
>
> [30 Juni] BANTEN BANGKIT:
> klab diskusi Rumah Dunia
> Mempersembahkan:
>
> Diskusi setengah hari "BANTEN BANGKIT: membentuk
> generasi cerdas, kreatif, kritis, inovatif, dengan
> jurnalistik dan sastra untuk menuju Banten nagari
> rahayu jaya santika."
> Pembicara kali ini, kami menghadirkan N.
> Syamsuddin Ch. Haesyi, Pimpinan Umum Koran Jurnal
> Nasioanal.
>
> Untuk lancarnya lalu lintas diskusi, Firman
> Venayaksa, selaku presiden Rumah Dunia dan nyambi
> menjadi dosen Untirta, sudah menyatakan
> kesanggupannnya.
>
> Seperti biasa, diskusi akan digelar di:
> Panggung utama Rumah Dunia,
> Komplek Hegar Alam 40, Ciloang,
> Serang-Banten.
> Tlp 0254 224 955,
> pada Sabtu 30 Juni 2007,
> pukul 13.30 WIB.
>
> Tentunya dengan ditemani menu-menu ala Rumah
> Dunia: gorengan dan lainnya.
> Nah, bagi rekan-rekan pemuda Banten, khususnya
> para aktivis pers kampus, di sinilah saatnya kita
> gonjleng wacana bareng-bareng
>
> Nah, karena ini GRATIS, makan yang ngerokok, bawa
> rokok sendiri, yang hobi Khong Guan, bawa sendiri
> Khong Guannya (gimana, Kang Dedi? Datang ya!)
>
> AYO, BANTEN BANGKIT!
>
> jika ingin ikut gotong royong, transfer ke Rumah
> Dunia:
>
> ASIH PURWANINGTYAS
> BCA Cabang Serang
> Nomor rekening 245 - 188 - 5733
>
> atau di
>
> ASIH PURWANGINGTYAS CHASANAH
> BANK MUAMALAT SERANG
> NOREK 908-5999-799
>
> MARI KITA BANGUN BUDAYA LITERASI
> Jang RuDun
>
>
>
> ------------ --------- --------- ---
> Building a website is a piece of cake.
> Yahoo! Small Business gives you all the tools to get
online.
____________ _________ _________ _________ _________ _________ _
We won't tell. Get more on shows you hate to love
(and love to hate): Yahoo! TV's Guilty Pleasures list.
http://tv.yahoo. com/collections/ 265
---------------------------------
Be a better Globetrotter. Get better travel answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out.
---------------------------------
Yahoo! oneSearch: Finally, mobile search that gives answers, not web links.
---------------------------------
Now that's room service! Choose from over 150,000 hotels
in 45,000 destinations on Yahoo! Travel to find your fit.