penting, untuk masa depan anak-anak. sori kalou dobel.
hhd.

--- On Sun, 5/17/09, Agus Hamonangan <[email protected]> wrote:

From: Agus Hamonangan <[email protected]>
Subject: [Forum-Pembaca-KOMPAS] Demi Anak, Orangtua Harus Berhenti Merokok!
To: [email protected]
Date: Sunday, May 17, 2009, 2:41 AM











    
            
            


      
      http://kesehatan. kompas.com/ read/xml/ 2009/05/17/ 10361373/ Demi.Anak. 
.Orangtua. Harus.Berhenti. Merokok.. .



JAKARTA, KOMPAS.com – Udara dalam ruangan ternyata lebih berbahaya daripada di 
luar ruangan. Berdasarkan penelitian American College of Allergies sekitar 50 
persen penyakit disebabkan oleh polusi udara dalam ruangan. Termasuk penyakit 
asma.

Hal tersebut diungkap dalam Majalah Asma yang dikeluarkan Yayasan Asma 
Indonesia yang ditulis Dr. Tria Damayanti. Menurutnya, dari beberapa pemicu 
asma dalam ruangan yang patut menjadi perhatian khusus adalah asap rokok. 
Karena anak asma yang orangtuanya merokok beresiko lebih sering terjadi 
serangan asma akut, infeksi saluran pernapasan dan 6 kali lebih sering infeksi 
telinga dibandingkan anak yang orangtuanya tidak merokok.

Lalu dengan sangat jelas ia mengatakan, rumah penderita asma harus bebas dari 
asap rokok. Sekalipun mereka yang merokok tersebut merokok di ruangan lain atau 
ketika anak sedang tidur masih tetap berpengaruh karena zat kimia yang 
ditinggalkan asap rokok masih tersisa.

Lebih lanjut ia mengatakan berbagai macam polusi dalam ruangan selain asap 
rokok, yaitu asap obat nyamuk yang dibakar, disemprot atau menggunakan listrik 
dan elektrik asap dapur, hairspray, deodorant, bau yang tajam, pengharum 
ruangan dan pembakar sampah.

Selain itu juga terdapat pencetus asma yang dikategorikan sebagai alergen yaitu 
debu rumah, tungau, kecoa, jamur, kapuk dan bulu binatang seperti anjing, 
kucing, ayam serta burung.  

Kemudian ia menambahkan, pencetus asma juga terkait dengan ventilasi yang 
buruk. Ventilasi seperti ini akan membuat gas hasil pembakaran saat memasak 
seperti nitrogen dioksida, karbon monoksida dan sulfur dioksida dapat mencapai 
kadar toksik akan tertahan di dalam ruangan rumah.



ONE 




 

      

    
    
        
         
        
        








        


        
        


      

Kirim email ke