hehehehe, saha adina halim hd nu jadi peneliti, pemborong penelitian? 
hahahahaha.
adina haalim hd semuanya jadi swasta. di pertambangan, di pusat keesehatannya,
di garmen bidang manajemennya, ada ngewarung, hihihihihi, ada yang buka rumah
makan, hehehehe. yang jaadi penulis lepas, cuma si halim hd.
satu, ada lulusan fakultas hukkum UII lulusan tengah tahun 1980-an, mau jadi 
dosen,
dua tahun nunggu, tahun ketiga mentok. akhirnya kerja di swasta dans ekarang di
perusahaan jerman, hehehehe.
(eddy kemed, sori yaa, gak bisa jadi peneliti, kurang chek and re chek, gak ada 
cross chek,
hehehehe. sumberna fiktif!)





________________________________
From: eddy kemed <[email protected]>
To: [email protected]
Sent: Sun, February 21, 2010 7:43:17 PM
Subject: [WongBanten] Re:

  
bener pisan kang miftah.. kita semua prihatin atas peristiwa ini dengan cara yg 
hikmah dan bijaksanalah yg paling tepat kita atasi masalah ini nya kang.. besok 
saja kita ketemu sama2 kita cari solusi.. kami terbuka dan tidak menutupi.. 
kami tau siapa halim hd yang adiknya belum melaporkan hasil penelitian dosen 
mudanya sementara dananya sdh diterima.. ayo kita transparans aja jgn 
berkoar-koar utk menutupi aibnya.. untuk iip umar sobat penaku batur 
gogorobasan keur sma tolong lebih selektif lg utk apply yg masuk milis ini ulah 
jiga provokator nu ngacak2 wong banten yoi ga ip.. kang miftah sy apressiate 
bgt nih tks..


 


      

Kirim email ke