masalahnya, bagaimana caranya kita bisa menciptakan PNS yang berkualitas,
PNS yang siap sedia jadi jongos kita
outputnya ketika kita bikin KTP atau lain2 nya jadi gampang dan nyaman, 
kepikir ga sih, kalo kita punya pembokat tapi kelakuan nya sok banget?? hehhhehe



--- On Tue, 10/21/08, Setiadji Achmad <[EMAIL PROTECTED]> wrote:
From: Setiadji Achmad <[EMAIL PROTECTED]>
Subject: Re: [WongBanten] Re: PNS Tidak Cocok Untuk …
To: [email protected]
Date: Tuesday, October 21, 2008, 5:32 AM










    
            daripada ragu akan kemurnian seleksi PNS.mending gak usah 
ikut.percuma saja kita belajar,menghafal dan mengerjakan dengan baik semua 
soal2,jika kita gak bisa merasa yakin akan hasil tersebut...

tinggalkan saja rekruitmen PNS.....nggak usah takut kalo gak jadi PNS,PNS itu 
bukan satu2nya solusi dalam menjalani kehidupan,kecuali jika ada jaminan 
seleksi aka berjalan Fair.


Bayar 5oJuta????.. .cukup buat bikin usaha franchise "TELLA KREZ" atau 
sejenisnya di 10 titik keramaian dengan fasilitas gerobak mobile(bisa didorong 
dan berpindah lokasi)..hehehhe



----- Original Message ----
From: machsus thamrin <[EMAIL PROTECTED] com>
To: [EMAIL PROTECTED] ups.com
Sent: Tuesday, October 21, 2008 6:25:46 PM
Subject: [WongBanten] Re: PNS Tidak Cocok Untuk …










    
            Tulisan yang menarik dan menggugah, ditengah rekrutman PNS yang 

diselenggarakan di berbagai institusi pemerintah saat ini.



Saya juga mendengar kabar memprihatinkan dari Banten, tentang 

rekrutmen PNS yang menyebutkan dibutuhkan dana sekitar Rp 50 juta, 

agar bisa lolos jadi CPNS Banten mendatang. 



Dana tersebut disimpan dalam rekening bersama, dan baru akan 

dicairkan  setelah calon tersebut dinyatakan lolos. Bayangkan mutu 

PNS seperti apa yang akan mewarnai birokrasi di Banten sampai 10 

tahun mendatang. Bayangkan belum apa-apa mereka masih harus 

menghitung retur of invesment (ROI).



Namun meski mahal,banyak yang mau, bahkan mereka rela menggadaikan 

SK pengangkatannya kelak ke Bank Jabar Banten, untuk membayar utang 

saat membayar biaya pelicin itu. 



Saya punya impian, seandainya PNS di Banten direkrut saja dari 

lulusan SMA, mereka diminta ikut SPMB, dan mereka yang lulus di SMPB 

di PTN yang baik, dan dibutuhkan untuk mengembangan Banten. Jika 

lulus, merena diangkat jadi CPNS lalu diperintahkan untuk kuliah. 

Empat tahun kemudian mereka akan mengabdi di tanah kelahirannya. 

Jadi orang-orang terbaik yang lolos dengan berbagai test ini akan 

mengabdi di Banten.



Kuota juga diberikan kepada para atlet yang mengharumkan Banten, 

Qori-Qoriah, anak-anak muda yang pintar danb kemudian disekolahkan 

Pemerintah daerah ke pesantren-pesanten terbaik Dll. Seniman-seniman 

yang menghasilkan karya terbaik.



Ah itu barangkali baru jadi mimpi kita aja!



Salam



Machsus Thamrin



--- In [EMAIL PROTECTED] ups.com, "Arifullah Ibn Rusyd" 

<[EMAIL PROTECTED] ..> wrote:

>

> PNS Tidak Cocok Untuk

> …<http://romisatriawa hono.net/ 2006/06/28/ pns-tidak- cocok-untuk/> by

> Romi Satria Wahono <http://romisatriawa hono.net/ aboutme>

> 

> Menjadi PNS (Pegawai Negeri

> Sipil<http://id.wikipedia .org/wiki/ Pegawai_negeri>),

> bagi sebagian orang Indonesia adalah sebuah

> dambaan<http://www.riaupos. com/web/content/ view/6871/ 27/>,

> meskipun bagi sebagian lagi yang lain mungkin keengganan. Menjadi 

dambaan

> banyak orang sehingga antrean pengambil formulir pendaftaran CPNS 

selalu

> membludak setiap tahun. Orang merelakan apapun yang dia miliki 

untuk menjadi

> seorang PNS, baik uang puluhan juta

> 




      


        
        


      
      

    
    
        
         
        
        








        


        
        

__________________________________________________
Do You Yahoo!?
Tired of spam?  Yahoo! Mail has the best spam protection around 
http://mail.yahoo.com 

Kirim email ke