Menikmati Menu Baru The Titans
  www.bantenmuda.multiply.com
   
  Menikmati Nasi Campur Bali di Pendopo Kemang memiliki ciri yang khas. 
Berlokasi di bilangan Kemang Selatan mengingatkan kita akan padatnya lalu 
lintas dengan berbagai macam kendaraan, seramai hidangan yang terdiri dari 
kombinasi nasi dengan daging ayam yang disuwir-suwir dicampur bumbu terasi, 
sate, sayuran, dan potongan telur. 
   
  Sayurannya seperti urap dilumuri bumbu kacang dan dilengkapi sambel yang 
lebih seperti sayuran bawang dicampur dengan daging ikan tongkol suwir dan 
irisan cabe. Ketika menyantapnya akan ditemukan citra rasa yang pedes, lezat, 
gurih dan segar ditengah suasana pendopo yang sejuk alami bergemericik air 
membuat kita “Melayang Lagi” melupakan kepenatan ibu kota.
   
  Di restoran inilah The Titans memberi kesempatan kepada anak-anak panti 
asuhan untuk menikmati Nasi Campur Bali dan berbagai menu lainnya sebagai rasa 
syukur atas keberhasilan mereka merilis album keduanya yang bertajuk “Melayang 
Lagi”. Tidak ketinggalan The Titans memberikan bingkisan dan menghibur 
anak-anak panti asuhan itu dengan membawakan beberapa lagu baik dari album 
perdana maupun dari album barunya termasuk single andalan mereka yang berjudul 
“Jangan Sakiti”.
   
  Kepada Banten Muda, Andika mengatakan, “mudah-mudahan dengan beramal bisa 
lebih dimudahkan apa yang menjadi harapan kami.” Begitu juga dengan Rizki, 
mewakili rekan-rekannya ia menambahkan, “kami merasa senang bisa bergembira dan 
bernyanyi bersama dengan anak-anak panti asuhan. The Titans mengucapkan banyak 
terima kasih dan minta doa kepada semuanya semoga album kedua ini bisa sukses.”
   
  Tak bisa dipungkiri, grup band yang didirikan pada tanggal 8 Desember 2006 
ini terbilang sukses dikancah musik tanah air saat ini. The Titans berhasil 
merebut banyak hati penggemar, debut album self-titled  “The Titans” yang 
dirilis 27 April 2007 mendapat penghargaan double platinum, konser mereka tak 
pernah sepi pengunjung dan jadwal pertunjukan yang padat membawa mereka 
mengantungi hampir 200 pentas dalam periode satu tahun. “Ini satu kebanggaan 
buat kami karena sebagai band baru, The Titans banyak ditunggu orang,” ujar 
Indra.
   
  Melalui berbagai penilaian, baru-baru ini pemerintah menganugrahi Menpora 
Award dengan menobatkan The Titans sebagai salah satu pelaku seni yang 
menginspirasi pemuda Indonesia. “Ini membuktikan kalau The Titans  berhasil 
mencatatkan diri dalam buku sejarah musik Indonesia.” tukas Tomtom.
   
  “Setelah satu tahun, kami kembali membuat album kedua karena sudah banyak 
ditunggu-tunggu orang, khususnya Titanium (sebutan untuk fans The Titans). 
Menyatukan kreatifitas dari enam personil yang berbeda seperti saya divokal, 
Andika (keyboard), Indra (bass), Oni (Gitar), Imot (synth/programmer), dan 
Tomtom (drum) memang agak sulit, tetapi harus kami syukuri karena karyanya 
menjadi kaya,” jelas Rizki.
   
  Mitos bahwa album kedua menentukan jatuh bangunnya karir sebuah band 
sedikitnya mempengaruhi kinerja para personil. “Tapi bukan mempengaruhi kami 
secara negatif, justru memacu kita lebih kreatif agar bisa menghasilkan karya 
yang kompetitif ditengah maraknya band di tanah air,” kata Indra. 
   
  Dalam album yang keduanya ini, Andika mencoba menjelaskan, “Album ini berisi 
sepuluh lagu baru yang diciptakan secara merata oleh semua personil The Titans, 
banyak perubahan positif, yang pasti penuh explorasi yang mengejutkan. Baik 
secara tekhnis musikalitas, maupun tema. Kami lebih serius menggarap album 
kedua ini. Kalau album pertama dulu dibuat sepertinya terburu-buru dan memang 
sangat cepat jadi masih banyak kekurangan dan ketidakpuasannya. Kami 
menuntaskan semuanya di album kedua ini.” 
   
  Soal album yang masih bertemakan cinta, Indra masih percaya akan kebesaran 
cinta yang bisa menghasilkan lirik-lirik bagus. Lirik sederhana dibalut musik 
berkualitas akan menghasilkan lagu yang bagus. Pepatah ini sangat diyakini 
Indra pencipta lagu “Rasa ini” yang fenomenal itu di album pertamanya The 
Titans.
   
  “Tapi walau lagu cinta, kita mengemasnya tidak asal jadi. Lebih terkonsep. 
Kalau album pertama banyak menyuarakan bagaimana caranya keluar dari 
keputus-asaan, di album kedua ini kita membuat lirik-lirik yang optimis,” 
timpal Oni.
   
  Ya, kembali ke Nasi Campur Bali. Walaupun terdiri dari berbagai macam rasa, 
tapi membuatnya tidak asal jadi dan kita akan mendapatkan citra rasa yang 
begitu tinggi. Dengan  menu barunya seperti Mengapa Aku, Cinta Mati, Jangan 
Sakiti, Tanpamu, Dapatkah Waktu, Melayang Lagi, Menangis, Bersama Denganmu, 
Untukmu dan Lepas Semua,  The Titans berharap dapat menyenangkan masyarakat 
Indonesia dan tentu saja tidak ada yang membeli bajakannya.  *** (Wira)
   
  
 
 
  -- 
 BM Publicist - Irfan ‘Wira Pratama’ 
  Mobile : 08568719768, 085920188678
 Email : [EMAIL PROTECTED]
  MP: www.bantenmuda.multiply.com
  FS: www.friendster.com/bantenmudamagazine
   
   
  
       
---------------------------------
  Dapatkan nama yang Anda sukai!  
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.

Kirim email ke