Wah kang Adji plagiators nih, harusnya dicantumin kang sumbernya..hehe.. Becanda kok kang...
Salam, -iip- 2010/2/21 Setiadji N Achmad <[email protected]> > > > dapet copy dari postingan di fb,terus saya paste disini,diedit dikit yg > berlebih garisnya....,cuma gak tau awalnya yang buat siapa???jadi saya tidak > bisa cantumkan sumbernya...heuheuheue > > > wassalam > Setiadji N.A > http://astore.amazon.com/1stopshoping-20 > http://getlinksinfo.blogspot.com > > > > ------------------------------ > *From:* halim hd <[email protected]> > *To:* [email protected] > *Sent:* Sun, February 21, 2010 6:51:21 PM > > *Subject:* Re: [WongBanten] Santai saja, Prof Soleh! > > > > rupanya anda graphic designer yaa, kang. > > > ------------------------------ > *From:* Setiadji N Achmad <setiadji.achmad@ yahoo.com> > *To:* wongban...@yahoogro ups.com > > *Sent:* Sun, February 21, 2010 6:26:42 PM > *Subject:* Re: [WongBanten] Santai saja, Prof Soleh! > > > > Setiadji N.A like this........ ......... ..hohohoho > . ... ... ... ... ... ... ... .„--~--„. > ... ... ... ... ... ... ... ../:.:.:.:.: .| > ... ... ... ... ... ... ... .|;.;.;.;.;. ;/ > ... ... ... ... ._„„„„„„„_.);.;.;.;.; .! > ... ... ... „-":.:.:.:.:. :."~-„;.;.;.;| > ... ... .. (_„„„„„„---„„_:.:. );.;.;.."„ > ... ... „-":.:.:.:.:. :.:.:""-„/;.;.;.; .;."„ > ... .. (:.___„„„„„„„„„___);.;.;.;. ;.;.;.| > ... .. /"":.:.:.:.: .:.:.:¯""\ ;.;.;.;.; .;.„" > ... . \:.__„„„„„„„„„„„„„„__/;;;;;;;;; ;;/\. > ... .. \.:.:.:.:.:. :.:.:.:.: .);;;;;;; ;;;/:\ > ... ... . \„„„„---~~~;;;;;; ;;;;;;;„"::::\ > ... ... ... . """~~--„„„„„„„„„„„-"::::::::\ > ... ... ... ... ... ... \::::::::::: ::::::::: \ > > wassalam > Setiadji N.A > http://astore. amazon.com/ 1stopshoping- > 20<http://astore.amazon.com/1stopshoping-20> > http://getlinksinfo .blogspot. com <http://getlinksinfo.blogspot.com> > > > > ------------------------------ > *From:* gongmedia cakrawala <gm_cakrawala@ yahoo.com> > *To:* jurnal perempuan <jurnalperempuan@ yahoogroups. com>; > panying...@yahoogro ups.com; bugis komunitas <bugin...@yahoogroup s.com>; > kawula muda <kam...@yahoogroups. com>; kota kota palu <kotap...@yahoogroup > s.com>; sulawesi tengah <sult...@yahoogroups .com>; antariksa kunci > <kunc...@yahoogroups .com>; Ngobrolin_Teater@ yahoogroups. com; POJOK > TEATER <pojokteater@ yahoogroups. com>; kampoeng medan > <kampoengme...@yahoogroups. com>; penulis lepas <penulisle...@yahoogroups. > com>; teater gama <teaterg...@yahoogro > ups.com>; warung gayeng <warung-gayeng@ googlegroups. com>; pembacakompas > fpk <forum-pembaca- kom...@yahoogrou ps.com>; cotomakassar@ yahoogroups. > com; pendidikan kebudayaan <dik...@yahoogroups. com>; perpustakaan perpus > <perpustakaan@ yahoogroups. com>; Jurnalisme Sastra > <jurnalisme-sas...@yahoogroups. com>; WONG BANTEN <wongban...@yahoogro > ups.com>; milisrumahdunia rumah dunia <rumahdu...@yahoogro ups.com>; > indonesianvillage@ yahoogroups. com > *Sent:* Sat, February 20, 2010 3:02:29 PM > *Subject:* [WongBanten] Santai saja, Prof Soleh! > > > > Buat adik2ku mahasiswa Untyirta, santai saja. > Leo sama Eudi kan punya keluarga juga. > Kalau mereka ancam, hhehe.... ajang makan i nangkringan saja. > di alun-alun barat, pas tikungan, ada angkringan. > Pak Leo pasti seneng sego kucing, meoooong..., heheheehe... > Jadi, mereka itu cuma menggertak saja. > Jangan takut. Bikin kajian saja. > Jangan demo. Pak Sholeh itu kan profesor. > Ajak berpikir saja; saatnya otak, bukan otot. > Bikin seminar. Manfaatin otak Prof Soleh. > suruh Prof Soleh mnjelaskan tulisannya sendiri. > Suruh Prof Soleh menunjukkan mana kutipan versi dia... > mana sih model parafraf yg menguruip itu. > Kalau tidak tahu, Prof soleh, Leo, sama eidi itu suruh belajar nulis > di Kelas Menulis Rumah Dunia... Hehehehe, pis Prof, pis sajalah... > Ilmu pengetahuan harus dibgun dengan rasa cinta, bukan dengan keserakahan. > > tetap semangat mencintai Banten > *) Pak Leo, tolong sampaikan ke Prof Soleh, ada salam dari Toto ST Radik. > Pasti Prof Soleh kenal sama Toto yang kredonya ngetop baget; simpan > golokmu, asah penamu itu! > > > --- On *Sat, 2/20/10, halim hd <halimh...@yahoo. com>* wrote: > > > From: halim hd <halimh...@yahoo. com> > Subject: [indonesianvillage] PLAGIARISME, DEMO & TEROR > To: "jurnal perempuan" <jurnalperempuan@ yahoogroups. com>, > panying...@yahoogro ups.com, "bugis komunitas" <bugin...@yahoogroup s.com>, > "kawula muda" <kam...@yahoogroups. com>, "kota kota palu" > <kotap...@yahoogroup s.com>, "sulawesi tengah" <sult...@yahoogroups .com>, > "antariksa kunci" <kunc...@yahoogroups .com>, ngobrolin_tea...@yahoogroups. > com, "POJOK TEATER" <pojoktea...@yahoogroups. com>, "kampoeng medan" > <kampoengme...@yahoogroups. com>, "penulis lepas" <penulisle...@yahoogroups. > com>, "teater gama" <teaterg...@yahoogro > ups.com>, "warung gayeng" <warung-gayeng@ googlegroups. com>, > "pembacakompas fpk" <forum-pembaca- kom...@yahoogrou ps.com>, > cotomakassar@ yahoogroups. com, "pendidikan kebudayaan" > <dik...@yahoogroups. com>, "perpustakaan perpus" <perpustak...@yahoogroups. > com>, "Jurnalisme Sastra" <jurnalisme-sas...@yahoogroups. com>, "WONG BANTEN" > <wongban...@yahoogro > ups.com>, "milisrumahdunia rumah dunia" <rumahdu...@yahoogro ups.com>, > "indonesia village" <indonesianvillage@ yahoogroups. com> > Date: Saturday, February 20, 2010, 12:18 AM > > > > > > > > > > *KRONOLOGIS AKSI DEMO MAHASISWA UNTIRTA TERHADAP KASUS PLAGIARISME* > > * * > > Pemberitaan media massa tentang kasus plagiat yang dilakukan oleh guru > besar kami Prof. Dr. H. Sholeh Hidayat, membuat kami para mahasiswa UNTIRTA > yang CINTA KEJUJURAN dan PEDULI KAMPUS merasa terkhianati dan dibohongi. > Oleh karena itu kami para Mahasiswa UNTIRTA melakukan berbagai rencana dan > pengkajian terhadap artikel guru besar kami. > > > > Beberapa malam tepatnya dua malam sebelum melakukan gerakan aksi demo > tersebut, sudah menemukan data-data valid tentang artikel yang diplagiat > oleh Sholeh Hidayat. Dan kami melakukan kajian analisis paragraph per > paragraph membedah artikel tersebut. Dan Malam itu, Kamis (18/2) jam 18.00 > s/d 21.00 melakukan rapat pertemuan dan sudah siap untuk turun kejalan > dengan membuat petisi atau surat tuntutan kami terhadap guru besar UNTIRTA > yang melakukan plagiat, untuk disampaikan ke Senat dan komisi etika kampus. > > > > Malam itu, teman-teman sudah mempersiapkan berbagai macam yang bersangkutan > tentang akis kami besok pagi. Dan menurut salah seorang teman kami, yang > mengkaji data dan mengkonfirmasikan ke mahasiswa hukum. Ternyata, kasus > plagiat ini termasuk kedalam tindak kebohongan publik dengan berbagai > persoalan lain yang masih menyangkut dengan Sholeh Hidaya serta beberap > stafnya di LPPM UNTIRTA, maka kami sepakat untuk aksi bersama-sama besok > menuntut hal itu. Tetapi, ketika malam berganti pagi dan kami dari para > mahasiswa yang hendak turun aksi, mendapati teman-teman mahasiswa dari > beberap jurusan bahkan fakultas yang mau ikut gabung berkurang. Namun, hal > itu tidak menyurutkan semangat kami para mahasiswa Cinta Kejujuran dan > Peduli Kampus UNTIRTA. Meski hanya ada sekitar 20-25 orang, kami tetap > melakukan aksi tersebut. > > > > Sekitar pukul 10.20 WIB, kami aksi di depan rektorat dengan melakukan > orasi-orasi yang mengumandangkan kebohongan palsu, pengkhianatan dan > kebodohan public yang mencontreng nama baik kampus UNTIRTA terhadap artikel > Sholeh Hidayat. Di aksi demo tersebut kami dilayani langsung oleh Pembantu > Rektor Satu, bapak Sadeli Hanafi, dan beberap staf rekotorat lainnya. Kami > membacakan tuntutan kami, dan menolak keras plagiarisme yang dilakukan oleh > guru besar kami. Sebab, hal itu sama halnya memberikan stigma buruk terhadap > kampus UNTIRTA dan khususnya mahasiswa Cinta Kejujuran dan Peduli kampus > UNTIRTA. > > > > Inilah tuntutan kami: > > 1. mendesak senat Untirta untuk segera menindak tegas Prof. Dr. H. > Sholeh Hidayat, M.Pd., yang telah melakukan plagiasi (jiplakan) > 2. mendesak senat Untirta untuk mengeluarkan putusan tentang pencopotan > gelar Profesor, Sholeh Hidayat. > 3. mendesak Prof. Dr. H. Sholeh Hidayat, M.Pd., untuk mengakui tindakan > plagiasi yang dilakukannya dan meminta maaf kepada seluruh sivitas > akademika > kampus UNTIRTA, dan masyarakat Indonesia . > 4. seluruh sivitas akademika UNTIRTA harus menjunjung tinggi > nilai-nilai kejujuran. > > Dari empat tuntuntan tersebut ditanggapi langsung oleh PR 1, dan katanya > tuntutan nomor dua bukan wewenang Senat UNTIRTA, karena penyematan gelar > Profesor itu atas kewenangan Mendiknas. Dan kami menerima itu, tapi kami > meminta agar Senat UNTIRTA melakukan tindakan atau keputusan atas tindak > plagiasi yang dilakukan oleh Prf. Dr. H. Sholeh Hidayat, M.Pd., dan kami > juga meminta Senat UNTIRTA menggelar sidang terhadap Sholeh Hidayat dengan > menghadirkan para penulis yang tulisannya di jiplak, para Senat UNTIRTA, > pakar Linguistik, dan para media massa. Setelah itu, surat pernyataan atau > tuntutan kami ditandatangani oleh PR 1 dengan harapan kasus plagiasi itu > cepat diproses dan menginformasikan keputusannya, di tunggu paling lambat 4 > x24 jam. > > > > Setelah demo di depar gedung rektorta dan dilayani langsung oleh PR 1 dan > para staf nya. Kami pindah aksi deo di depan gedung LPPM, dengan harapan pak > Sholeh Hidayat mengakui tulisannya tersebut memang plagiat. Namun, beberapa > menit kemudian, kami para aksi demo disuruh masuk kedalam mendiskusikan hal > kasus tersebut. > > > > Di dalam ruangan gedung LPPM sudah hadir Sholeh Hidayat (ketua LPPM > sekaligus orang yang melakukan plagiasi), Hidayatullah Haila, (sekretaris > LPPM), Budi ( alumni UNTIRTA dan dosen Teknik yang mendampingi kedua orang > tua tersebut) dan para staf LPPM lainnya yang berdiri, duduk menyaksikan > peristiwa tersebut. Dari kami mahasiswa Cinta Kejujuran dan Peduli UNTIRTA, > Ihya (selaku korlap dan presma UNTIRTA), Nidu (perwakilan BELISTRA) dan > Wahyu (perwakilan mahasiswa) serta mahasiswa lainnya yang menyimak > diskusi/pembicaran tersebut. > > > > Dalam pembicaran tersebut, kami meminta pak Sholeh Hidayat mengakui > tulisannya tersebut memang plagiat, dengan apa yang sudah kami analisis dan > konfirmasi ke media yang bersangkutan. Akan tetapi, lagi-lagi Profesor > tersebut tidak mengakui kesalahannya, bahkan ia mencak-mencak menyebutkan > jasa-jasanya di UNTIRTA, awal pertama kali di duduk di UNTIRTA, dan berbagai > macam lainnya, dengan dibantu sekretaris dan dosen teknik tersebut. > > > > Perdebatan tersebut berkahir menjelang beberapa menit sholat Jumat. Dan > kami para mahasiswa undur diri untuk bubar dengan kesimpulan bahwa pak > Sholeh Hidayat tidak mengakui bahwa dia melakukan kesalahan. Sholat Jumat > selesai dan kami para mahasiswa melakukan aktvitasnya masing-masing. Namun, > yang membuat kami tercengang adalah, ketika salah satu mahasiswa bahkan > sebagian mahasiswa yang awalnya akan ikut gabung aksi dan tidak itu aksi, > berdasarkan informasi mendapat anacaman yang tidak mengenakan dari pihak > LPPM mengenai kasus plagiasi Sholeh Hidayat ini. Dan tidak > tanggung-tanggung, ancamannya adalah ancaman pembunuhan. > > > > Saya, dan teman-teman mahasiswa Diksatrasia yang tergabung dalam mahasiswa > Cinta Kejujuran dan Peduli UNTIRTA merasa terkejut. Dari hal itu saya atau > kami memahami hal itu sambil membincangkan kembali kasus tersebut. > > > > Menjelang malam, tepatnya sebelum adzan magrib berkumndang. Saya dan teman > saya Nita mendatangi PKM BEM UNTIRTA untuk menyelamatkan data-data dan arsip > Koran yang masih berhubungan dengan kasus plagiasi tersebut. Tanpa di > sangka-sangka empat orang dari pihak LPPM dating ke PKM BEM UT menanyakan > tentang aksi demo tadi dan menanyakan siapa Korlapnya. Begini kalau mau > jelasnya: > > > > “Assalamualaikum.” Dua laki-laki itu masuk ke ruang BEM ketika kami sedang > membereskan Koran. > > > > “ Ada ketua BEM-nya?” > > > > “Nggak ada pak. Emang ada apa ya?” kata teman saya Nita. > > > > “Nggak, Cuma mau ngomong aja. Korlap yang tadi demo siapa ya?” Tanya > laki-laki itu dengan nada tak bersahabat. > > > > “Iya, emang ada apa pak? Korlapnya ketua Presma.” teman saya Nita. > > > > “Bapak dari mana?” > > > > “Kami dari LPPM.” Dua laki-laki itu masuk sambil melihat-lihat isi ruangan > dengan wajah masam. > > > > Saya dan teman saya agak sedikit curiga mencoba untuk tenang. > > > > “Tadi, ikut aksi tidak.” > > > > “Iya, ikut. Emang ada apa?” > > > > “Kami mau ngomong nih.” > > > > “Wah, kalau mau ngomong enaknya harus ada ketuanya deh…” > > > > “Iya, kami mau ngomong masalah demo tadi.” > > > > “Emang tujuan demo tadi apa?” > > > > “Wah, pak. Kalau ngomong sekarang nggak enak kalau tidak ada teman-teman > yang lainya. Enaknya banyak saja pak.” > > > > “Iya, tahu nomor presma tidak?” > > > > Teman saya Nita meminta kepada teman yang lain yang sedang main laptop > sedang saya berdiri mengamati dua lelaki yang masuk di ruang BEM tersebut. > > > > “Ini pak nomornya.” > > “Ketua Presmanya sedang ke Pandeglang.” Kata saya. “Tapi nggak tahu > pulangnya kapan.” > > > > Kumandang adzan magrib pun terdengar. Saya dan teman saya hendak pulang, > dan dua dari empat laki-laki itu masih berjaga di luar ruangan. Masih > menanyakan hal yang sama tentang demo aksi tadi. > > > > Dan kami buru-buru pulang, tapi mereka menitipkan pesan bahwa dua dari > empat laki-laki itu, “tolong sampaikan salam dari Leo dan Eidi.” > > > > Kami buru-buru pulang dan menghubungi teman-teman yang ada diluar supaya > tidak dating ke kampus karena akan disantroni oleh pihak LPPM yang > sepertinya beritikad tidak baik. > > > wasalam > > > Muhden > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > > ------------------------------ > Yahoo! Mail Kini Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya > sekarang!<http://id.mail.yahoo.com> > > > > > > > -- Dikirim Nganggo BlackBeurit®
