huehuehuehuheu,,juga tukang duren bilang mateng pas dibuka dirumah 
asreeep,tukang sate juga kadang maksa jualan sate yg sudah agak basi(sy sering 
mengalami)..jadi bener apa yang kang syuhada bilang,saya sangat2 setuju.kalo 
software huheuheuheu..saya pake windows original..tapi office,antivirus pake 
trial,akhir september abis...huehuehue..kayaknya bakal saya 
bajak.huheuheuheu.(keculai kalo ada yg mau beliin huheuheuheuehu)

aach gak usah diundang lah,kite2 aja,ndak usah diomong2in makanya,banyak celah2 
utnk berlaku baik tanpa harus tergantung pada gubjend..huhuehuehu



----- Original Message ----
From: das albantani <[EMAIL PROTECTED]>
To: [email protected]
Sent: Friday, September 12, 2008 8:42:56 PM
Subject: Re: [WongBanten] Istana dan Monas Terancam Amblas (ciomas dan 
seitarnya?)


melihat topik2 ini... gimana kalo besok kita undang aj sang gubjend ini? 
kebetulan sy diberikan no kontak langsungnya. ..huehuhue kontak aj di nomor 
0811124609 atau sekertarisnya yg cantik kayak bu atut di nomor 081380935111
mengenai masalah yg kompleks...kang setiadji lupa nyebutkan bahwa masyarakat 
juga banyak yg korup...pedagang pd ngurangin timbangannya, daging2 glonggongan 
pd dijual dipasar, banyak wartawan OJ (ore jelas) yg berkeliaran, makanan2 
kadaluarsa juga dijadikan parcel.... bahkan yg paling sering kita 
gunakan...software bajakan! huehueue

--- On Fri, 12/9/08, Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com> wrote:

> From: Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com>
> Subject: Re: [WongBanten] Istana dan Monas Terancam Amblas (ciomas dan 
> seitarnya?)
> To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
> Date: Friday, 12 September, 2008, 6:56 PM
> Satroni saja Pak,diperlukan pemikiran-pemikiran
> kritis,inovatif, konstruktif. dll..dari Pak'e,untuk dapat
> memberikan warna disini.
> 
> nuhun
> okaj
> 
> 
> 
> ----- Original Message ----
> From: halim hd <[EMAIL PROTECTED] com>
> To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
> Sent: Friday, September 12, 2008 4:07:10 PM
> Subject: Re: [WongBanten] Istana dan Monas Terancam Amblas
> (ciomas dan seitarnya?)
> 
> 
> waaah, banten, serang, pandeglang, rangkasbitung, dll,
> tambah lungkrah. saya malah nggak wani nyatronin daerah
> baanten. cuma wani ngomong doang. maap.
> halim hd.
> 
> --- On Fri, 9/12/08, Setiadji Achmad <setiadji.achmad@
> yahoo.com> wrote:
> 
> From: Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com>
> Subject: Re: [WongBanten] Istana dan Monas Terancam Amblas
> (ciomas dan seitarnya?)
> To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
> Date: Friday, September 12, 2008, 1:50 AM
> 
> 
> maka dari itu bergaulah kang sama mereka atau
> konco-konconya sejauh idealisme tidak terlacur,,khan
> fine-fine aja..disana kita akan tahu sejauh mana kekuatan
> dan kelemahannya memang mereka dianggap karang terjal dalam
> pembangunan Banten...
> 
> Tapi sekarang kondisina kompleks,tidak hanya kekuatan
> kelompok,di instansi2 pemerintahpun (SKPD dan layanan public
> lainnya),malaj smpai ke institusi akademis,keadaannya sudah
> sangat memprihatinkan, ,,korupsi2 kecil,nepotisme. pungutan2
> liar sudah menjadi hal yg wajar......mempriha tinkan
> 
> 
> 
> ----- Original Message ----
> From: halim hd <[EMAIL PROTECTED] com>
> To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
> Sent: Friday, September 12, 2008 3:44:55 PM
> Subject: Re: [WongBanten] Istana dan Monas Terancam Amblas
> (ciomas dan seitarnya?)
> 
> 
> gak wani saya maah ngomong di depan haji hasan. buldognya
> galak-galak banget.
> halim hd.
> 
> --- On Fri, 9/12/08, Setiadji Achmad <setiadji.achmad@
> yahoo.com> wrote:
> 
> From: Setiadji Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com>
> Subject: Re: [WongBanten] Istana dan Monas Terancam Amblas
> (ciomas dan seitarnya?)
> To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
> Date: Friday, September 12, 2008, 1:41 AM
> 
> 
> kesian haji hasan diomongin aja,datangin aja seh terus
> omongin baik2..sapa tahu ngerti..atawa. .???
> 
> 
> 
> ----- Original Message ----
> From: halim hd <[EMAIL PROTECTED] com>
> To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
> Sent: Thursday, September 11, 2008 9:46:10 PM
> Subject: Re: [WongBanten] Istana dan Monas Terancam Amblas
> (ciomas dan seitarnya?)
> 
> 
> ciomas mah aman, kecuali haji hasan bikin sejenis tugu
> monas dan istana di ciomas!
> dan ciomas nggak butuh tugu, apalagi dibangun oleh haji
> hasan!
> halim hd.
> 
> --- On Wed, 9/10/08, Ibnu Adam Aviciena <ibnuaviciena@
> yahoo.com> wrote:
> 
> From: Ibnu Adam Aviciena <ibnuaviciena@ yahoo.com>
> Subject: [WongBanten] Istana dan Monas Terancam Amblas
> (ciomas dan seitarnya?)
> To: "wongbanten" <wongbanten@ yahoogro
> ups.com>
> Date: Wednesday, September 10, 2008, 5:15 PM
> 
> 
> Istana dan Monas Terancam Amblas
> 
> KOMPAS/LASTI KURNIA
> Rombongan burung dara menikmati cuaca Jakarta yang cerah
> berawan di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat.
> / 
> Kamis, 11 September 2008 | 06:35 WIB
> JAKARTA, KAMIS - Penyedotan air tanah yang berlebihan dan
> reklamasi di pantai Jakarta
> mengancam posisi Monumen Nasional (Monas), Gedung Pemprov
> DKI Jakarta
> (Balai Kota DKI), Istana Negara, dan kawasan Kota Tua
> (Museum
> Fatahillah).
> 
> Menurut Guru Besar Fakultas Ekonomi UI, Prof Dr
> Dorodjatun Kuntjoro Jakti, kondisi seperti ini akan
> menimbulkan ancaman
> serius bagi tempat-tempat penting tersebut. Ancaman yang
> paling
> membahayakan adalah keempat gedung bisa amblas lantaran
> tanah tidak
> mampu menahan berat gedung-gedung penting itu.
> 
> "Hal tersebut
> saya ketahui dari berbagai laporan penelitian," ujar
> Dorodjatun setelah
> memberikan ceramah pada seminar sehari tentang
> "Reklamasi Pantura
> Jakarta" di Hotel Aryadutha, Jakarta, Rabu (10/9)
> siang.
> 
> Ancaman
> amblasnya bangunan vital tersebut karena penyedotan air
> tanah yang
> berlebihan dan dilakukan pengelola gedung-gedung tinggi.
> Penyedotan air
> tanah dalam bentuk sumur bor itu mencapai kedalaman lebih
> dari 100
> meter, artinya sama dengan penambangan golongan C.
> 
> Penyedotan
> air tanah itu selain mengakibatkan turunnya permukaan tanah
> juga
> menyebabkan intrusi air laut. Kondisi ini diperparah dengan
> rencana
> reklamasi yang hanya mementingkan bagian pantai utara,
> tanpa memikirkan
> kondisi tanah di bagian pusat Jakarta.
> 
> "Saya khawatir yang
> tenggelam bukan di kawasan reklamasi melainkan di
> tengah-tengah antara
> Jakarta Utara dan Jakarta Pusat. Hal itu sudah terbukti
> dengan
> reklamasi di pantura Semarang yang mengakibatkan cekungan
> di kota tua
> Semarang," kata mantan Menko Perekonomian itu.
> 
> Untuk
> mengantisipasi bahaya tersebut, Dorodjatun berharap agar
> segera
> dilakukan penataan drainase dan pengalihan penyedotan air
> tanah ke
> jaringan Perusahaan Air Minum (PAM).
> 
> Kepala Badan Pengelola
> Lingkungan Hidup Daerah DKI Jakarta, Budirama Natakusumah,
> mengatakan,
> pihaknya telah berusaha mengantisipasi bahaya dari
> penyedotan air
> tanah. "Kami telah meminta kepada pemilik gedung untuk
> memanfaatkan air
> laut menjadi air bersih," katanya.
> 
> Pengelola gedung diimbau
> untuk mengelola sampah dengan proses pemisahan antara
> organik dan
> non-organik. Hasil pemisahan tersebut akhirnya dibuang ke
> tempat
> pembuangan akhir (TPA).

Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail. com. 
http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/
    


      

Kirim email ke