semoga saya tidak menyederhanakan masalah, walaoupun saya menyodorkan dengan cara sederhana. bagi seseorang yang memiliki bmw atau mercy dan jelas-jelas kayaraya, lalu berlagak miskin, adalah munafik. semoga saya tidak melakukan penghakiman. saya berharap, kenapa seseorang toidak tampil seutuh dirinya, se-ideal dirinya dalam konteks lingkungan warga. saya tidak menolak campaign style. soal kemasan seseorang dalam menampilkan diri untuk menyatakan bahwa dirinya sedang memasuki suatu arena dan agar nampak elok dan pantas. naah, kepantasan itulah yang ingin saya pertanyakan. di dalam milis ini kita bicara tentang banten masa depan, banten yang kita harapkan. untuk itu, betapa pentingnya, KHUSUSNYA UNTUK SDR. GILANG PERKASA, bahwa soal yang kita harapkan bukan soal menang atau kalah. yang ingin kita tekankan dengan harapan sesuai petuah sesepuh, leluhur, ajaran agama (waloupun saya sekuler), dan aturan kehidupan bermasyarakat, bahwa ada sesuatu yang perlu kita junjung. jika seseorang menjunjung yang dianggapnya memang "idolanya" silahkan saja. tapi, juga bagi mereka yang "asal" junjung, perlu juga dipikirkan sewperti apa yang disampaikan oleh kang saprudin: jaman palsu, jaman imitasi. jika politik, proses demokratisasi ddilandasi dengan kee-imitasi-an, lalu arah kita mau kamana? hhd.
--- On Wed, 12/10/08, Sp Saprudin <[EMAIL PROTECTED]> wrote: From: Sp Saprudin <[EMAIL PROTECTED]> Subject: Bls: Balasan: Re: Balasan: Re: Bls: Bls: [WongBanten] Sepertinya Boleh Juga Tuh! To: [email protected] Date: Wednesday, December 10, 2008, 7:15 PM brur, kata Ajot kiwari jaman imitasi - gelar imitasi - ijazah imitasi - sampai wajah-wajah manusiapun imitasi. contoh kecil aja di lingkungan kerja, banyak manusia-manusia imitasi - baik dan dekat sama bos dengan senyum pepsodent yang menawan juga imitasi. istilah urang lembur jilat atas. kalau bicara lingkup moral, menurut istilah Pak Halim H "kaidah moral", jelas....jelas. ......sajuta berbanding satu. Kalau diukur secara moral tentunya jika bekerja dilandasi hati ikhlas, mengemban amanah dari rakyat dilandasi oleh rasa penuh tanggung jawab dan ikhlas karena LILLAH. Semua aktivitas didasarkan pada LILLAH tidak ada itu yang namanya manipulasi atawa imitasi. Mangkanya gak heran banyak manusia-manusia kardus..... Mie instans perlu kardus, pakaian perlu kardus dll. Yah capeh deh! Dari: halim hd <[EMAIL PROTECTED] com> Kepada: [EMAIL PROTECTED] ups.com Terkirim: Kamis, 11 Desember, 2008 09:53:31 Topik: Re: Balasan: Re: Balasan: Re: Bls: Bls: [WongBanten] Sepertinya Boleh Juga Tuh! kian nampak, apa yang anda lontarkan terasa nggak memiliki argumentasi, apalagi seperti yang saya tanyakan itu. saya maklum, anda kan humas, seperti juga dulu pak harto punya harmoko; seperti juga baginda suharto rohnya kamana-mana, harmoko juga rohnya masuk ke .......... hhd. --- On Wed, 12/10/08, gilang perkasa <gilang.perkasa@ yahoo.co. id> wrote: From: gilang perkasa <gilang.perkasa@ yahoo.co.. id> Subject: Re: Balasan: Re: Balasan: Re: Bls: Bls: [WongBanten] Sepertinya Boleh Juga Tuh! To: [EMAIL PROTECTED] ups.com Date: Wednesday, December 10, 2008, 9:06 AM Kalo itu yang ditanya, jawabannya; MENEKETEHE?! Tanya saja saja pada rumput yang bergoyang. Itu kan lbh baik dari pada Hadean ku kuda Beureum, asa aing uyah kidul, abong letah teu tulangan. kalau mau punya account adsense indonesia klik aja di http://Kumpulblogge r.com/signup. php?refid= 3943 --- Pada Rab, 10/12/08, halim hd <[EMAIL PROTECTED] com> menulis: > Dari: halim hd <[EMAIL PROTECTED] com> > Topik: Re: Balasan: Re: Balasan: Re: Bls: Bls: [WongBanten] Sepertinya Boleh > Juga Tuh! > Kepada: [EMAIL PROTECTED] ups.com > Tanggal: Rabu, 10 Desember, 2008, 4:58 PM > numpang nanya: apakah bersepeda sebagai "campaign > style" sesuai dengan kaidah moral yang sesungguhnya? > tidak manipulatif? > hhd. > Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger .yahoo..com/ invite/ Coba Yahoo! Messenger 9.0 baru Lengkap dengan segala yang Anda sukai tentang Messenger!
