Yang salah kayaknya tetap pemerintah, karena tidak memberikan pelayanan angkutan penumpang yang nyaman, kebanyakan alasan pemilik motor adalah karena naik angkutan umum sudah tidak nyaman. Ditambah kemacetan yang juga diakibatkan angkutan umum yang berhenti seenaknya, makin menambah orang malas naik kendaraan angkutan umum, belum lagi tambahan energi untuk berhati-hati menghadapi copet, menghadapi tukang ngamen yang kadang maksa, menghadapi tukang asongan, ditambah lagi olah raga jantung karena harus duduk bersama supir yang lagi kejar setoran...piuhhh.... Masyarakat di Jogja agak terobati dalam masalah transportasi ini, karena sudah ada busway, dimana dalam penyelenggaraan sarana dan prasarananya tidak perlu bongkar-bongkar jalan seperti di Jakarta, cukup dengan membuat pemberhentian khusus. Naik bus jadi enak dan nyaman walau bus-bus lama milik pribadi tetap bikin pusing karena masih tetap kebut-kebutan kejar setoran...
Selamat naik motor... Selamat naik mobil... hati-hati di jalan... mari hormati para pejalan kaki dan pengguna sepeda onthel Buat yang naik motor, lengkapi kaca spionnya Kaca spion bukan buat pajangan, tapi untuk keselamatan Kalau lagi santai tolong jangan ditengah, karena yang ingin mendahului terhalang oleh anda Lengkapi lampunya, jangan karena mengejar ceper, lampu rem dan penunjuk arah di papas habis... Knalpot jangan di blombong, kasihan orang-orang yang punya rumah di pinggir jalan, terganggu tidurnya... Naik motor atau mobil tak masalah yang penting pada tau diri dan pada tau waktu karena berbuat baik dan sopan di jalan termasuk ibadah bruuummmm....brummmm..... Semoga energi alternatif yang efektif dan dapat diperbaharui bisa segera ditemukan dan dapat dipakai secara masal, agar polusi bisa ditekan demi kebaikan dan kelestarian bumi yang diamanatkan Allah kepada kita untuk menjaganya... :D 2008/11/6 Setiadji Achmad <[EMAIL PROTECTED]> > ketika saya bawa kendaraan roda empat(dapet pinjem/rental),saya juga > sering kesel melihat pengendara roda 2 yg serobot sana-sini,,,eeeh ternyata > ketika saya membawa roda 2 alias bebek,kelakuan saya sama juga seperti > itu,jadi memang..harus saling ngerti....dan sampai sekarang saya masih suka > serobotan kalo sedang naik motor,apalagi kalo panas..membakar tubuh..lebih > liar bawanya..tapi tetap dalam kontrol keamanan..maaf ya bapk/ibu beroda > empat..harap maklum adanya... > > ------------------------------ > *From:* Sp Saprudin <[EMAIL PROTECTED]> > *To:* [email protected]; [EMAIL PROTECTED]; > [email protected] > *Sent:* Thursday, November 6, 2008 9:35:04 AM > *Subject:* Bls: [WongBanten] Curhat dari sang pengendara motor > > saya juga masih pake roda dua koq, begitulah suka dukanya. intinya jalan > raya milik bersama, bukan milik mbah moyang yang punya roda empat walau > bayar pajak mahalan! > > > ------------------------------ > *Dari:* Sukamto <[EMAIL PROTECTED] com> > *Kepada:* Anak-Cilegon@ yahoogroups. com; [EMAIL PROTECTED] ups.com > > *Terkirim:* Kamis, 6 November, 2008 08:27:45 > *Topik:* [WongBanten] Curhat dari sang pengendara motor > > > fwd > > -----Original Message----- > From: prie_my > Subject: Curhat dari sang pengendara motor > > Ini ada curhatan dari si Pengendara Motor. :) > > Sebelumnya saya mohon maaf bila tulisan berikut kurang berkenan. Kami > hanyalah ingin meminta maaf kepada bapak ibu pengguna roda empat > mengenai perilaku kami di jalan raya.. Sungguh, kami tidak memiliki > maksud untuk 'mengganggu' kenyamanan anda. > > Bila kami terlihat suka nyerobot kekanan atau kekiri, itu hanyalah > karena kami merasa kepanasan. Ini tentunya akibat jaket, helm, sarung > tangan, masker, yang kami gunakan di siang bolong. Tentunya rasa > kepanasan ini tdk anda rasakan, karena dinginnya hembusan AC yang > keluar dari kisi kisi dashboard mobil anda. Sedangkan kami hanya > mengandalkan kisi kisi ujung jaket, ataupun bagian bawah helm, he he > he. > > Bila anda melihat kami mendaki trotoar, ataupun mengambil jalur kanan > yang berlawanan, itupun bukan karena kami sok jago. Tapi kami hanya > mencari alternatif jalur, sebab seluruh badan jalan tertutup oleh MPV > ataupun SUV bapak ibu ? Rasanya kami nggak kuat jika harus menunggu > dibelakang knalpot anda, yg belum tentu bebas emisi (maaf ya). Belum > lagi kami takut di PHK, hanya karena telat masuk kerja. > > Tentunya khusus hal ini, sebagian dari anda tidak perlu absen kan?, > kalo masuk kerja? Sebab kalo sebagian besar dari kami, harus pak- > buu... Minimal dipotong uang transport, hiks!! > > Belum lagi, kami suka malu bila harus melewati resepsionis nan cantik > yang menutup hidung kecil mereka, karena mereka mencium aroma knalpot > dan 'bau matahari' dari jaket lusuh kami. Walau deodorant 5 ribuan > telah kami semprot, tentu tidak sebanding dg parfum mobil anda yg 50 > ribuan plus sejuknya AC mobil anda. > > Kami sadar kok, kami jg suka keterlaluan. Tapi kami juga gak pernah > memprotes roda empat. Kami cukup tau diri kok, dengan pajak yg super > murah kami, sehingga kami harus rela mengalah bila berbicara tentang > parkir. Kami cukup puas dengan areal 150 x 50 cm sebagai tempat > parkir kami. Tentu berbeda dengan areal parkir bapak-ibu. Memang > sih,tarif parkirnya aja beda J. > > Hmmm . . . . . , > kami juga gak pernah protes kok, terhadap roda empat yang telah oleh > pemerintah di-anak emaskan. Jalan tol trilyunan rupiah telah > dibangun, di atas gusuran tanah dan rumah kami. Kami harus putar otak > mencari tempat tinggal bagi anak dan keluarga, hanya demi bapak-ibu > bisa cepat sampai tamasya ke ancol ataupun taman safari. > > Ngomong2 tentang tamasya. Memang sih . . . . . . . . . . . . . . . ., > mungkin anda sering melihat kamiberboncengan 3 atau 4 dengan putra > putri kami pergi ke dufan. Tapi kami gak yakin apakah anda melihat > kami, memijit tangan, kaki dan bahu mereka yang kecil ditempat > parkir. Ini karena cara duduk mereka yg sedikit berakrobat di atas > motor kami. Tentunya berbeda dengan lucunya putra-putri anda yang > asyik bermain game di dalam mobil, atau tidur pulas di jok belakang. > > Kami juga gak keki kok, dengan senyum kecil bapak-ibu, bila melihat > kami panik saat hujan turun. Dimana kami harus buru-buru, loncat dari > motor, buka jok motor, copot sepatu, dan mengenakan jas hujan. > Terkadang kami membayangkan, bila kami ada di posisi anda. Mau > gerimis kek, mau hujan gede kek, bodo' amat, cukup putar tuas kecil > disamping stir, maka wiper kaca akan bekerja lembut membersihkan air > di kaca depan & belakang. > > Aaaah enaknyaa di mobil. Kami juga gak protes kok, bila mungkin bapak- > ibu yang terbiasa menginstruksikan lembur kepada kami. kami cukup > mengerti bila anda tidak pernah membayangkan, betapa dinginnya pulang > kerja di malam hari dengan motor. Kami cuma berharap, bahwa petuah > orang tua, yang mengatakan, kalo kena angin malam bisa kena paru-paru > basah, adalah isapan jempol semata. Amit-amiiiit. > > Kami juga gak protes kok, bila jari jemari anda menjentikkan abu > rokoknya lewat jendela, sehingga mengenai jaket kami. Ataupun celana > kami harus 'menerima' sampah, yang anda buang lewat jendela. Mungkin > kami dengan jaket hitamnya, tampak seperti tong sampah kali yeee. Hi > hi hi > > Mohon maaf juga bila, kami harus terlihat melotot di depan anda. Hmm > sungguh, itu gak sengaja kok, Sebab selama naik motor, mata kami > harus dipicingkan agar tidak kena debu. Naaah begitu berhenti, secara > refleks mata kami terbuka lebar, seperti melotot, he he he Maaf ya > pak-bu. Peace !!! Memang siiih, kami sering bikin masalah di jalan > raya, tapi setidaknya, kaum kami belum pernah punya kesempatan bikin > masalah buat negara ini. > > (Jadi gak enak nerusinnya) > Memang siiih, rata rata dari kami tidak berpendidikan. Walau beberapa > rekan kami masih setia berprofesi pengojek untuk mengantar kaum > berpendidikan nan terhormat ke tujuan, bila mereka diburu waktu atau > hampir terlambat. > > Memang siih, rata-rata dari kami gak memiliki tata krama. Karena kami > gak punya cukup uang untuk belajar di tempat kursus kepribadian > ataupun pelatihan image development. (SD aja DO ? hiks!). Tapi > setidaknya, kami cukup tau diri kok, untuk tetap menganggukan kepala > kepada bapak-ibu duluan plus senyum manis, bila kami bertemu anda di > koridor kantor. Ataupun menjauh dari bapak-ibu yang sedang > bercengkrama di lobi menunggu lift, karena celana dan sepatu kami > tampak kotor terciprat air jalanan akibat sedan mewah anda menyalip > kami.. > > Namun kami cukup terhibur kok, bila kami dapat mendengar sayup sayup > lagu kesukaan kami, saat kita bersanding manis di lampu merah. Hilang > rasa penat bahu dan pinggang kami, bila dentuman sound system anda > membagi lagunya lewat kisi kisi jendela. He he he, pernah gak anda > melihat kami juga terkadang mengangguk-anggukan kepala mengikuti lagu > anda, walo cuma 10-20 detik. > > Eh. . . . . Jadi malu... > Namun kami cukup terhibur kok, dengan sigapnya pak presiden menaiki > motor roda dua untuk meresmikan balapan mobil, hiks. Walau kami tau > persis, itu hanya gara gara terlalu banyak roda empat yang membuat > jalan tol menjadi padat. Sehingga pihak protokoler takut pak Presiden > datang telat. Padahal mesin dan knalpot mobil balap dari negara > asing, udah gak sabar buat melesat, hanya untuk bisa dibilang sebagai > yang tercepat, dan rebutan trophy segede knalpot motor untuk mereka > angkat. > > What an ironic... > Namun, kami cukup terhibur juga kok, dengan iklan di TV. Di mana > banyak artis nan ganteng dan cantik, artis senior maupun junior, > politikus, budayawan, berebut mengiklankan motor untuk kami. Walau > kami tau persis, gak mungkin mereka pergi shooting atau menghadiri > gala dinner dengan motor bebek. Sebab kami tau persis, mereka gak > pernah direpotkan oleh naik dan turun dari mobil, karena supir nan > setia membukakan pintu belakang bagi mereka. > > Yaahhh, > kami gak bermaksud membela diri siih. Kami cuma mau sharing aja kok, > kepada anda pengendara mobil roda empat, bahwa rasa sebel, muak, > benci anda terhadap kami, sudah kami bayar kok dengan kondisi di > atas. Tuhan Maha Adil kan? > > Salam, > > ------------------------------ > Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru > <http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/> > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan > @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain! > > >
