Innalillahi wainnailaihi rajjiun..
Berita pagi ini mengganggu sarapan nasi udukku.

Tarip si penjual ikan sudah berpulang tadi malam Rabu (23 Juni).
Ariel Peterpan sudah ditahah sebagai tersangka.
Perancis dipulangkan dengan pesawat kelas ekonomi.
Inggris dan Jerman lolos.

hidup memang misterius.

Langlang semalam meminjam mobil ke saya sekitar pukul 21.30.

"Tarip kritis," kata Langlang.

Tarip ada di kamar kos langlang.

Tarip sudah dibawa ke tabib, Pak Bagus, ahli prana chikung.

Kata Pak Bagus, bawa pulang saja. sudah tidak ada harapan.


Tarip pun dibawa pulang ke Kronjo, Balaraja, Tangerang

Sekitar pukul 02.00, supirku pulang.

"Tarip sudah meninggal...."



Istirahatlah yang damai, Tarip

Saya ada puisi yang cocok buat Tarip:







1.

ASAL MULA IKAN





ketika 
kecil emak mengajak makan

di meja makan terhidang nasi ikan

saking semangat lupa berkah doa makan

tandas sudah tinggal tulang ikan



ikan dihidang di meja makan

tak tahu jalan datang ikan

emak ngingatkan asal mula ikan

dari laut hingga meja makan



tak tau asal mula ikan

perut lapar langsung makan

lambung kembung rakus makan

tak tau siapa menanam ikan



ke laut nelayan lupa makan

ke laut nelayan cari ikan

ke laut nelayan tak dapat makan

ke laut nelayan tak makan ikan



: hey, buat siapa ikan di meja makan?



Rumah Dunia, Serang 70208

 

***







2.

NELAYAN





perahu 
renta, tubuh meronta

jala koyak, airmata diayak

ikan terjerat, nasib disunat



Rumah Dunia, Serang 240208





***



Istiraatlah, Tarip.

Ikan-ikan akan berenang menemanimu.

GG


      

Kirim email ke