Yth Majlis milis Wong Banten.
Saya sangat senang dan gembira bila ada teman dan rekan dari Banten yg memiliki 
prestasi yg luar biasa untuk ukuran masyarakat Banten. Untuk masalah Prof Ibnu 
Hamad, saya kira akan lebih bermanfaat bila scope dan jangkauannya lebih luas 
bukan hanya di  Banten saja.  Bila ada rekan yg mengusulkan beliau untuk 
berkiprah di politik, saya kira sah sah saja, hanya saja alangkah baiknya bila 
kiprah dan gaungnya tidak hanya sebatas Banten saja tapi bisa lebih luas lagi. 
Untuk langkah pertama, mungkin bisa saja dilakukan uji coba  di lokal Banten 
dulu, entah sebagai Rektor Untirta atau jabatan lainnya. Kalaupun pada posisi 
sekarang sudah bisa menunjukkan prestasi yg baik, kenapa harus ditarik ke 
posisi di lokal Banten, karena bisa saja  di masa yg akan datang,  bila 
prestasinya cukup baik,  beliau akan bisa menduduki posisi di tingkat nasional, 
misalnya jadi mentri.
Menurut hemat saya, bisa dilakukan pendekatan dengan beliau, kira kira jalur yg 
mana yg diminat sesuai potensi dan minat dari pak prof Ibnu. Hal ini terbukti 
dari rekan kita Dr Mukhlis Y, yg bisa menduduki jabatan di tingkat nasional 
sebagai kepala berita antara. Jadi jangan ada pemaksaan atau pengkarbitan, 
biarkan masyarakat yg menilai, kemudian kita sebagai masyarakat Banten bisa 
mendukungnya.
Terima kasih
Wassalam
dadayrhidayat


  ----- Original Message ----- 
  From: Sp Saprudin 


  Dalam rangka meningkatkan kualitas SDM Banten, maka alangkah indahnya jika 
ada kalangan muda Banten model Prof. Dr. Ibu dapat memimpin sebuah institusi 
pendidikan tinggi seperti UNTIRTA. tentunya dengan landasan komitmen kuat untuk 
meningkatkan kualitas SDM Banten, dukung.  
  Jangan giring dia ke kancah politik...... kalau sudah terjun ke kancah 
politik berarti sama aja menyuruh dia jadi tukang bohong.



  ----- Pesan Asli ----
  Dari: pantau untirta <[EMAIL PROTECTED]>
  Kepada: [email protected]
  Terkirim: Senin, 1 September, 2008 09:28:57
  Topik: Re: [WongBanten] Re: Pidato Pengukuhan Wong Banten Untuk Prof Ibnu


        Saya sangat setuju agar Prof.DR.Ibnu dapat memimpin kami di untirta. 
Kalau perlu tidak usah menunggu akhir masa jabatan rektor saat ini, karena 
beliau nampaknya sudah enggan memajukan untirta. Sebagai informasi setahun lalu 
UNTIRTA telah masuk 'blue book' di BAPENAS untuk mendapat bantuan IDB, namun 
setelah pergantian rektor, tidak ada aktifitas berarti untuk menindaklanjuti 
program tersebut, padahal program tersebut merupakan hasil urun rembug banyak 
tokoh banten seperti mantan mendagri, sekmil presiden ketika era mega, dll.
        Termasuk upaya pemindahan kampus untirta ke sindang sari yang hingga 
ini baru memiliki 30 Hektar lahan dari 100 Hektar lahan yang direncanakan. Hal 
ini perlu keseriusan dan kerja keras bila ingin memajukan SDM Banten melalui 
jalur pendidikan. Dan untuk itu dibutuhkan orang-orang yang punya KARETEG HATE 
dengan Banten.
        Sehingga untuk memajukkan untirta seharusnya lebih baik mencari donatur 
atau bantuan dari luar negeri ketimbang memaksakan pungutan yang berbalut iuran 
sukarela kepada calon mahasiswa, padahal kita ketahui bersama belum semua warga 
banten memiliki taraf hidup yang baik untuk dapat membayar pungutan hingga 
jutaan rupiah.
        Agar informasi ini berimbang, sekiranya dapat dikonfirmasi dengan 
pihak2 lain di Untirta mengenai informasi diatas dan keberadaan rektor yang 
sering berada di jakarta/depok untuk urusan yang belum terntu berhubungan 
dengan kemajuan UNTIRTA. silahkan ber-tabayun.

        --- On Sun, 8/31/08, machsus thamrin <[EMAIL PROTECTED] com> wrote:

          From: machsus thamrin <[EMAIL PROTECTED] com>
          Subject: [WongBanten] Re: Pidato Pengukuhan Wong Banten Untuk Prof 
Ibnu
          To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
          Date: Sunday, August 31, 2008, 12:14 AM


          Iya, Ka Halim, Saya sepakat kalau sekarang sih sayang kalau Ibnu 
          harus kita dorong ke kursi Bupati atau Walikota. Tapi kalau kita 
          dorong jadikan Gubernur Bgm? Ketimbang "profesor" lain yang berkuasa 
          di Banten? he he. Enggak usah lah. Saya sepakat kekuasaan itu bisa 
          melenakan. Kalau mau Prof Ibnu kita dorong jadi Rektor Untirta saja! 

          --- In [EMAIL PROTECTED] ups.com, halim hd <[EMAIL PROTECTED] ..> 
wrote:
          >
          > setuju. dan selamaat kepada prrof. ibnu, semoga pandeglang, 
          serang, dan seluruh wilayah banten memiliki orang yang punya 
          komitmen kepada ilmu pengetahuan. dan saya mau usul, ketimbang jadi 
          bupati atau walkot, mendingan prof. ibnu mengembangkan ilmu dan 
          menerapkannya. sebab, jadi bupati, walkot atau gubermen di banten 
          (dan di mana saja) sekarang ini bukan hanya bikin capek pikiran dan 
          perasaan. lebih dari itu, kalau nggak kuat-kuatnya iman, bakalan 
          bikin badan rusak, secara jasmani dan rohani.
          > salam,
          > halim hd. 
          > 
          > --- On Sat, 8/30/08, machsus thamrin <mcsthamrin@ ...> wrote:
          > From: machsus thamrin <mcsthamrin@ ...>
          > Subject: [WongBanten] Pidato Pengukuhan Wong Banten Untuk Prof Ibnu
          > To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
          > Date: Saturday, August 30, 2008, 11:42 PM
          > 
          > 
          > 
          > 
          > 
          > 
          > 
          > 
          > 
          > 
          > 
          > 
          > 
          > 
          > 
          > Assalamulalaikum Wr Wb
          > 
          > 
          > 
          > Sebuah SMS saya terima dari sahabat saya, Dr Ibnu Hamad (41 
          tahun), 
          > 
          > isinya,"Segala puji bagi Allah seru sekalian alam.Atas izinnya 
          > 
          > jualah SK Profesor saya hari ini saya terima dari Mendiknas.Mohon 
          > 
          > doa untuk kemanfaatan gelar tersebut,"
          > 
          > 
          > 
          > Kang Ibnu adalah lulusan SMP Banjar Pandeglang yang kemudian 
          > 
          > melanjutkan sekolahnya ke SMA 1 Pangelang, lulus tahun 1985, lalu 
          ke 
          > 
          > FISIP Komunikasi UI pada tahun yang sama. 
          > 
          > 
          > 
          > Doktor komunikasi politik ini memang bukan profesor termuda di UI, 
          > 
          > Prof Hikmawanto meraih gelar ini pada usia 35 tahun, namun bagi 
          kami 
          > 
          > Ibnu adalah sosok yang membanggakan. Cerdas, muda, namun tetap 
          > 
          > tawadhu dan sederhana. Kesederhanaan ini tetap bertahan dari jaman 
          > 
          > mahasiswa hingga mahaguru kini. Sampai sekarang kemana-mana Ibnu 
          > 
          > tetap naik KRL dan bus kota.
          > 
          > 
          > 
          > Saya dan beberapa teman, antara lain Ka Dr Mukhlis Yusuf, dan Fuad 
          > 
          > Saugi, dan teman-teman lain sempat mendorong Ibnu untuk memimpin 
          > 
          > Pandeglang, dan bersaing dengan teman se angkatan lain di SMP 1 
          > 
          > Pandeglang dan SMA 1 Pandeglang, Dimyati Natakusumah, dalam 
          Pilkada 
          > 
          > Pandeglang beberapa tahun lalu. 
          > 
          > 
          > 
          > Sayang waktu itu, tak ada jalur independen, dan partai-partai tak 
          > 
          > tertarik dengan Ibnu, karena kami tak memiliki uang miliaran 
          rupiah 
          > 
          > seperti yang mereka minta. Mereka lebih memilih kandidat yang 
          > 
          > memiliki Gizi ketimbang Visi, meski gizi itu kemudian bisa membawa 
          > 
          > mereka ke penjara. 
          > 
          > 
          > 
          > Seorang pengurus DPP sebuah partai islam yang dulu dikenal bersih 
          > 
          > malah menyarankan ka Ibnu belajar "ngaji" aja dulu sebelum mencoba 
          > 
          > terjun ke politik. Dalam hati saya tersenyum sendiri, karena saya 
          > 
          > tahu Ibnu adalah anak pesantren dan putra Kyai terkenal di 
          > 
          > Pandeglang yang sudah Khatam Al Quran sejak kelas 2 SD.
          > 
          > 
          > 
          > Saya kira Ibnu adalah jawara lain dari Banten, yang meraih 
          > 
          > kehormatannya dengan terus belajar dan bekerja keras.
          > 
          > 
          > 
          > Saya usul, bagaimana kalau forum ini mengundangnya untuk 
          > 
          > semacam "Pidato pengukuhan Guru Besar" ala Mailist Wong Banten. 
          > 
          > Kumaha tah, ka, lamun Wong Banten kumpul bari silaturahmi lebaran 
          > 
          > jeung babacakan?
          > 
          > 
          > 
          > Salam
          > 
          > 
          > 
          > Machsus Thamrin
          >

       




Kirim email ke