www.bantenlink.com
edisi : 5 september 2007
Ratusan Sopir Cilegon-Serang
Mogok Beroperasi
Serang — Ratusan sopir angkutan kota jurusan Cilegon-Serang mogok
beroperasi dan berdemo di depan Kantor Dinas Perhubungan Provinsi Banten,
Selasa (4/9).
Oleh : T Muharam
Aksi mogok beroperasi itu diawali dengan konvoi angkot jurusan
Cilegon-Serang dari sekitar Terminal Kepandean menuju Alun-alun Kota Serang.
Sekitar pukul 10.00, konvoi sekitar 100 mobil angkot dilanjutkan ke kantor
Dishub Banten di daerah Panancangan, Kecamatan Cipocok Jaya, Serang.
Setibanya di kantor Dishub Banten, para sopir langsung berteriak-teriak
karena kesulitan menemui para pejabat Dishub. Satu jam kemudian, mereka baru
bisa bertemu dengan Kepala Dishub Banten, Bambang Suroto.
Dalam kesempatan itu, para sopir angkot Cilegon-Serang mengajukan beberapa
permohonan. Salah satunya permintaan agar mereka tetap diperbolehkan masuk
kota, maksimal dengan berkeliling dari Terminal Kepandean menuju pocis hingga
pusat perdagangan Royal, dan kembali lagi ke Kepandean.
“Kami meminta diperbolehkan beroperasi hingga Royal dan kembali lagi ke
Cilegon. Sebab, Terminal Kepandean itu sempit. Kalau semua angkot Cilegon
harus berhenti di sana, pasti akan ada kemacetan di Jalan Raya
Serang-Cilegon,” kata Lili Muttaqin, koordinator sopir angkot Cilegon-Serang.
Sehari sebelumnya, ratusan sopir angkot yang beroperasi di dalam Kota
Serang memrotes agar angkot dari luar tak masuk kota. Bahkan Senin kemarin,
para sopir melakukan sweeping terhadap sejumlah angkot luar yang nekat masuk
kota.
Permintaan lain yang diajukan sopir angkot Cilegon-Serang adalah meminta
agar mini bus jurusan Merak-Serang, juga tidak masuk kota. “Kami minta agar
minibus tidak masuk Kepandean. Jalurnya diubah, dari Cilegon, Kramatwatu,
kemudian masuk pintu Tol Serang Barat dan keluar pintu Tol Serang Timur, lalu
masuk Terminal Pakupatan. Tidak masuk kota, seperti yang saat ini terjadi,”
tandas Lili. Dengan demikian, para sopir angkot merasa tidak akan kehilangan
penumpang.
Sementara itu Kepala Dishub Banten Bambang Suroto mengatakan, akan
menampung seluruh aspirasi para sopir angkot Cilegon-Serang tersebut. Namun,
keputusan mengenai perubahan trayek baru akan diumumkan dua hari mendatang.
Pasalnya, Dishub akan mempertemukan para sopir angkot dalam Kota Serang
dengan sopir angkot dari luar kota. (nr)
Klik dibawah ini untuk :
ARSIP BERITA
SOSIALISASI RPJMD BANTEN 2007-2012
---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!