Aku dan Tuhanku
  www.bantenmuda.multiply.com
   
  Genap 3 tahun Ungu mengisi bulan Ramadhan dengan lagu-lagu religi Islami. 
Kali ini, kemasan lagu-lagunya tampil lebih kaya dengan sentuhan ornament rock 
dan guratan melayu tanpa meninggalkan ciri khas Ungu. Inilah album religi Aku 
dan Tuhanku – Ungu produksi Trinity Optima Production.
   
  Ditengah kegiatan yang begitu padat sepanjang tahun 2008, Ungu tetap 
menggarap dan mempersiapkan album religi ketiga mereka ini dengan optimal. 
Berisikan 5 karya lagu terbaru, Ungu ingin memberikan sesuatu yang berbeda 
untuk menjawab penantian para penggemarnya. Jika selama ini lagu andalan Ungu 
selalu bernada tenang dengan lirik menyentuh, kini pilihan single pertama jatuh 
pada lagu “Dengan NafasMU’. Lagu dengan dasar musik pop yang ringan, ceria & 
catchy ini, berisi ajakan pada manusia untuk tidak melanggar larangan Tuhan, 
atau ‘LaranganMu” dengan ‘M besar’, dan jadikan diri kita sebagai yang terbaik. 
Bukan tak mungkin universalitas warna pop lagu ini akan bersanding di chart 
lagu-lagu pop musik non-religi, di radio maupun tangga lagu acara music 
televisi. Selain itu, lagu unggulan ini juga terpilih menjadi soundtrack 
sinetron ‘Paran Pencari Tuhan’ ke 2 karya Dedi Mizwar yang tahun lalu sangat 
sukses ditayangkan di SCTV dengan rating & share tv yang
 tinggi.
   
  Nuansa pop dengan sentuhan warna sedikit melayu muncul pada lagu ‘Hidup Hanya 
Sementara’. Lagu karya Pasha ini notasinya muncul tanpa sengaja ketika sedang 
bersenandung ditengah tur Ungu di kalimantan. Setelah di ‘godok’ bersama dengan 
personil Ungu lain, akhirnya lahirlah lagu dengan melodi unik. Tidak hanya 
melayu, sentuhan ornamen rock yang kental muncul dari hasil karya Oncy. 
‘CahayaMu’  ciptaan Oncy memang memberi ruang Oncy untuk ber-explore melalui 
permainan gitarnya, yang biasanya juga disokong dengan petikan gitar duanya 
Enda dan roffel drum Rowman. Menurut Makki, “Lagu CahayaMu sound gitar Oncy 
nge-rock banget, dia nggak sadar bahwa permainannya sudah kayak aransemen 
musiknya Black Sabbath.” Oncy pun menjelaskan, ‘CahayaMu’ sejak awal memang 
ingin menampilkan sesuatu yang baru di album Ungu, “Kebetulan saja ketemunya di 
album religi dan anak-anak setuju, saya memang bermain lebih nge-rock di lagu 
ini. Stringnya yang diisi violinis Henry
 Lamiri, aransemen stringnya dibikin Iwan Hassan. Jadi meski tebal rocknya, ada 
harmonisasi lembutnya melalui unsur orkestrasi,” jelas Oncy. Lagu religi 
bernuansa khidmat dengan lirik menyentuh hati ciri khas Ungu tetap hadir pada 
lagu Doa Yang Terlupakan. Lagu yang lahir dari perenungan panjang seorang Enda 
ini melibatkan banyak musisi dan alat musik, seperti string section dan pemain 
piano, sementara Oncy diberi ruang memasukkan ornamen rock melalui petikan 
gitar dengan distorsinya.
   
  Menurut Enda, kompleksitas menulis lagu religi Islami terletak pada aransemen 
dan liriknya, “Saya sendiri harus mengikuti banyak ajaran sufi, melalui tulisan 
atau berguru pada mereka yang memiliki pemahaman agama Islam lebih kuat. Bagi 
saya, album religi ketiga Ungu  kali ini jauh lebih siap dibanding dua album 
sebelumnya, karena kami telah memiliki pengalaman, bahkan pengalaman 
mengejutkan, karena lagu religi Ungu bisa menjadi hit mengalahkan album reguler 
Ungu,” ujar Enda, gitaris Ungu.
   
  Satu yang memberi ciri pada rekaman religi Ungu adalah, berani membuat 
aransemen yang beda, bahkan agak ekstrem. Jika tahun lalu ada lagu-lagu yang 
lekat dengan musik Islami, misalnya memasukkan marawit, salawat, dan talbiyah, 
album religi ke-3 berjudul Aku dan Tuhanku malah memasukkan musik yang ‘tebal 
rocknya’.
   
  Yang beda dari album religi Ungu terbaru ini tidak hanya muncul dari sisi 
aransemen musik saja tetapi juga dari penampilan mereka. Kini penampilan Ungu 
di album religi terbaru terlihat lebih fresh dengan    a pakaian yang lebih 
dinamis,    a anak band tetapi tetap mencerminkan sisi religius. Diharapkan 
dengan tampilan baru Ungu yang dibantu oleh stylist Izabel Jahja ini, bisa 
hadir lebih fresh dan    anya dapat menjadi trend setter anak muda masa kini. 
Prestasi lainnya yang digoreskan Ungu pada album religi ‘Aku dan Tuhanku’ ini 
adalah mendapatkan double platinum pada awal release dengan penjualan mencapai 
angka 150.000 copies. 
   
  Rasa syukur Ungu atas kesuksesan dan segala hal yang mereka capai terutama 
dalam karir hadir dalam lagu  Syukur (Alhamdulillah). Ungkapan syukur tersebut 
tidak hanya Ungu tuangkan dalam lirik lagu yang menyentuh hati melainkan juga 
diwujudkan dalam sebuah program yang diberi tajuk ‘Ungu Berbagi’. Dalam program 
ini, Ungu bekerjasama dengan berbagai pihak untuk membantu sesama yang 
membutuhkan. 
   
  Pengerjaan album ini berujung pada penggarapan video klip untuk lagu ‘Dengan 
NafasMu’, tetap mengambil lokasi di St. Tanjung Priok Jakarta, dengan meminjam 
tangan dan gagasan artistik sutradara langganan Ungu, Abimael Gandy, “Video 
Klip digarap oleh orang yang pernah kerjasama, apa yang ada di kepala kita 
rasanya cepat klik aja,” tambah Enda mengakhiri percakapan. Kita tunggu Ungu 
dengan penampilan barunya, diharapkan album ini bisa sejajar kesuksesannya 
dengan album religi sebelumnya. *** (Wira).
   
  --
  Wira Pratama – Mobile : 08568719768
  Jl. Trip K Jamaksari No. 1 Serang 42118
  Web : www.bantenmuda.com (still prepare)
  MP : www.bantenmuda.multiply.com
  FS : www.friendster.com/bantenmudamagazine
       
---------------------------------
  Dapatkan nama yang Anda sukai!  
Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.

Kirim email ke