pertanyaannya adalah: bagaimana agar suara ini terdengar oleh mereka. tidak 
cuma jadi pembicaraan kita.

dulu saat indosiar menyiarkan FTV yang sangat buruk, saya kirim e-mail protes 
ke indosiar yang cc-kan ke alamat e-mail tv lain, juga ke milis-milis. tidak 
sampai satu minggu, indosiar mengirim e-mail meminta maaf kepada saya. 
selanjutnya saya tidak lihat lagi FTV sejenis.

nah, berkenaan keberatan kita akan "pembangunan" ini, kita harus 
menyampaikannya kepada wakil kita di DPR sebelum terlambat. saatnya sipil aktif

Salam hangat,



Ibnu Adam Aviciena

Serang, Banten

--- On Tue, 4/7/09, halim hd <[email protected]> wrote:
From: halim hd <[email protected]>
Subject: Re: [WongBanten] Kotaku ingin berkembang pesat...?
To: [email protected]
Date: Tuesday, April 7, 2009, 7:40 AM











    
            ooooooooo, mBantuuullll thooo.

--- On Tue, 4/7/09, iip umar rifai <iip.mi...@gmail. com> wrote:

From: iip umar rifai <iip.mi...@gmail. com>
Subject: Re: [WongBanten] Kotaku ingin berkembang pesat...?
To: wongban...@yahoogro ups.com
Date: Tuesday, April 7, 2009, 1:25 AM








    
            
bupati saya kumaha pak? Bupatinya rumah saya mah Idham Samawi, Walkotnya KTP 
saya si Heri Judiyanto
-iip-



2009/4/7 halim hd <halimh...@yahoo. com>


















    
            cocok, kang, rupanya elite pengelola kota serang, bupati serang, 
yang konon didukung oleh partai yang konon bersih, jujur, nggak tahan juga sama 
sodoran investor. dia bisa menolak profesor chassan sochib, tapi kekuatan 
politik ekeonomi lainnya?

gimana neeh, iip, bupati ente?
hhd.

--- On Tue, 4/7/09, das albantani <dasalbantani@ yahoo.com> wrote:


From: das albantani <dasalbantani@ yahoo.com>
Subject: [WongBanten] Kotaku ingin berkembang pesat...?
To: wongban...@yahoogro ups.com

Date: Tuesday, April 7, 2009, 12:28 AM








    
            

Ada yang aneh saat melintas di perempatan Ciceri, sepertinya di salah satu 
pojok lahan tersebut mau dibangun pusat perbelanjaan modern. Semula lahan 
tersebut ditempati oleh pedagang kaki lima, mini market, apotik dan ruko-ruko.




Mungkin Kota ini ingin disebut sebagai Kota yang maju dan berkembang pesat 
serta akan menjadi salah satu kota besar di Indonesia. Seharusnya tidak seperti 
itu, justru Kota-Kota di Indonesia ini berkembang tidak manusiawi dan tidak 
memperhatikan keseimbangan lingkungan. Kota yang berkembang pesat bukan berarti 
banyak pusat perbelanjaan atau mall atau gedung-gedung tinggi. Tapi bagaimana 
kota tersebut bisa meningkatkan kualitas hidup orang yang tinggal di kota itu, 
seperti kualitas udaranya bersih, tingkat kemacetan rendah, tingkat 
pengangguran rendah dan lain sebagainya.




Sepertinya para pengambil kebijakan Kota ini tidak mau belajar dari pengalaman 
penghancuran gedung cagar budaya yang dijadikan pusat perbelanjaan modern. 
Memang lahan tersebut tidak memiliki gedung cagar budaya, tetapi jelas akan 
berdampak pada matinya usaha kecil dan pasar-pasar tradisional. 




Pembangunan pusat perbelanjaan tersebut seharusnya ditempatkan di daerah-daerah 
yang jauh dari pasar tradisional. Jadi, disatu sisi tidak menghambat para 
investor untuk masuk ke Kota Serang, di sisi lain usaha-usaha kecil dan pasar 
tradisional pun tidak mati.




Sangat wajar kalau Kota Serang mau berkembang pesat layaknya sebuah Ibu Kota 
Provinsi, hanya kalau tidak ditata dengan baik malah menjadi semerawut. Oleh 
karena itu diperlukan produk hukum yang pasti untuk penataan kawasan kota yang 
harus berpihak pada kepentingan rakyat dan keseimbangan tata ruang kota nya.




Mari jadikan Kota kita ini berkualitas dan nyaman untuk ditinggali. 



Salam,

@kodas



New Email addresses available on Yahoo!

Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail. 

Hurry before someone else does!

http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/


 

      


         
        
        


      
 

      

    
    
        
        
        
        


        


        
        
        
        
        




-- 
Dikirim Nganggo BlackBeurit®




 

      


         
        
        


      
 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke