TAMPA AQUA DATANGI KOMNAS HAM DAN KEMENTRIAN
LINGKUNGAN
Kaitan penolakan terhadap
pembangunan PabrikAqua oleh PT Tirta
Investama, Tim Adokasi Penolakan Pembangunan Aqua (TAMPA AQUA) mendatangi
Kementrian Lingkungan Hidup di Jakarta, Kamis (19/9) siang kemarin. Di depan
para pejabat Lingkungan hidup ini, TAMPA AQUA yang merupakan gabungan dari
elemen masyarakat Padarincang yang terdiri dari Ulama, Mahassiswa, Pemuda dan
Tokoh
Mayarakat, LBH PAHAM BANTEN, LBH Jakarta, YLBHI, WALHI dan KONTRAS meminta
kepada kementrian lingkungan untuk segera menindaklanjuti aksi warga ini.
TAMPAAQUA
disambut oleh Deputi penataan LINGKUNGAN
ILYAS AS’AD. Dalam penjelasannya Ilyas
As’ad mengungkapkan pihaknya akan terjun langsung ke lapangan untuk melihat
kondisi pembangunan pabrik Aqua di Kampung Cirahab, Desa Curugoong Kabupaten
Serang itu. Hal ini dilakukan karena menurut Ilyas Badan Lingkungan Hidup
Daerah tida merespon konfirmasi dari pusat.
Selain mendatangi Kementrian
Lingkungan Hidup, TAMPA AQUA juga mendatangi kantor Komisi Nasional Hak Asasi
Manusia (KOMNAS HAM) di Jalan Latuharhary, Menteng, Jakarta Pusat. Disini TAMPA
AQUA di sambut oleh wakil ketua KOMNASHAM, M Ridha Saleh. Kepada sekitar dua
puluh orang
perwakilan dari TAMPA AQUA Ridha mengungkapkan komitmennya untuk membantu
penolakan pembangunan Pabrik Aqua yang akan mengeklpoitasi air di daerah
tersebut. Karena menurut Ridha, mendapatkan air merupakan hak hidup, hak asasi
yang
harus dilindungi oleh Negara.
Menanggapi sikap kementerian
Lingkungan Hidup dan KOMNASHAM, Herwanto SH, Lembaga Bantuan Hukum Jakarta yang
tergabung dalam TAMPAAQUA mengaku akan
terus menekan pemerintah, “Agar membatalkan pembangunan pabrik Aqua karena
nyata merugikan
masyarakat,” kata Hermawanto.
PUSAT INFORMASI
TAMPA AQUA
BASIT (081911127433)
hERMAWANTO (08158853056)
ERWIN (08158036003)