MATCH? 

sudah di awal pembentukan rumus, baik pakai argumen -1 atau pun 1. 

argumen 0..? jelas ndak mu'in...

 

case:

tanpa merubah data awal 

lookup_value = 2200000 ~ cell E8

 

=MATCH(E8,E3:N3,1) -> #N/A

=MATCH(E8,E4:N4,1) -> #N/A

=MATCH(E8,E5:N5,1) -> 4

=MATCH(E8,E6:N6,1) -> 8

 

kenapa ada INDIRECT?

karena ada "pergerakan" baris yang ditentukan oleh tingkat 12 s/d 15

saat ada di level 12, formula kan bekerja di baris 3

saat ada di level 15, "daerah operasional" akan berpindah ke baris 6

 

asumsi... ISNA = FALSE saat menggunakan MATCH, 

tp kan tetep harus memperhatikan perubahan E3:N3 menjadi E4:N4 atau E5:N5
atau E6:N6, vice-versa

dan aku baru bisa menangani ini dengan melibatkan INDIRECT... gicu...

 

CMIIW

 

-zam-

 <http://wongmbatu.blogspot.com/> http://wongmbatu.blogspot.com/

 

  _____  

From: [email protected] [mailto:[EMAIL PROTECTED] On Behalf
Of siti Vi
Sent: Thursday, May 29, 2008 8:12 PM
To: [email protected]
Subject: Re: ]] XL-mania [[ Mencari data terdekat

 

sebetulnya DATA YG DICARI dapat di tebak posisinya (kolom ke berapa)
dengan fungsi MATCH yg argument ke 3 (MatchType) nya diisi -1
(minus satu)

truz urusan menampilkan Value_DATANYA sendiri berdasarkan AngkaPosisi 
ndak usah dibahas lagi, lha wong 'dah tiap hari di ubek-ubek...

AKAN TETAPI...

(kelamaan ya....)
array tempat data berada harus sudah terurut DESCENDING
sayang sekali data faktualnya terurut ascending.

dengan formula: dibalik dulu urutan datanya (tanpa ditampilkan) lalu
masih dengan formula yg sama proses dilanjutkan seperti TEORI diatas
bisa kan ya pak zam.... 

sabda sang bill gentholet...
"If match_type is -1, 
MATCH finds the smallest value that is greater than or equal to
lookup_value. 
Lookup_array must be placed in descending order: TRUE, FALSE, Z-A, ...2, 1,
0, -1, -2, ..., and so on."



Kirim email ke