Seru ya? Ternyata timnas bisa maladeni permainan Arab. Tak lepas dari belah 
sebelahnya wasit, yang jelas timnas telah menunjukkan kualitasnya, berarti ada 
kemajuan. seandainya saya nonton di senayan, itu wasit akan saya ketapel 
kepalanya, saking gregetnya. Sayang cuman nonton di rumah, kalau diketapel 
TVnya yang pecah dong. 
lawan Korsel, berat sih, tapi masa iya Bahrain aja bisa ngalahin.
 
 

----- Pesan Asli ----
Dari: gongmedia cakrawala <[EMAIL PROTECTED]>
Kepada: [EMAIL PROTECTED]; rumah dunia <[EMAIL PROTECTED]>; wong banten 
<[email protected]>; siuzi m.w.fauzi <[EMAIL PROTECTED]>; barayapost 
cilegon <[EMAIL PROTECTED]>; radarbanten raban <[EMAIL PROTECTED]>
Terkirim: Senin, 16 Juli, 2007 7:54:27
Topik: [WongBanten] Indonesia vs korsel pulang kampung

Sebetunya bukan hanya wasit dari UEA yang meminmpin pertandingan Indonesia 
versus Arab Saudi yang brlaku tidak adil terhadap kita, tapi juga Tuhan. 
Lihatlah Islam masuk ke negri kita tidak lewat nabi Muhammad, tapi hanya lewat 
para wali yang berdagang. Jadi analoginya, sangat berat melawan “guru”. Lihat 
sja gerak bibir dan eks[resi sang wasit saat beramah-tamah dengan pemain 
belakang Arab Saudi di saat pertandingan.
            “Ente tahu di man ana bisa beli kain murah?” Tanya sang wasit.
            “Oh, di Tanah Abang. Ana denger ada kamoung Arab di sna!” jawab si 
defender.
            ”Kalo gitu, kita baerng-bareng belanja ke sana, ya!”
            Nah, persoalannya makin rumit ketika Korselm dibekuk Bahrain; 1 - 
2. Secara matematis, timnas mestinya menang 3 – 1 atas Korsel, karena di 
pertandingan awal Bahrain kita kentutin 2 : 1. Melihat situasi yang mirip ”war 
zone” ini, semua kesebelasan akan bertarung hingga pingsdan atau mati di tengah 
(pinggir juga boleh) lapangan. Jika Korsel lupa makan ginsen atau janin tikus 
putih, maka dia akan pulang kampung dan timnas melenggang. Kaslo seri, timnas 
dan Korsel jangan harap lolos. Apa pasal? Saya yakin, Bahrain dan Arab Saudi 
akan main mata; cukup  skor seri alias imbang, mereka akan melenggang ke babak 
kedua.
            Aduh, piye, toh?
            Kemarin itu, kalau saja saya puinya TV banyak, pas kebobolan di 
babak akhir, pingin banget saya nimpuk TV. Tapi, inget TV kreditan dari Court, 
belum lunas! 
 
goooool
GG


Be a better Heartthrob. Get better relationship answers from someone who knows.
Yahoo! Answers - Check it out. 



      
________________________________________________________ 
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! 
http://id.yahoo.com/

Kirim email ke