Sinkronisasi Bumi-Bulan Dalam buku “Menjelajah Keluasan Langit Menembus Kedalaman Al Quran”, Dr. Moedji Raharto—Staf Pengajar dan Peneliti pada Kelompok Keahlian Astronomi ITB—menyebutkan bahwa antara Bumi-Bulan terjadi sinkronisasi. Sinkronisasi ini terjadi karena Bumi mengerem rotasi Bulan dan sebaliknya, Bulan pun mengerem rotasi Bumi. Sinkronisasi rotasi Bumi-Bulan akan menyebabkan periode revolusi Bulan sama dengan periode rotasinya, yaitu 27,3 hari. Hal ini akan menyebabkan wajah purnama yang tak pernah berubah. Selain itu, rotasi Bumi diperlambat sehingga hari makin panjang 0.002 detik dalam seabad dan bulan menjauh sekitar 3,5 cm per tahun. Kelak, ratusan juta tahun mendatang rotasi Bumi pun menjadi sinkron dengan rotasi dan revolusi Bulan, yaitu satu hari sama dengan satu bulan, sekitar 48 hari menurut ukuran sekarang. ALLAH.SWT MAHA BESAR.
