ini saya sunting mengenai sumur resapan...

Penerapan Konstruksi Sumur Resapan Air

Konstruksi
Sumur Resapan Air (SRA) merupakan alternatif pilihan dalam mengatasi
banjir dan menurunnya permukaan air tanah pada kawasan perumahan,
karena dengan pertimbangan : a) pembuatan
konstruksi SRA tidak memerlukan biaya besar, b) tidak memerlukan lahan
yang luas, dan c) bentuk konstruksi SRA sederhana.
Sumur
resapan air merupakan rekayasa teknik konservasi air yang berupa
bangunan yang dibuat sedemikian rupa sehingga menyerupai bentuk sumur
gali dengan kedalaman tertentu yang berfungsi sebagai tempat menampung
air hujan diatas atap rumah dan meresapkannya ke dalam tanah (Dephut,1994).
Manfaat yang dapat diperoleh dengan pembuatan sumur resapan air antara
lain : (1) mengurangi aliran permukaan dan mencegah terjadinya genangan
air, sehingga memperkecil kemungkinan terjadinya banjir dan erosi, (2)
mempertahankan tinggi muka air tanah dan menambah persediaan air tanah,
(3) mengurangi atau menahan terjadinya intrusi air laut bagi daerah
yang berdekatan dengan wilayah pantai, (4) mencegah penurunan atau
amblasan lahan sebagai akibat pengambilan air tanah yang berlebihan,
dan (5) mengurangi konsentrasi pencemaran air tanah (Dephut, 1995).
 
             












 
Gambar 1. Sumur Resapan Air Pada Pekarangan Rumah
(Sumber: PU Cipta Karya, 2003)
 
Sumur
resapan air ini berfungsi untuk menambah atau meninggikan air tanah,
mengurangi genangan air banjir, mencegah intrusi air laut, mengurangi
gejala amblesan tanah setempat dan melestarikan serta menyelamatkan
sumberdaya air untuk jangka panjang (Pasaribu, 1999). Oleh karena itu pembuatan 
sumur resapan perlu digalakkan terutama pada setiap pembangunan rumah tinggal.



Metode Perhitungan 
Metode
perhitungan yang bertujuan bahwa daerah layanan akan bebas dari
genangan dan sekaligus meresapkan air hujan kedalam tanah. Air yang
jatuh pada bukan perkerasan akan dialirkan ke jaringan drainasi yang
diperhitungkan berdasar pada Formula Rational dengan
it didasarkan pada waktu konsentrasi (Tk),
sedangkan air yang jatuh di perkerasan dialirkan masuk kedalam
konstruksi resapan dengan volume resapan fungsi dan lama hujan dominan (Td), 
intensitas hujan pada Td,
koefisien permeabilitas tanah, selang waktu dengan hujan dominan,
tinggi muka air tanah, luasan atap layanan dan koefisien aliran
permukaan yang kemudian diperhitungkan berdasar formula Darcy dengan
penjabarannya oleh Bouillot (Sunjoto, 1987). 
Untuk
efisiensinya perlu diperhitungkan volume sumuran tersebut dan secara
analitis dengan dasar bahwa tinggi sumuran diambil pada saat debit
masuk sama dengan debit keluar maka dapat ditulis suatu formula:
(Sunjoto, 1987).



 
1. Bentuk Dan Ukuran Konstruksi Sumur Resapan Air (SRA) 
Bentuk
dan ukuran konstruksi SRA sesuai dengan SNI No. 03-2459-1991 yang
dikeluarkan oleh Departemen Kimpraswil adalah berbentuk segi empat atau
silinder dengan ukuran minimal diameter 0,8 meter dan maksimum 1,4
meter dengan kedalaman disesuaikan dengan tipe konstruksi SRA.
Pemilihan bahan bangunan yang dipakai tergantung dari fungsinya,
seperti plat beton bertulang tebal 10 cm dengan campuran 1 Pc : 2 Psr :
3 Krl untuk penutup sumur dan dinding bata merah dengan campuran spesi
1 Pc : 5 Psr tidak diplester, tebal ½ bata (Gambar 2).
 
 
 DiISI PENUH
 BATU KOSONG
 CALTERNATIF PUING 
BATA MERAH

ISOMETRI
Tanpa Skala
 
Gambar 2. Konstruksi Sumur Resapan Air
 
Data teknis sumur resapan air yang dikeluarkan oleh PU Cipta Karya adalah 
sebagai berikut :
1.      Ukuran maksimum diameter 1,4 meter
2.      Ukuran pipa masuk diameter 110 mm
3.      Ukuran pipa pelimpah diameter 110 mm
4.      Ukuran kedalaman 1,5 sampai dengan 3 meter
5.      Dinding dibuat dari pasangan bata atau batako dari campuran 1 semen : 4 
pasir tanpa plester
6.      Rongga sumur resapan diisi dengan batu kosong 20/20 setebal 40 cm
7.      Penutup sumur resapan dari plat beton tebal 10 cm dengan campuran 1 
semen : 2 pasir : 3 kerikil.
2. Desain Konstruksi Sumur Resapan Air
    Sumur resapan air akan dapat berfungsi dengan baik, apabila didesain 
berdasarkan kondisi lingkungan dimana sumur tersebut akan dibuat. Desain sumur 
resapan air dalam hal ini meliputi bentuk, jenis konstruksi dan dimensi sumur 
resapan air.
Menurut SNI No. 02-2453-1991Tentang Tata Cara Perencanaan Teknik Sumur
Resapan Air Hujan Untuk Lahan Perkarangan diperlukan persyaratan teknis
pemilihan lokasi dan jumlah sumur resapan pada pekarangan, persyaratan
teknik meliputi :
1.      Umum
: dibuat pada lahan yang lolos air dan tahan longsor, bebas dari
kontaminasi dan pencemaran limbah, untuk meresapkan air hujan, untuk
daerah dengan sanitasi lingkungan yang tidak baik hanya digunakan
menampung air hujan dari talang, mempertimbangkan aspek hidrologi,
geologi dan hidrologi.
2.      Pemilihan
lokasi : keadaan muka air tanah dengan kedalaman pada musim hujan,
permeabilitas yang diperkenankan 2 –12,5 cm/jam, jarak penempatan
diperhitungkan dengan tangki septik tank 2 meter, resapan tangki septik
tank/cubluk/saluran air limbah 5 meter, sumur air bersih 2 meter.
3.      Jumlah : penentuan jumlah sumur resapan air ditentukan berdasarkan 
curah hujan maksimum, permeabilitas dan luas bidang tanah.
 
Dalam
mendesain dimensi konstruksi sumur resapan air untuk kawasan perumahan
terdapat tiga parameter utama yang perlu diperhatikan yaitu : permeabilitas 
tanah, curah hujan, dan luas atap rumah/permukaan kedap air (Dephut, 1994). 
Permeabilitas tanah dapat kita tentukan berdasarkan hasil pengukuran langsung 
di lokasi permukiman dengan Metode Auger Hole Terbalik. Data permeabilitas 
tanah ini diperlukan untuk menentukan volume sumur resapan air yang akan 
dibuat. Curah hujan diperlukan untuk menentukan dimensi sumur resapan air. Data 
curah hujan yang diperlukan selama 10 tahun pengamatan (diperoleh dari stasiun 
hujan terdekat). Pengukuran luas atap rumah didasarkan atas luas permukaan atap 
yang merupakan tempat curah hujan jatuh secara langsung diatasnya.
Sedangkan
untuk mendesain bentuk dan jenis konstruksi sumur resapan air
diperlukan parameter sifat-sifat fisik tanah yang meliputi Infiltrasi,tekstur 
tanah, struktur tanah, dan pori drainase (Mulyana, 1998).
c. Pembuatan Sumur Resapan Air
Setelah
diperoleh desain konstruksi (dimensi, bentuk dan jenis) sumur resapan
air sesuai dengan kondisi lingkungan pada kawasan perumahan,
selanjutnya dalam proses pembuatan sumur resapan air dapat dirancang
dua pola penerapan yaitu: a) pembuatan secara kolektif (berdasarkan
blok-blok rumah, atau untuk satu kawasan perumahan); dan b) pembuatan
per-tipe rumah.
Pembuatan
sumur resapan air per-blok dalam suatu kawasan perumahan harus
direncanakan sejak dari awal oleh kontraktor atau developer. Pada siteplan 
sudah nampak jelas alokasi lahan untuk pembangunan sumur resapan air pada 
setiap blok
(per-blok bisa terdiri dari 10 rumah atau lebih). Alternatif lain, SRA
dibuat dalam bentuk danau untuk semua rumah pada suatu kawasan
perumahan (seperti perumahan Bogor Lakeside), sehingga SRA berfungsi
disamping untuk meresapkan air ke dalam tanah juga sebagai tempat
rekreasi warga perumahan,.
  SRA yang dibuat pada setiap
rumah atau per-tipe rumah dapat dirancang dengan memperhatikan aspek
luas perkarangan rumah dan nilai estetika, sehingga SRA dapat dibangun
ke arah vertikal atau horisontal. Biaya pembuatan konstruksi SRA berkisar 
antara Rp. 75.000 hingga Rp.150.000,




Sumber://tumoutou.net/ dan Sunjoto, Dr. Ir. Dip.HE. “Sistem drainasi air hujan 
yang berwawasan lingkungan” Majalah Kontruksi No. 122, Juni 1988. 

--- On Sat, 19/7/08, Setiadji Achmad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Setiadji Achmad <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [WongBanten] MOHON DO'A RESTU
To: [email protected]
Date: Saturday, 19 July, 2008, 7:30 PM










    
            oh ya ketinggalan. ..coba kalo bisa dijelaskan lebih lanjut 
mengenai pembuaan resapan tadi,mungkin susunan materialnya, berpa 
volume-nya/ketebala nnya,terus dibuat berapa lapis.maksih. saya coba nanti 
sosialisasikan ke teman2 disana,sapa tau pada berminat.
 
haturnuhun,




----- Original Message ----
From: das albantani <dasalbantani@ yahoo.com>
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Sent: Saturday, July 19, 2008 7:07:46 PM
Subject: Re: [WongBanten] MOHON DO'A RESTU







wah dalung masih asri tuh...bener kang adji mslh sampah hrs di treatment mulai 
dr sampah rumah tangga, dan sebetulnya sangat mudah dan tdk memerlukan biaya yg 
mahal (tinggal masalah disiplin saja).. tinggal menyediakan tong2 sampah bisa 
dari kaleng bekas cat yg galonan atau sejenisnya.. kemudian dikasih tanda yg 
berbeda bisa dr warnanya..contoh kuning utk yg anorganik dan hijau utk yg 
organik...teknisnya kang adjie lbh taulah...
selain itu...jgn lupa fasum dan fasosnya...standar minimalnya sih ada ruang 
terbuka hijau yg bs diisi utk tempat olah raga..tempat bermain anak... saung 
tempat berkumpul dan bersosialisasi. ..bisa jg dibuat taman bacaan...gak perlu 
besar2...biasanyaka n perumahan itu sdh nyiapkan lahannya mungkin tdk 
terawat..jd bs dihidupkan kembali...dan kalo perlu sy nyiapkan waktu buat 
survey dan mendesainnya. ..
kemudian masalah saluran air dan drainase...sebaikny a tiap rumah itu 
dipekarangannya ada sumur resapan..itu
 jg tdk memerlukan biaya yg mahal, ckp gali sampai kedalaman 1 m d= 80 cm trs 
dikasih kerikil dan ijuk lalu dikasih plat penutup yg ada lubangnya..jd dikala 
musim hujan air tuh tdk semuanya mengalir ke saluran, gunanya jg utk persediaan 
air dikala musim kemarau..apalagi kl rmhnya memakai sumber air tanah.....
lalu..coba juga menggalakkan budaya "rumah hijau"..disetiap pekarangan atau 
teras ada tanaman..bisa memakai pot atau tanaman di pekarangan kl lahannya 
luas...supaya kelihatan asri...
nah mumpung serang lg musim kampanye...huehuehu he... dimanfaatkan saja tuh 
dana kampanye nya.....
ok selamat berjuang kang adjie....!!!

--- On Sat, 19/7/08, Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com> wrote:

From: Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com>
Subject: Re: [WongBanten] MOHON DO'A RESTU
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Date: Saturday, 19 July, 2008, 11:09 AM






Daerah pemukiman baru,terpecil. Giriya Permata Asri-Dalung, akses jalan tembus 
ke kantor samsat-karundang. waaah kang Das baik sekali.
 
saya tuch punya angan2 rw di sluruh indonesia umumnya,dan khusus di propinsi 
banten,mempunyai treatment sampah tersendiri(pengolah an samapah),jadi budaya 
memisahakan samapah antara organik dan nonorganik sudah harus disadari oleh 
rumahtangga di lingkungan itu.
 
Program ini sudah dipelopori dan sedang berjalan di lingkungan RW13 
Neglasari,remaja2 disana dengan bimbingan teknis Bapak RW,sesepuh,tokohmas 
yarakat,dan juga para ibu rumah tangga mulai mengolah samapah dengan 
memanfaatkan tanah wakaf sedikit untuk lokasi pencacahan sampah dan dilanjutkan 
pengomposan, workshopnya diberinama "KOMPOS LINE".memang budaya memisahkan 
samaph antara organik dan nonorganik belum terlaksana,jadi setelah sampaha 
terkumpul harus dipilah2 terlebih dahulu,dan ini memakan waktu yang tidak 
sedikit.
 
Memang tidak mudah membangun budaya disiplin.
 
sampah memang seolah perkara yang sepele,tapi coba saja apabila tidaka ada 
penanganan yang serius,apa yang akan terjadi di tahun2 ke depan akibat sampah 
yang tidak terolah.
 
thx Das
-Okaj-




----- Original Message ----
From: das albantani <dasalbantani@ yahoo.com>
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Sent: Saturday, July 19, 2008 9:57:10 AM
Subject: Re: [WongBanten] MOHON DO'A RESTU







saya dulu di mailist ini pernah berjanji kl ada yg mau konsultasi masalah 
perencanaan saya gratiskan... . gak perlu mikirkan honor...huehueue. . cuman RT 
nya mana neh... supaya bisa tau daerahnya seperti apa....

--- On Fri, 18/7/08, Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com> wrote:

From: Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com>
Subject: Re: [WongBanten] MOHON DO'A RESTU
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Date: Friday, 18 July, 2008, 9:02 PM






Waduh terimaksih ini untuk dukungannya, boleh juga dibuatkan Visi,misi-nya 
bagaimana menyusun Renstra RT...tapi gak ada honornya ya??maklum pemilihan 
RT..heueheueu



----- Original Message ----
From: das albantani <dasalbantani@ yahoo.com>
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Sent: Friday, July 18, 2008 6:28:59 PM
Subject: Re: [WongBanten] MOHON DO'A RESTU








saya jg mendukung kang aji jd ketua RT... kl perlu sy bantu ngasih masukn visi 
dn misinya....huehueu. . memang kl mau ngubah suatu sistem...kita harus masuk 
dulu ke dalam sistem itu... gak bisa kita koar2 dari luar.....btw ketua RT mana 
nih...?

salam,
Mukoddas Syuhada

--- On Fri, 18/7/08, Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com> wrote:

From: Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com>
Subject: Re: [WongBanten] MOHON DO'A RESTU
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Date: Friday, 18 July, 2008, 10:42 AM






terimakasih kang yayat nurhayat(salam kenal..ya??namanya mirip mantan ktua 
PII,apa ini??,,,saya sempat tertegun ketika ngobrol dengan salah satu tokoh yg 
cukup terkenal di Serang....He Said :...jangan meratapi kegelapan,lebih baik 
nyalakan lilin...""". ...,juga ini pernah diungkapkan oleh beberapa rekan di 
milist.
 
wassalam-adjie



----- Original Message ----
From: Yayat Nurhayat <ydinar_nurhayat@ yahoo.com>
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Sent: Friday, July 18, 2008 10:35:35 AM
Subject: Re: [WongBanten] MOHON DO'A RESTU








betul kang..
satu-satunya pemilihan pemimpin yang paling demokratis adalah pemilihan Ketua 
RT..
maka dari itu coba kita tularkan sistem pemilihan RT ini kepada masyarakat 
lain..
bahwa kemenangan tidak perlu saling sikut, saling fitnah dll..
coba bayangkan pemilihan walikota, bupati dan gubernur seperti pemilihan ketua 
RT..
masyarakat pasti adem ayem..
pembangunan pasti jalan tanpa ada yang nagih budi atau hutang pada saat 
kampanye..
rakyat tidak perlu ribut dan kecewa terhadap janji2..
Maju terus kang..
Salam


--- On Thu, 7/17/08, Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com> wrote:

From: Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com>
Subject: Re: [WongBanten] MOHON DO'A RESTU
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Date: Thursday, July 17, 2008, 11:27 PM






terimaksih-terimaks ih atas dukungannya. ..enak juga lur maju sebagi ketua 
RT,gak perlu biaya tinggi :spanduk,pamflet, baligo,team sukses(Ring1, 
Ring2,Ring3, Ring4.... dst..mungkin juga ada ring tinju)..yg pasti menelan 
biaya yg tidak cukup sedikit.dan saya yakin dari kapital semua calon 
dikumpulkan, sanggup membangun sebuah perusahaan daerah(BUMD) yg tentunya dapat 
menyerap lapangan kerja juga menambah pendapatan asli daerah.
 
.......




----- Original Message ----
From: Yayat Nurhayat <ydinar_nurhayat@ yahoo.com>
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Sent: Friday, July 18, 2008 10:23:19 AM
Subject: Re: [WongBanten] MOHON DO'A RESTU








Nah kalo ini saya dukung 100 % lur..
karena membangun masyarakat ujung tombaknya adalah RT lur..
Maju terus pantang mundur..


--- On Wed, 7/16/08, Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com> wrote:

From: Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com>
Subject: [WongBanten] MOHON DO'A RESTU
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Date: Wednesday, July 16, 2008, 12:08 AM






Dulur-dulur
 
saya mohon do'a restu...do'a saja,bulan depan saya maju dalam PILRT (pemilihan 
RT) di lingkungan tempat saya tinggal.
 
Semoga saja saya bisa terpilih,dan tidak ada halangan dalam menjalankan periode 
kepemimpinan saya....
 
 
trima kasih





Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com 

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com 

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com 


      
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        

Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com 

Kirim email ke