menarik untuk membuat biografi keluarga. tentu saja ada kesulitan. generasi kakek anda sudah banyak yang wafat. tapi, hal itu bukan suatu yang mustahil. karena saya pikir, ada banyak orang yang masih berusia sekitar 50-60 tahun yang masih hidup dan sangat mengenal almarhum. salam, halim hd.
--- On Mon, 8/11/08, iip umar rifai <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: iip umar rifai <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Re: [WongBanten] Butuh Data Tionghoa Banten dan Asisten Penelitian To: [email protected] Date: Monday, August 11, 2008, 11:47 PM Kang Halim, Santai Kang...hehe Beliau itu kakek saya dari ibu, Ibu saya yang bilang kalau dulu Kyai Haji Mahmud Kadu Kacapi yang juga kakek saya dari bapak bilang demikian, memang ada salah paham sepertinya waktu itu...toh anak-anaknya dinikahkan.. .sampai melahirkan saya hehe...makanya sebaiknya tanya saja Pak H. Embay, mungkin ada cerita menarik dibelakangnya. ..banyak sekali cerita menarik tentang beliau yg perlu digali. Waktu itu saya pernah tawarkan untuk membuat biografinya, tapi waktu saya ke Serang, Wak H. Embay tidak menyarankan, karena sudah tidak ada lagi saksi hidup, jadi mungkin percuma saja....wallahualam , saya masih penasaran ingin menelusurinya, karena entah kenapa beberapa tahun lalu saya bermimpi ada buku bergambar beliau di mimpi saya, padahal saya tidak pernah memikirkan tentang ini, mungkin saja saya disuruh menggali atau apa saya tidak tahu. Salam, -iip- 2008/8/11 halim hd <[EMAIL PROTECTED] com> bung iip, saya kenal secara pribadi dengan keluarga mbay. mbay rekan seangkatan saya di smp negeri 3, di lopang. ayahnya, haji syarief, saya juga kenal, seperti saya mengenal ibu beliau. saya juga kenal dengan pak antawijaya, ayahnya syair achyat. ada beberapa nama dari lingkungan komunitas ciomas yang pada tahun 1960-70-an di seganinya. diantaranya haji syarief dan pak antawijaya. haji hassan waktu itu, maseh calo kelas pembangunan gardu ronda. secara pribadi saya respek kepada haji syarief, seperti juga banyak kalangan komunitas tionghoa yang menghormati kepada almarhum. dibandingkan respek kepada haji hassan sochib, saya hampir percaya bin yakion haji syarief lebih dihormati. jadi, saya heran jika ada orang komentar tentang almarhum sebagai "anjing cina". (apa berani bung iip menyatakan bahwa hassan sochib itu 'buldog penguasa' orba? salam, halim hd. --- On Sun, 8/10/08, iip umar rifai <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: iip umar rifai <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: Re: [WongBanten] Butuh Data Tionghoa Banten dan Asisten Penelitian To: [EMAIL PROTECTED] ups.com Date: Sunday, August 10, 2008, 10:17 PM Boni, Coba tanya juga ke Pak H. Embay, beliau kenal banyak china Serang, Bapaknya (H.Syarief) dulu pernah dipanggil "Anjing China" oleh kyai dari Ciomas, saya gak tahu detailnya, tapi katanya karena bantuin jaga China2 Serang...wallahuala m..coba saja barangkali bisa nemukan sumber baru dari beliau. Salam, -iip- @Nias 2008/8/8 Boni Triyana <boni_triyana@ yahoo.com> Bung Setiadji yang baik, Yang pasti penelitian ini bukan untuk CIA atau KGB (Khong Ghuan Biscuit). Ide ini lahir dari keprihatinan saya tentang minimnya penelitian mengenai sejarah Banten dari beragam sisi. Saya punya banyak ide soal sejarah Banten, tapi agaknya yang paling mungkin dilakukan dulu adalah menulis sejarah Tionghoa di Banten. Kalau ditanya untuk apa? Yang pasti untuk menambah khasanah bacaan sejarah buat masyarakat, bukan saja di Banten tapi juga di daerah lain. Juga buat referensi barangkali ada penelitian lain yang membutuhkan data-data yang akan saya kerjakan ini. Demikian dari saya, terima kasih. Tabik, Bonnie Triyana --- On Fri, 8/8/08, Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com> wrote: From: Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com> Subject: Re: [WongBanten] Butuh Data Tionghoa Banten dan Asisten Penelitian To: [EMAIL PROTECTED] ups.com Date: Friday, 8 August, 2008, 2:07 PM Kang kalo Enclave-Enclave masyarkat tionghoa di serang ada beberapa(sudah disebutkan oleh kang Halim),sebut saja :Gang Rendah,di cilame,pasar lama,dan di pocis ada pedagang tembakau yg sudah cukup lama(sudah tua),daerah mangga dua serang yg tembusnya ke kebon sayur/sawo.. mungkinkalo daerah2 lain asisten penelitinya lebih baik mengambil daerah setempat yg pasti sedkit banyak tahu enclave-enclave masyarakat Tionghoa disana.atau kang buka iklan aja di rada banten/koran lainnya,pasti banyak mahasiswa-mahasiswa yg tertarik untuk jadi asisten peneliti.btw penelitian ini kalo boleh tahu untuk apa ya Kang?????? ----- Original Message ---- From: Boni Triyana <boni_triyana@ yahoo.com> To: [EMAIL PROTECTED] ups.com Sent: Friday, August 8, 2008 1:45:56 PM Subject: Re: [WongBanten] Butuh Data Tionghoa Banten dan Asisten Penelitian Kang Halim, Aji dan kawan-kawan semua, Terima kasih atas infonya. Terutama kepada Kang Halim yang memberikan begitu banyak nama buat saya. Ini merupakan langkah awal penelitian yang sangat baik. Yang sekarang sangat saya butuhkan adalah seorang asisten yang hafal enclave-enclave masyarakat Tionghoa di Banten, Serang pada khususnya. Demikian dari saya. Tabik, Bonnie Triyana --- On Thu, 7/8/08, halim hd <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: halim hd <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: Re: [WongBanten] Butuh Data Tionghoa Banten dan Asisten Penelitian To: [EMAIL PROTECTED] ups.com Date: Thursday, 7 August, 2008, 9:23 PM bukan cuma di gang rendah. juga di mangga dua, jalan sultan hasanuddin.jalan cilegon, cilame. tapi, yang NAMPAKNYA DIBUTUHKAN oleh bontjees, adalah nara sumber yang tahu tentang masa lampau. dulu ada belasan orang yang saya kenal, misalnya lie kho-sen, salah seorang pendiri sekolah tionghoa di serang. dia organizer dan pemikir radikal yang sangat terbuka dialog dengan kaum muda. namun sudah meninggal. lalu ada keluarga bian-piaw (aku lupa marganya), salah seorang tionghoa yang memiliki pendidikan belanda. anaknya yang perempuan taon 60-an awal sudah sarjana hukum. ada juga keluarga phe-kiong (juga lupa marganya), tokoh tionghoa dari komunitas kristen. rumahnya di depan bni jl diponegoro. ada orang yang enak diajak ngomong. dia pedagang tembako di dekat simpang empat dekat pos polisi antara jl cilegon, jl. tirtayasa, jl. diponegoro dan jl hasanuddin. rumahnya di jalan mangga dua atau jl. kapten suwardi (sejak orba, semua nama jalan dimiliterkan! ). di jalan cilegon ada orang yang namanya, semoga masih hidup, gwan-lie. keluarga yang juga dikenal baksonya, lin-tong, dan aktivis pendidikan tahun 1960-an di jalan cilegon. di sekretariat HTB, hasrat tolong bersama, gang rendah ada gwan-keng. di dekat bubur kim-cong, ada penjual empek-empek palembang. dua kakaknya, kalau masih hidup berumur sekitar 60-an. namanya tan seng-kwie dan tan can-cu. keduanya dulu muridnya pak antawijaya (orangtuanya achyat syair). pak antawijaya, muridnya tan malaka. mereka dulu tinggal di mangga dua. sekarang entah di mana. keduanya dulu aktivis partai murba dan pari-nya tan malaka. kalau saja masih ada lie kho-sen, liem chu-sen, ong-gwan-tie (bek/wijk tionghoa), ong po-seng, tan beng-cu, pemilik toko tong sin, ban ji-hien, ban gwan-hien, dan belasan lainnya, sangat menarik. mereka, di taon 1970-80an, teman kongko saya. salam, halim hd. --- On Thu, 8/7/08, Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com> wrote: From: Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com> Subject: Re: [WongBanten] Butuh Data Tionghoa Banten dan Asisten Penelitian To: [EMAIL PROTECTED] ups.com Date: Thursday, August 7, 2008, 6:46 AM di gank rendah oge loba ----- Original Message ---- From: aji setiakarya <aji_setiakarya@ yahoo.com> To: [EMAIL PROTECTED] ups.com Sent: Thursday, August 7, 2008 8:16:39 PM Subject: Re: [WongBanten] Butuh Data Tionghoa Banten dan Asisten Penelitian Salam, Kang Boni saya punya kawan di Pelita Harapan jurusan HI. Dia adalah bapak ibunya Tionghoa Serang.Sekarang tinggal di Jakarta.. KAkek-Nenek dia Tionghoa asli. LAmun arek.. nomorna aya disaya Nuhun ajie --- On Thu, 8/7/08, halim hd <[EMAIL PROTECTED] com> wrote: From: halim hd <[EMAIL PROTECTED] com> Subject: Re: [WongBanten] Butuh Data Tionghoa Banten dan Asisten Penelitian To: [EMAIL PROTECTED] ups.com Date: Thursday, August 7, 2008, 4:52 AM bontjees, boleh juga neh proyeknya. cuma sayang, rasa-rasanya informan atau nara sumber tionghoa banten (serang, cilegon, rangkasbitung, anyar lor dan kidul, labuan) yang waktu dulu banyak 'dongeng' periode XX awal sampai pertengahan sudah banyak yang pindah ke akhirat. tentang sumber tulisan, saya lebih ragu. sebab, periode 1965-67, banyak buku yang di bakar, en banyak keluarga yang punya buku en foto-foto ketakutan. di serang, misalnya di mangga dua, kebon sayur, keluarga tionghoa yang punya buku dicurigai. tentara datang. interogasi. manggil ke kodim, atau koramil. salam, halim hd. --- On Wed, 8/6/08, Boni Triyana <boni_triyana@ yahoo.com> wrote: From: Boni Triyana <boni_triyana@ yahoo.com> Subject: [WongBanten] Butuh Data Tionghoa Banten dan Asisten Penelitian To: [EMAIL PROTECTED] ups.com Date: Wednesday, August 6, 2008, 12:37 AM Kawan-kawan semua, Dalam rangka penulisan sejarah masyarakat Tionghoa di Banten, saya memohon apabila di antara kawan-kawan ada yang memiliki informasi, baik bahan tertulis maupun narasumber, bolehlah kiranya berbagi dengan saya. Untuk sementara, saya akan menulis sejarah komunitas Tionghoa di Banten yang meliputi periode awal abad 19 - 20 (seratus tahun). Selanjutnya, apabila ketersediaan sumber memungkinkan, penulisan akan diperluas sampai dengan abad 15. Saya juga mencari seorang anak muda pekerja keras yang cerdas dan tekun untuk menjadi asisten dalam proyek penelitian ini. Atas perhatian dan kerjasamanya, saya ucapkan terima kasih sebelumnya. Tabik, Bonnie Triyana Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com Send instant messages to your online friends http://uk.messenger .yahoo.com
