FIKAR W. EDA: JAKARTA MELEBIHI BELANDA
   
   Lihatlah! Magma di dada Fikar yang lahir di Aceh pada 1966 ini muncrat 
ketika berdiri di atas panggung Rumah Dunia, Sabtu malam, 21 Juli, pukul 20.00. 
Fikar membacakan sajaknya; Seperti Belanda, yang tergabung di antoloji puisi 
”Rencong” (kerjasama Sajak dan Kasuha, cetakan kedua, Juni 2005) dengan raungan 
singa terluka! Ada nyeri di dada, rasa marah, dendam, geram, luka nanah 
bercampur jadi satu……….
   
  Selengkapnya di www.rumahdunia.net
  cicipi juga menu-menu ode kampung 2 yang gurih dan lezat
   
  tetap semangat
  Jang Rudun
   

       
---------------------------------
Got a little couch potato? 
Check out fun summer activities for kids.

Kirim email ke