Pemimpin brekela adalah pemimpin jahat. Sejahat-jahatnya pemimpin adalah 
pemimpin yg dibenci oleh rakyatnya. Hal ini disebabkan tingkah lakunya tidak 
mencerminkan yg punya tanggung jawab terhadap orang yg dipimpinnya. Akhlaknya 
tidak baik, tidak mau berusaha untuk mendatangkan kebaikan buat 
rakyatnya/bawahannya, hanya menuntut haknya tapi tidak melaksanakan 
kewajibannya, bahkan cenderung mendolimi rakyatnya/bawahannya untuk kepentingan 
pribadinya..
Jelas pemimpin yang demikian akan angat dibenci oleh rakyat/bawahannya dan 
selanjutnya rakyat mengutuknya dengan do'a do'a kutukan agar ia diajuhkan dari 
rahmat Allah, didatangkan bala terhadapnya, bahkan kalau bisa agar ia cepat 
mati saja, karena ia sudah tidak dihargai lagi oleh rakyatnya. beginilah nasib 
pemimpin yg jahat di dunia. kelak diakhirat ia juga akan mempertanggungjawabkan 
perbuatannya.

Pemimpin brekele atau  jahat akan membalas kebencian rakyatnya padanya dgn 
kebencian juga dan ia melaknat rakyatnya sendiri. hal ini jelas kelihatan dari 
sikapnya yaitu tidak mau bersusah-susah memikirkan bagaimana membuat program2 
yg bisa mendatangkan kemaslahatan dan kemakmuran bagi rakyatnya, bahkan 
sebaliknya banyak kebijaksanaannya mengakibatkan rakyat bertambah susah dan 
sengsara. beginilah jadinya kalau pemimpin punya watak jahat dan pendendam.
 
Dalam salah satu hadits yg diriwayatkan oleh Muslim bahwa para sahabat bertanya 
kepada Rasulallah Saw, apakah pemimpin yg jahat itu boleh ditentang atau 
dilawan dengan tidak mematuhi perintah-perintahnya. dengan jawaban yang singkat 
Rasulallah menegaskan : "tidak, selama ia menegakkan shalat di tengah-tengah 
kamu".
Dari jawaban Rasulallah yg singkat ini jelaslah bagi kita begitu besarnya 
pengaruh sholat, karena memang sholat adalah kewajiban yg paling pokok terhadap 
pribadi seorang muslim. dengan demikian, seorang pemimpin walaupun ia dibenci 
serta dilaknat bahkan dido'akan dengan do'anya yg tidak baik terhadapnya, namun 
selama ia menegakkan sholat ditengah2 kaum muslimin, rakyatnya tetap wajib 
patuh terhadap perintahnya dan melaksanakan segala kebijaksanaannya, selama 
perintah2 dan kebijaksanaannya tidak menjurus kepada maksiat atau bertentangan 
dengan kehendak Allah dan RasulNya. sebab kewajiban seorang muslim taat kepada 
pemimpinnya, yaitu pemimpin yg taat kepada Allah dan RasulNya.
Seorang pemimpin yg jelas kelihatan menegakkan sholat di tengah2 kaum muslimin, 
tidak boleh dilawan, ditentang, diintimidasi, diteror apalagi berusaha untuk 
membunuhnya. ini adalah suatu pelanggaran dan tidak sesuai dengan kehendak 
Allah dan RasulNya. kalau pemimpin tetap menegakkan sholat, berarti dia adalah 
seorang mukmin yang baik. dan hubungan sesama mukmin adalah bersaudara satu 
sama yg lain wajib saling mengasihi, menghormati, memberi nasihat dan wasiat 
dengan kebenaran.
 
Kalau seorang pemimpin itu terkadang keliru dalam menjalankan kewajibannya 
sebagai seorang pemimpin, sehingga ia dicap jahat oleh rakyatnya, ini bisa 
dimaklumi karena dia adalah manusia biasa yg tidak luput dari dosa dan 
kesalahan. kewajiban rakyatnya hanyalah mengingatkannya dan menasehatinya 
dengan cara yang baik sesuai dengan akhlaq2nya yg islami, dan diiringi dengan 
mendo'akannya semoga ia senantiasa mendapat petunjuk serta bimbingan dari Allah 
Swt.
satu hal yg perlu dicamkan yaitu antara pemimpin dan rakyatnya haruslah masing2 
menyadari hak dan kewajibannya. masing2 boleh menuntut hak2nya, tapi masing 
juga harus konsekuen menjalankan kewajibannya. kekacauan akan timbul bila 
pemimpin atau rakyatnya hanya ingat dan sibuk menuntut hak-haknya, sementara 
kewajibannya ia lupakan. ini banyak terjadi dalam kehidupan bernegara dimana 
saja di muka bumi ini.

Oleh karena itu jangan pilih pemimpin yang brekele. 



      
___________________________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/

Kirim email ke