Sunday, December 7, 2008
Kemiskinan Gagal Diatasi

Janji pemerintahan SBY menurunkan jumlah rakyat miskin
hingga tinggal 18,8juta sampai tahun 2009, sesuai
perpres 7/2009 tentang RPJM, telah gagal total. Hal
tersebut diungkapkan salah seorang Anggota DPR RI
Sutradara Gintings di Jakarta (22/9),
"Dalam sisa waktu kurang dari 1 tahun anggaran ini,
bagaimana mungkin pemerintah bisa merealisasikan janji
menurunkan jumlah rakyat miskin. Mustahil menurun,
bahkan cenderung meningkat."



Gintings sepakat dengan sejumlah kalangan yang
mengkritik standar kemiskinan yang digunakan
pemerintahan SBY, jelas tidak realistis. Dari segi
pengeluaran nilai US$ 1 perkapita perhari sudah sangat
jauh dari memadai. Itu bisa dilihat dari perbandingan
harga barang-barang kebutuhan pokok yang meningkat,
seiring dengan laju inflasi.

"Jangankan menggunakan standar Bank Dunia, US$ 2
perkapita perhari, dengan standar BPS saja kalau
pemerintah jujur menunjukkan data kemiskinan pasca
kenaikan BBM, jelas tidak ada penurunan jumlah rakyat
misnkin. Kalau menggunakan standar Bank Dunia, sudah
pasti jumlah rakyat miskin sangat besar, bisa mencapai
90juta jiwa". jelas Gintings.

Terkait hal itu, Sutradara Gintings mengkritik
mekanisme BLT yang seolah-olah dianggap pendapatan
bagi masyarakat. "Padahal, dana itu hanya sementara.
Sehingga ketika program ini dihentikan, pasti penerima
BLT tetap miskin." tandasnya.
Selanjutnya baca di http://hadihartono.com/


Image by Cool Text: Logo and Button Generator - Create Your Own


      Buat sendiri desain eksklusif Messenger Pingbox Anda sekarang! Membuat 
tempat chat pribadi di blog Anda sekarang sangatlah mudah. 
http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/

Kirim email ke