Tamu dari Arab Saudi
 
Beberapa waktu lalu saya menemani seorang tamu kantor dari Arab 
Saudi keliling-keliling kota Jakarta. Dia baru pertama kali datang ke Jakarta. 
Sesuai permintaannya, saya ajak dia ke Masjid Istiqlal, TMII dan terakhir 
belanja CD, Rolex dan pulpen Mount Blanc "bajakan/tiruan" di Ambassador Mall di 
daerah Mega Kuningan. The thing that was surprising me is when he surprised 
knowing so many luxury building di Jakarta. Dia bilang, "Karena saking 
banyaknya populasi PRT asal Indonesia di Saudi, selama ini - terus terang - 
potret Indonesia di kepalaku ya PRT-PRT itu..Kalau lihat Jakarta seperti ini, 
saya gak percaya kalo PRT-PRT itu dari Indonesia atau di balik, kalau lihat 
PRT-PRT itu, saya gak percaya kota Jakarta semegah ini..." Hufh!! sialan orang 
ini!! Tapi ups! nanti dulu, orang ini berkata jujur - apa adanya, jadi saya 
terpaksa harus berbesar hati, hiks... 
 
"Kelihatannya di negeri-mu ada masalah kesenjangan yang luar biasa antara si 
kaya dan si miskin, sebagian mereka memiliki uang ber-milyar2 sehingga 
membangun gedung mewah bertingkat bukanlah perkara sulit sementara yang lain 
justru sulit betul cari seperak dua perak sampai-sampai sebagian dari mereka 
harus rela jadi PRT jauh di negeri orang, sebuah profesi yang sejujurnya sangat 
dianggap remeh dan hina dinegara asal saya (baca: Pakistan)." Meskipun agak 
mendongkol, saya gak bisa gak setuju dengan analisanya tentang 
kesenjangan. Memang begitulah kenyataan kesenjangan di negeri ini.
 
Ingat kesenjangan, inget sajak-nya WS Rendra:
 
Karena kami makan akar 
dan terigu menumpuk di gudangmu...
karena kami hidup berhimpitan
dan ruangmu berlebihan...
maka kita bukan sekutu.
Karena kami kucel
dan kamu gemerlapan...
Karena kami sumpek
dan kamu mengunci pintu...
maka kami mencurigaimu.
Karena kami terlantar di jalan
dan kamu memiliki semua keteduhan...
Karena kami kebanjiran
dan kamu berpesta di kapal pesiar...
maka kami tidak menyukaimu.
Karena kami dibungkam
dan kamu nrocos bicara...
Karena kami diancam
dan kamu memaksakan kekuasaan...
maka kami bilang TIDAK kepadamu.
Karena kami tidak boleh memilih 
dan kamu bebas berencana...
Karena kami cuma bersandal 
dan kamu bebas memakai senapan...
Karena kami harus sopan
dan kamu punya penjara...
maka TIDAK dan TIDAK kepadamu.
Karena kami arus kali
dan kamu batu tanpa hati
maka air akan mengikis batu.


      
___________________________________________________________________________
Dapatkan info tentang selebritis - Yahoo! Indonesia Search.
http://id.search.yahoo.com/search?p=selebritis&cs=bz&fr=fp-top

Kirim email ke