Ahmadinedjad sebelum jadi presiden ia menjadi walikota Teheran. Memulai dari yang kecil untuk menjadi jujur dan berani. Siapa tahu kang Adji oge.. bisa naik jadi walikota Serang.. he..he...
--- In [email protected], Setiadji Achmad <[EMAIL PROTECTED]> wrote: > > Nah itu dia,seharusnya budaya dan proses PILKADA/PILKOTA belajar dari pemilihan RT,sama2 punya konstituen,punya wilayah kekuasaan,punya program, dan yg jelas Ketua RT/RW pun bagian dari pemerintah. > Dlam pemilihan RT/RW tidak diperlukan biaya tinggi,tidak perlu cetak poster,tidak perlu kampanaye besar2an,tidak perlu Ring 1,Ring 2,Ring 3 dst,dalam menggoalkan tujuan,namun tentunya punya tanggung jawab yang besar pula. > Ketika CaPRES/CAWAPRES,CAGUB/CAWAGUB,CABUP/CAWABUP,CAWAKOT/CAWA2KOT telah berhasil,ketika itu juga beliau2 harus patuh pada aturan RT/RW setempat....hebat kan RT/RW....kenapa kita tidak berminat/ambisi untuk menduduki posisi tersebut???...he..he... > tapi mungkin gak ya jika ada keputusan kepala daerah bahwa RT/RW digaji 2,5jt/bulan,,,orang2 akan tetap males menjadi RT/RW????? > n.b=Besarnya biaya PILKADA,salah satu pemicu/penyebab timbulnya tindak korupsi. > > > > ----- Original Message ---- > From: uus bustami <[EMAIL PROTECTED]> > To: [email protected] > Sent: Wednesday, July 16, 2008 10:52:26 PM > Subject: Bls: [WongBanten] MOHON DO'A RESTU > > > RT ????? > iya tah ..??? > biasanya pada ga mau. > > salam-UUS > > > > ----- Pesan Asli ---- > Dari: Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com> > Kepada: [EMAIL PROTECTED] ups.com > Terkirim: Rabu, 16 Juli, 2008 11:08:12 > Topik: [WongBanten] MOHON DO'A RESTU > > > Dulur-dulur > > saya mohon do'a restu...do'a saja,bulan depan saya maju dalam PILRT (pemilihan RT) di lingkungan tempat saya tinggal. > > Semoga saja saya bisa terpilih,dan tidak ada halangan dalam menjalankan periode kepemimpinan saya.... > > > trima kasih > > ________________________________ > Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain! >
