Untuk poin (1) dan (2) adalah lebih kepada Keputusan Politis Pemerintah (Pusat/Daerah), kenapa demikian?
Karena untuk mewujudkannya tentulah ada niatan dari dalam system pemerintahan baik melalui jalur Eksekutif maupun Legislatif. Dan tentu saja semua tahu bahwa ujung-ujungnya adalah pasti mengenai anggaran yang tersedia. Siapakah yang mengajukan anggaran (APBN/APBD), baik anggaran untuk belanja aparat, maupun belanja publik, tentu saja eksekutiflah yang mengajukan dan legislatif yang mengesahkan.....(Menurut saya anggaran perpusatakaan masuk dalam kategori anggaran belanja publik) Fungsi kontrol dari komunitas ini penting, namun akan lebih kuat apabila ada jaringan dari anggota komunitas yang menjalin komunikasi politik (selain demo dan kumpul-kumpul) dengan eksekutif atau legislatif. Seperti diketahui bahwa anggota millis wong Banten ada juga yang nyaleg baik di DPD RI, DPRD Prov.Banten, Maupun di DPRD Kab/Kota, maka sebagai langkah awal tentu perlu dukungan dan kontrak politik (apapun partainya) dalam mewujudkan rekomendasi tersebut. Ini bukan janji politik namun setidak-tidaknya memperjuangkan dari dalam system, secara pribadi saya siap memperjuangkan hal tersebut tentu dengan doa dan dukungan suara anda dalam pemilu nanti (wah ampanye nich). Karena sejatinya perubahan yang paling hakiki adalah perubahan dari dalam (system), perubahan dari tidak adanya anggaran pembangunan perpustakaan di APBN/APBD menjadi perubahan mewujudkan/memasukan anggaran pembangunan perpusatakaan. Salam, Yusron. -----Original Message----- From: firman venayaksa [mailto:[email protected]] Sent: Friday, December 12, 2008 8:59 PM To: [email protected]; [email protected]; Pasar Buku Milis; [email protected]; priatna sujain; Penyair Milis; [email protected]; [email protected]; [email protected]; liong vincent; [email protected]; [email protected] Cc: [email protected] Subject: [WongBanten] 110 komunitas dukung 9 rekomendasi ode kampung III: Temu Komunitas Literasi se-Ind luar biasa! ternyata efek dari ODE KAMPUNG III: temu komunitas literasi se-indonesia yang berhasil membuat 9 rekomendasi didukung oleh banyak pihak. banyak email masuk yang menyatakan dukungan. hingga 1 minggu setelah temu litasi beres, ada lebih dari 110 komunitas/ yayasan/ penerbit dll yang turut mendukung dan sepertinya akan terus banyak dukungan. ini membuktikan bahwa ada kesadaran terpendam yang dirindukan semenjak lama agar masyarakat Indonesia menjadi masyarakat yang dekat dengan dunia literasi. semoga rekomendasi ini bisa direalisasikan. Tetap Semangat! SEMBILAN REKOMENDASI "ODE KAMPUNG #3: TEMU KOMUNITAS LITERASI SE-INDONESIA Rumah Dunia, 5-7 Desember 2008 milis: www.yahoogroups.com/group/komunitas_literasi Kami para peserta Ode Kampung III: Temu Komunitas Literasi se-Indonesia 2008 bersepakat bahwa literasi adalah hak kunci untuk mendapatkan hak berekonomi, bersosialisasi, partisipasi politik dan pembangunan, khususnya dalam masyarakat berbasis pengetahuan. Literasi merupakan kunci peningkatan kapasitas seseorang, dengan memberikan banyak manfaat sosial, di antaranya cara berpikir kritis, meningkatkan kesehatan dan perencanaan keluarga, program pengurangan angka kemiskinan, dan partisipasi warga negara. Literasi bukan hanya persoalan individu, tapi juga menyangkut persoalan komunitas dan masyarakat luas. Literasi bukan sekadar melek huruf, tapi merupakan dasar penopang bagi pembelajaran di masa datang. Literasi memberikan piranti, pengetahuan dan kepercayaan diri untuk meningkatkan kualitas hidup, untuk lebih dapat memberikan kemungkinan berpartispasi dalam aktivitas bermasyarakat dan membuat pilihan-pilihan informasi yang akan dikonsumsi. Untuk mewujudkan hal tersebut, kami mengajukan sembilan rekomendasi: 1. Mendesak pemerintah pusat untuk segera menyusun regulasi yang lebih teknis terkait dengan UU no 43 tahun 2007 tentang perpustakaan. 2. Mewajibkan Pemerintah daerah untuk membangun perpustakaan yang representatif, meningkatkan pelayanan yang optimal dan menyediakan tenaga pengelola perpustakaan yang profesional. 3. Menjalin kemitraan antara perpustakaan daerah dan perpustakaan komunitas. Serta membangun kerjasama antara perpustakaan komunitas lokal dan daerah lainnya 4. Mewajibkan lembaga pendidikan dan lembaga pemerintahan yang memiliki perpustakaan agar memberikan pelayanan bagi masyarakat luas. 5. Mewajibkan pengembang komplek perumahan/ pengelola pusat perbelanjaan untuk membangun perpustakaan sebagai bagian dari fasilitas umum 6. Mewajibkan penerbit menyumbangkan buku-buku kepada perpustakaan komunitas dan mengadakan peluncuran buku terbaru serta pelatihan menulis bersama para penulis buku. 7. Mendorong warga masyarakat untuk mendirikan perpustakaan komunitas di setiap desa/ kelurahan. 8. Mewajibkan perusahaan mengalokasikan tanggungjawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility) untuk perpustakaan komunitas. 9. Menumbuhkan kebiasaan membaca dengan menyediakan bahan bacaan di lingkungan keluarga, lembaga pendidikan, dunia kerja, instansi pemerintah, tempat ibadah dan fasilitas umum lainnya. Demikian sembilan rekomendasi ini diajukan kepada khalayak. Semoga mendapat dukungan dari semua elemen terkait demi mewujudkan kejayaan Indonesia di masa mendatang. Tim Perumus, Gola Gong, Wien Muldian, Firman Venayaksa, Kiswanti, Halim HD, Subhan, Amel, Mahmudin, Ariful Amir. Komunitas/ Yayasan/ Penerbit/ Rumah Baca/ TBM yang menyuarakan dan mendukung rekomendasi ini: 1. Rumah Dunia (Serang) 2. Forum Indonesia Membaca (Jakarta) 3. 1001 Buku (Jakarta) 4. Forum Lingkar Pena (Jakarta) 5. KKS Melati (Jakarta) 6. Perahu Baca (Tangerang) 7. Warabal (Bogor) 8. Tatas Tuhu Trasna (Lombok) 9. Forum Pinilih (Solo) 10. Kandank Jurank (Tangerang) 11. Forum TBM (Jakarta) 12. Jala Pustaka (Pekalongan) 13. Nurani Dunia (Jakarta) 14. Tunas cendikia (Jakarta) 15. Zhaffa (Jakarta) 16. Lereng Medini (Kendal) 17. Textour (Bandung) 18. Asiatul Jannah (Cilegon) 19. Pendar Pena (Depok) 20. Lentera Kalbu (Pandeglang) 21. Rumah Tukik (Anyer) 22. Ratu Bagus (Serang) 23. Kebon Sastra (Serang) 24. Kubah Budaya (Serang) 25. Pondok Maos (Kendal) 26. Cahaya Lentera (Bandung) 27. Sanggar Daerah Pinggir Rel (Jakarta) 28. Ibnu Hajar (Magelang) 29. Kampung Apung (Jakarta) 30. Sakinah (Tangerang) 31. Biblio (Jogjakarta) 32. Teras Puitika (Banjar Baru) 33. Histeria (Semarang) 34. Aura Books (Pandeglang) 35. Sanggar Sastra Serang (Serang) 36. Tifa (Bekasi) 37. Perpustakaan Fisip Unair (Surabaya) 38. Cermin (Tasikmalaya) 39. Pondok Maos guyub (kendal) 40. Si Bagong (Purbalingga) 41. Sygma Publishing (Bandung) 42. Mizan (bandung) 43. Salamadani (Bandung) 44. Agromedia (Jakarta) 45. Kramat Jaya (Pandeglang) 46. Berkah Saluyu (Pandeglang) 47. Angsana (Pandeglang) 48. Attaqwa (Pandeglang) 49. Alfattah (Tangerang) 50. Komunitas Penulis Jakarta (Jakarta) 51. WaTas Media (Banjarmasin) 52. Forum Komunikasi Teater Banjarbaru (Kalimantan) 53. Enigma Community (Kalimantan) 54. Kelompok Studi Sastra Banjarbaru (Kalimantan) 55. Sanggar Matahari Martapura (Kalimantan) 56. Arjasari (Bandung) 57. Kandangpati (Sumatra) 58. Teater Lakon (Bandung) 59. Komunitas Bunga Matahari (Jakarta) 60. Jaringan Rumah Usaha (Semarang) 61. Bike To Work (Jakarta) 62. Ajar Meteseh (Kendal) 63. Ruang Sunyi (Bandung) 64. Baitul Hamdi (Menes) 65. Al-Muna (Menes) 66. Maritim (Pandeglang) 67. Visi Bangsa (Serang) 68. Bina Imu (Pandeglang) 69. Tunas Bangsa (Pandeglang) 70. Nina's Creative Centre (Pandeglang) 71. Wacana (Jakarta) 72. Penulis lepas (Jakarta) 73. Rumah Cahaya (Depok) 74. Reading Bugs (Jakarta) 75. Matahari (Bogor) 76. Yayasan Aksara Angka (Bandung) 77. Perpustakaan Istiqomah (Jakarta Selatan) 78. TBM Sijabrik Palmeriam (Jakarta Timur) 79. wisata-buku.com 80. Penerbit SUHUD Sentrautama (Serang) 81. Yayasan Al-Khairati (Tangerang) 82. Komunitas Coretan ( Bogor ) 83. Milis wongbanten 84. Kopi Sastra (Bogor) 85. Kafe Baca Biblioholic (Makasar) 86. Pondok Dadapan (Citayam) 87. Tetater UI (Depok) 88. LP2A Kasih (Makasar) 89. Forum Pinilih (Solo) 90. Lembah Pring (Jombang) 91. Sanggar Sastra Ndesa (Banyumas) 92. Rumah Sastra Langit Timur (Jogjakarta) 93. Bimbel Dzikra Prestatif (Bandung) 94. Dzikra Library (Bandung) 95. _____ Warnai pesan status dengan Emoticon. Sekarang bisa dengan Yahoo! Messenger baru. <http://sg.rd.yahoo.com/id/messenger/maxwell/*http:/id.messenger.yahoo.c om/> This e-mail is confidential and may contain legally privileged information. If you are not the intended recipient, you should not copy, distribute, disclose or use the information it contains. Please e-mail the sender immediately and delete this message from your system. E-mails are susceptible to corruption, interception and unauthorized amendment; we do not accept liability for any such changes, or for their consequences. You should be aware, that PT TITAN Petrokimia Nusantara might monitor your e-mails and their content.
