katanya mau keluar dari milis wong banten? kok masih nongol?

--- Pada Ming, 21/2/10, [email protected] <[email protected]> menulis:

Dari: [email protected] <[email protected]>
Judul: Re: [WongBanten] Re:
Kepada: "halim hd" <[email protected]>, [email protected]
Tanggal: Minggu, 21 Februari, 2010, 10:32 PM







 



  


    
      
      
      












Kang Halim,
It sounds very good lah... Ungkapkan apa yang menjadi kegelisahan intelektual 
Anda, apalagi Anda adalah seorang jurnalis dan organizer kebudayaan.

Di tempat saya bekerja, di mana seringkali aspek emosi dalam proses pengambilan 
keputusan karena faktor ego kesukuan, saya selalu share dengan teman-teman di 
tempat saya bekerja bahwa the way you respond atas permasalahan yang ada akan 
menunjukkan siapa diri Anda. Yang dibutuhkan adalah bagaimana pesan atau 
concern Anda tersampaikan dengan baik; Banyak ide bagus tapi tidak diterima 
karena faktor how to pass your massage-nya. Jadi, terbuka dan blak-blakan itu 
bagus, tapi cara mengungkapkan sesuatu juga perlu dipikirkan - bungkuslah 
dengan cara yang baik. Anda seharusnya dapat mengkombinasikan ceplas-ceplos 
wong Banten dengan budaya Solo yg lemah lembut tsb.

Betul, Anda bukan pakar politik (pls lihat note saya, ada tulisan bercandanya 
hehehe.....) .

@Kang Setiadji, siip lah kalau begitu....Semoga masukan saya bisa 
dipertimbangkan tuh... Saya juga mau kalau diundang tuk sharing mengenai Human 
Resources Management atau Bagaimana mahasiswa mempersiapkan masuk ke dunia 
kerja hehehe...

Wassalam,
Miftah



Sent from mobile emailFrom:  halim hd <halimh...@yahoo. com>
Date: Sun, 21 Feb 2010 05:06:29 -0800 (PST)To: <wongban...@yahoogro 
ups.com>Subject: Re: [WongBanten] Re:

 



    
      
      
      kang miftah, 
mungkin diantara anggota milis bisa saja ada kesalahapahaman.
saya tidak menolak kritik. saya hanya ingin mengungkapkan pikiran
saya yaang gelisah oleh gejala plagiarisme yang melanda dimana-mana.
dan kebetulan terjadi juga di kampus untirta. makanya saya melontarkan
kritik saya.
dan soal sarkastik, mungkin anda terlalu lembut. cara saya adalah blak
blakan, seperti kritik saya kepada rumaah dunia, dan GAG juga tahu,
seperti juga teman-teeman lain.
saya nggak tahu, apakah jika saya menyatakan INGIN BELAJAR, bisa
dianggap sarkastik? dan saya sungguh ingin belajar dari siapapun.
dan proses belajar, bisa saling debat. 
pengalaman saya tinggal di solo, dan wong solo selalu menganggap:
OOOOOO, ORANG BANTEN ITU KAYAK SI HALIM ITU THOOO,
BICARANYA
 BLAK-BLAKAN. ada prof di ISI (ins seni ind) solo, selalu bilang,
maaaf yaaa sodara-sodara (dalam sebuah disskusi) sdr. halim ini dari banten,
makanya begitulah bicaranya. dan itu berulangkali, dalam suatu panelis.
bayangkan, betapa anehnya orang yang bicara blak-blakan lalu dicap dari
suatu daerah.
dan saya boleh dikatakan bosan dengan "cara halus" wong solo, yang bisa
juga saya anggap menutupi kenyataan sebenarnya. sebab, "haalus"-nya wong solo
sekarang, bisa saja juga sebagai "taktik kebudayaan" untuk memupus kritik
terbuka.
hhd.


From: "Amiftah_1808@ yahoo.com"
 <Amiftah_1808@ yahoo.com>
To: wongban...@yahoogro ups.com
Sent: Sun, February 21, 2010 9:19:26 PM
Subject: Re: [WongBanten] Re:









 



    
      
      
      












Thanks Infonya, Kang Iip.

Bukankah kewajiban kita adalah untuk saling mengingatkan sebagaimana yg telah 
disampaikan oleh 'Dek Fuad' (saya panggil dek karena adik kelas saya hehehe)...?

Tapi kalau memang gayanya Kang Halim seperti itu... Diingatkan eeeh... Malah 
dikira nantang... Diingatkan lagi..eeeehhh dengan sarkastik bilang ingin 
belajar (maaf kalau saya salah tebak)... Ya uwis... Boten nape-nape lah....

Setuju, tetap semangat dan fokus ke bagaimana bisa memberikan masukan2 
konstruktif. ..

@ Pak Haji Asep: Tidak tersinggung sama sekali - wong saya tidak berhubungan 
dengan yg namanya prof Soleh, UNTIRTA, FB, Baraya atau yg sebangsanya. ... 
Hanya semata2 berniat agar tetap santun (at least menurut ukuran eong Banten 
lah....) dan mendukung ide yg disampaikan Kang Eddy.

Mekoten!  Mpun ganti topik lian lah....

Wassalam, miftahSent from mobile emailFrom:  iip umar rifai
 <iip.mi...@gmail. com>
Date: Sun, 21 Feb 2010 18:58:41 +0700To: <wongban...@yahoogro ups.com>Subject: 
Re: [WongBanten] Re:

 



    
      
      
      Kang Miftah,
Admin milis ini saya, tapi sebatas administrasi teknis saja (jagain spamer, 
advertiser dan email marketer), untuk konten milis naturally saya serahkan 
semua ke member milis.

Silahkan lanjutkan diskusinya,
Tetap Semangat!
Salam,
-iip-

2010/2/21  <Amiftah_1808@ yahoo.com>
















 



  


    
      
      
      












Baca baik2 tulisanmu itu, Bung! Kritik memang baik dan saya mendukung tapi 
ungkapkanlah dengan santun boss... Di milis ini banyak beragam orang dengan 
latar belakang yang beragam pula.

Motivasi saya untuk masuk milis ini ingin menikmati ide2 dan action bagaimana 
memajukan daerah kita. Tapi kalau memang milis ini hanya diisi oleh orang2 yg 
bisa mengeritik doang mah, for sure, saya akan keluar dari milis ini...emoh 
lah...atau kalau Anda yg jadi administratornya, tolong keluarkan dari milis ini 
yaa...


Saya tidak lempar batu sembunyi tangan... Saya tidak ada kaitan sama sekali 
dengan yang namanya Untirta. Saya hanya ingin Anda memberikan kritik dan 
ungkapkan apabila ada yang tidak benar, tapi sampaikan dengan HIKMAH dan 
BIJAKSANA. Sebelumnya diuber-uber yamg namanya Profesor terus FB dan Baraya. 
Trus, who's the next?


Someday, Saya ingin ketemu dengan wong Banten satu ini....

Wassalam,
Miftah
Sent from mobile emailFrom:  halim hd <halimh...@yahoo. com>
Date: Sun, 21 Feb 2010 03:06:21 -0800 (PST)To: <wongban...@yahoogro 
ups.com>Subject: Re: [WongBanten] Re:


 



    
      
      
      kritik memang ada. tapi,
tak ada yang menghujat.
kalau gerah, jangan masuk
ke ruang publik milis. anda 
perlu membaca baik-baik.

dan tak ada yang merasa
paling pinter di dunia. anda
ini lempar batu sembunyi
tangan.
hhd. - wong kelahiran serang! 



From: "Amiftah_1808@ yahoo.com" <Amiftah_1808@ yahoo.com>

To: wongban...@yahoogro ups.com
Sent: Sun, February 21, 2010 7:55:03 PM

Subject: Re: [WongBanten] Re:









 



    
      
      
      












Setuju dengan pendapat Kang Eddy untuk bersama2 berpikir konstruktif - saya 
gerah membaca hujat menghujat di milis ini.

Kalau ada yang salah, mbok ya betulkan dengan cara yang hikmah dan bijaksana; 
tidak perlu menghujat dan merasa diri paling pinter sedunia....


Astaghfirullah. ..

Wassalam,
Miftah - wong Ciruas
Sent from mobile emailFrom:  eddy kemed <kemed2...@yahoo. com>
Date: Sun, 21 Feb 2010 02:43:37 -0800 (PST)To: <wongban...@yahoogro 
ups.com>Subject: [WongBanten] Re:


 



    
      
      
      bukan begitu kang... aib institusi baiknya dapat diselesaikan di internal 
dahululah kang jangan mengemuka yg menjadi masalah kita bersama..kalo begini 
dampaknya menjadi luas atuh kang PTN yg tidak bisa dipercaya oleh masyarakat 
dan pemerintahannya sendiri.. kita kan wong banten kang ayo kita sama2 bangun 
imej dan kepribadian akademisi..bahkan kita luruskan maraknya penjiplakan 
skripsi dan tesis di dunia pendidikan.. kita hentikan kang.. bukan dihina 
dihujat dipermalukan dipublish tanpa ada penyelesaian. . nuhun kang..







      

    
     

    










    
     








      

    
     

    










    
     

    
    






  









-- 
Dikirim Nganggo BlackBeurit®





    
     

    










    
     








      

    
     

    










    
     

    
    


 



  






      Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke 
Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini! 
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer

Kirim email ke